Millie Bobby Brown geram dan kini berbalik menanggapi para jurnalis yang membahas soal penampilan fisiknya menjelang perilisan film terbarunya akhir pekan depan, The Electric State.
Millie Bobby Brown membagikan video di platform Instagram di mana ia mengecam media yang menurutnya telah merundung dirinya karena perubahan penampilan fisik.
Bintang Stranger Things itu menyoroti sejumlah artikel dan jurnalis tertentu yang ia anggap merupakan pemberitaan tidak pantas, karena terlalu berlebihan dalam membahas wajah, tubuh, serta pilihan pribadinya.
Ia bahkan membacakan beberapa judul berita yang belakangan ditulis tentangnya, mulai dari “Mengapa para Gen Z seperti Millie Bobby Brown menua dengan begitu buruk?” hingga “Apa yang telah Millie Bobby Brown lakukan pada wajahnya?”
Salah satu artikel yang paling membuatnya muak adalah “Matt Lucas dari Little Britain melontarkan sindiran pedas terhadap tampilan ‘mommy makeover’ Millie Bobby Brown”.
Menurutnya, artikel itu justru memperbesar hinaan, alih-alih mempertanyakan mengapa seorang pria dewasa merasa perlu mengejek penampilan seorang perempuan muda.
"Ini bukan jurnalisme, ini perundungan. Fakta bahwa para jurnalis dewasa menghabiskan waktu mereka untuk menguliti wajah, tubuh, dan pilihanku sungguh mengganggu. Dan yang lebih mengecewakan, beberapa di antara mereka justru perempuan," kata Millie Bobby Brown, dikutip pada Rabu (5/3/2025).
Millie Bobby Brown juga menyoroti ironi di mana banyak pihak berbicara soal mendukung perempuan muda, tapi ketika waktunya tiba, mereka malah lebih mudah menjatuhkan.
Menurutnya, ada orang-orang yang tidak bisa menerima kenyataan bahwa seorang gadis bisa tumbuh menjadi perempuan dengan caranya sendiri, bukan sesuai ekspektasi mereka
Lebih lanjut, wanita kelahiran Februari 2004 itu juga mengkritik budaya di mana orang lebih cepat melontarkan kritik ketimbang apresiasi. Ia mempertanyakan mengapa komentar negatif lebih mudah diucapkan dibandingkan sesuatu yang baik.
Menutup pernyataannya, ia mengajak semua orang untuk bersikap lebih baik, bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga bagi semua perempuan muda yang berhak tumbuh tanpa rasa takut akan dihakimi hanya karena menjadi diri mereka sendiri.
Aktris berusia 21 tahun itu pertama kali melejit berkat perannya sebagai Eleven dalam serial hit Netflix dan sejak itu berhasil membangun karier sukses di Hollywood.
Selain membintangi film fiksi ilmiah terbaru garapan Anthony dan Joe Russo, ia juga sebelumnya bermain dalam Godzilla: King of the Monsters, Godzilla vs. Kong, dan Enola Holmes.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Baru Mulai Syuting, Helena Bonham Carter Mundur dari The White Lotus S4
-
Park Chan-wook Umumkan Proyek Film Baru, Gandeng Aktor dan Aktris Ternama
-
Battlefield Diangkat ke Layar Lebar, Michael B. Jordan Gabung Jadi Produser
-
Perdana Tayang, Film Michael Raup 39,5 Juta Dolar di Box Office Domestik
-
Syuting Serial Virgin River Season 8 Resmi Dimulai, Ini Bocoran Ceritanya
Artikel Terkait
-
Perjalanan Karier Mikey Madison: Aktris Terbaik Oscar 2025, Ini Awal Mula Dilirik Jadi Anora
-
Michelle Trachtenberg Berpulang di Usia 39 Tahun, Ini Perjalanan Kariernya
-
Segini Gaji Park Min Young yang Punya Mantan Pacar Tukang Tipu
-
Biodata dan Karier Kim Sae Ron, Aktris Muda Asal Korea yang Ditemukan Meninggal di Rumahnya
-
Kim Sae Ron Meninggal Dunia, Simak Pernyataan dari Kepolisian Setempat
Entertainment
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun
-
Park Ji Hyun Jadi Idol K-Pop di Film Wild Sing, Intip Detail Karakternya
-
Proyek Bangunan Ternyata Butuh Tumbal? Fakta Menarik di Film Tumbal Proyek
-
Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix
Terkini
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui
-
Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah