Popularitas serial drama Korea Trauma Code: Heroes on Call memang sedang naik-naiknya hingga tidak heran jika rating tontonan ini terbilang cukup tinggi.
Sebagai informasi, drama ini sebenarnya merupakan adaptasi webtoon yang divisualkan dengan sangat apik dan menarik.
Meski begitu, terdapat beberapa perbedaan Trauma Code: Heroes on Call versi Drama Korea dan webtoon. Berikut di antaranya yang perlu kamu ketahui.
1. Judul yang Digunakan
Meski sama-sama mengambil setting cerita pusat Bedah Trauma di rumah sakit, tetapi ada sedikit perbedaan judul yang digunakan.
Versi drama Korea menggunakan judul "Trauma Code: Heroes on Call", sementara di webtoon "Trauma Center: The Golden Hour".
Secara esensi, perbedaan judul ini tidak terlalu mempengaruhi keseluruhan cerita.
Penekanan "Heroes on Call" menggambarkan panggilan telepon untuk dokter Bedah Trauma yang bertugas menangani pasien darurat.
Sementara "The Golden Hour" merepresentasikan waktu terbaik untuk menyelamatkan pasien trauma berat agar bisa selamat.
2. Pemilihan Julukan untuk Yang Jae Won
Baek Kang Hyuk yang diperankan Ju Ji Hoon dikenal dengan image yang seenaknya, termasuk dalam hal memanggil lawan bicaranya.
"Korban" pertama tentu saja Dr. Yang Jae Won yang baik di webtoon maupun drama dipanggil "anus" karena berasal dari spesialisasi bedah kolorektal.
Namun, perubahan panggilan di serial drama langsung menjadi "nomor 1".
Padahal di webtoon beralih menjadi "budak" sebelum akhirnya "nomor 1".
Dalam serial webtoon, Baek Kang Hyuk berdalih jika istilah "budak" menganalogikan untuk budak pasien hingga Yang Jae Won yang naif menerima julukan tersebut.
3. Nama Perawat dan Visual Park Gyeong Won
Nama perawat Cheon Jang Mi yang diberi panggilan "gangster" berbeda dengan versi webtoon.
Entah apa alasannya, nama asli di webtoon sebenarnya Seo Ha Na.
Namun, karakternya cukup menjiwai dan menggambarkan sosok 'gangster'.
Di sisi lain, Park Gyeong Won juga memiliki perbedaan visual meski sama-sama bertabiat dingin.
Hanya saja, dokter residen anestesi tersebut berambut cepak di webtoon, sedangkan di drama gondrong.
4. Sosok Han Yu Rim
Karakter Han Yu Rim yang awalnya bertentangan dengan Baek Kang Hyuk juga tidak kalah mencuri perhatian.
Berbeda dar webtoon, Han Yu Rim versi drama Korea digambarkan dengan visual yang lebih berisi.
Namun, karakter yang dihidupkan terbilang memuaskan dan mewakili sosok Han Yu Rim.
5. Motif Tato Baek Kang Hyuk
Bagi yang sudah membaca webtoon lebih dulu, pasti menyadari perbedaan motif tato Baek Kang Hyuk di serial drama.
Detail semacam ini sebenarnya cukup krusial, tetapi masih bisa dinikmati mengingat tidak mengganggu jalan cerita secara keseluruhan.
Di serial webtoon, tato Dr. Baek menyerupai bentuk salip. Sedangkan di serial dramanya menggunakan motif malaikat.
Namun, tato tersebut memiliki tujuan yang sama agar Baek Kang Hyuk tidak terkena tembakan di medan perang.
Buat kamu yang sudah lebih dulu menjadi fans Trauma Center, apakah menyadari beberapa perbedaan dari versi Trauma Code di atas?
Meski ada perbedaan, tetapi secara keseluruhan versi dramanya tetap menarik dan layak masuk watch list. jabgan lupa nonton, ya. Cuma 8 episode, lho!
Baca Juga
-
Fenomena Living with Parents: Gagal Mandiri atau Strategi Finansial Gen Z?
-
Jalan Pintas atau Strategi Kerja Cerdas? Realita Menulis Artikel Dibantu AI
-
Memaknai Kembali Rasa "Cukup": Saat Perempuan Tidak Lagi Mengejar Validasi
-
Selalu Sibuk Tapi Hidup Rasanya Stuck: Apakah Tanda Terjebak "Mode" Malas?
-
Self-Love atau Egois? Ini Garis Tipis yang Sering Bikin Kita Salah Paham
Artikel Terkait
Entertainment
-
5 Pilihan Film Bioskop Pekan Ini, Temukan Tontonan Seru Akhir Pekanmu di Sini!
-
Sabet 2 Piala, NCT 127 Raih Posisi Pertama di Music Core Lewat Lagu Blingy
-
Kembali ke Akar! Lisa BLACKPINK Rilis "SaWaDiKa" dan Gebrak Bangkok di MV Barunya
-
Katekyo Hitman Reborn! Rayakan 20 Tahun, Hadirkan Reborn! Music Month
-
Sinopsis Againts the Current, Drama Terbaru Tan Song Yun dan Liu Xue Yi
Terkini
-
Satu Minggu Sebelum Hari Kelulusan
-
Mengenal Fakfak, Surga Pala di Papua Barat yang Kini Dikepung Api
-
A Quick Trip to the Store, Ketika Belanja Berubah Menjadi Petualangan Seru
-
All Wishes Come True! Sajikan Kisah Ajaib Pengabul Impian yang Mengharukan
-
Dugaan E-Waste di Batam: Saat Indonesia Jadi Tempat Transit Sampah Dunia