Serial Avatar buatan Nickelodeon resmi berlanjut dengan sebuah sekuel terbaru bertajuk Avatar: Seven Havens. Sekuel ketiga dari saga Avatar itu kembali digarap langsung oleh duo kreator asli, yakni Michael DiMartino dan Bryan Konietzko.
DiMartino dan Konietzko akan memproduksi Avatar: Seven Havens di bawah Avatar Studios yang menjadi studio naungan Nickelodeon Animation. Proyek serial animasi tersebut juga dilaporkan telah memasuki tahap produksi.
"Saat kami memproduksi serial aslinya, kami tak pernah berimajinasi bahwa kami masih harus memperluas semestanya hingga dekade setelahnya," cerita DiMartino dan Konietzko melalui keterangan resmi.
"Kisah baru dari Avatarverse ini diselimuti fantasi, misteri, dan banyak karakter baru yang memukau. Siap-siap untuk mengikuti petualangan luar biasa dan emosional lainnya!" ungkap pernyataan mereka, diberitakan Variety pada Kamis (20/2).
Dilansir dari keterangan resmi itu, serial ketiga tersebut akan menggunakan latar setelah Avatar: Legend of Korra. Dunia ditampilkan kacau dan porak poranda usai mengalami bencana yang menyebabkan kehancuran.
Seorang earthbender atau pengendali tanah muda lalu menemukan dirinya adalah Avatar baru setelah Korra. Namun, di tengah situasi genting tersebut, gadis muda itu justru disebut sebagai pengacau umat manusia karena menjadi Avatar.
Situasi itu akhirnya membuat ia diburu manusia hingga roh musuh. Ia pun harus mencari asal usul misterius dari masa lalunya dengan sang saudara kembar yang sudah lama terpisah.
Petualangan tersebut juga diiringi oleh usaha sang Avatar yang menyelamatkan tujuh tempat suaka sebelum benteng terakhir peradaban manusia berhasil runtuh.
Serial animasi Avatar: Seven Havens akan terdiri dari dua musim dan 26 episode dengan durasi per episode mencapai setengah jam.
Seven Havens adalah serial Avatar ketiga produksi Nickelodeon. The Last Airbender merupakan serial pertama yang rilis 2005, lalu dilanjutkan oleh The Legend of Korra yang rilis 2012 hingga 2014.
The Last Airbender lalu pernah diadaptasi menjadi film hingga serial. Serial berbentuk live-action Avatar: The Last Airbender (2024) itu bahkan menjadi salah satu karya adaptasi yang menuai banyak reaksi positif dari penonton.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Jennie BLACKPINK Picu Kritik Netizen saat Dikerumuni di Paris
-
Monsters Inc 3 Siap Digarap, Hadirkan Ketakutan Monster dan Anak Manusia
-
One Night in Manchester, Konser Harry Styles Tayang di Netflix pada 9 Maret
-
Bumi Manusia Extended Tayang Mulai 5 Maret, Ada 6 Bagian
-
Terjebak di Dubai, Agensi Dilraba Dilmurat Sebut Baik-Baik Saja
Artikel Terkait
-
Review Anime Mushishi, Saat Spiritualisme Bertemu Keindahan Alam
-
Anime The Cat and the Dragon Resmi Diproduksi, Intip Sinopsisnya
-
Sinopsis 'I Love A Lot Of You', Serial Terbaru Nanon Korapat dan Mind 4EVE
-
Review Anime Akuyaku Reijou Tensei Oji-san: Komedi Reinkarnasi yang Segar
-
Manga Dress-Up Darling Akan Berakhir di Chapter 115, Kapan Rilis?
Entertainment
-
Manga Chainsaw Man Part 2 Segera Tamat, Bab Terakhir Rilis Akhir Maret
-
J.Y. Park Mundur dari Posisi Direktur JYP, Gabung Komite Pertukaran Budaya
-
B.I Umumkan Wajib Militer Mulai 16 Maret, Fans Diminta Tak Hadir di Lokasi
-
Film Anime Demon Slayer: Infinity Castle Part 1 Menang Saturn Awards 2026
-
Heeseung Tulis Pesan Haru usai Keluar dari ENHYPEN: Terima Kasih Engene
Terkini
-
Pemberontakan Perempuan ala Punk Rock yang Radikal: Ulasan Film The Bride!
-
Tamparan bagi Ego: Mengapa Gagal Bangun Sahur Justru Mengajarkan Kita Kerendahan Hati yang Sejati
-
Uang Belanja Ibu Rumah Tangga Tersedot Asap Rokok, Kok Bisa Lebih Murah dari Beras?
-
Cermin Buat Jiwa yang Berdebu: Sebuah Review Jujur Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis
-
Eka Kurniawan: Penulis Dunia yang Bukunya Malah Gak Dibaca Sama Ibu Sendiri