Satu kalimat yang sukses bikin bulu kuduk berdiri, khususnya buat para pecinta horor maupun penggemar Joko Anwar: “Siapkah kalian bertemu Batara dan Darminah lagi?” Gila nggak tuh?!
Jelas itu sebuah pertanyaan yang langsung menyedot pecinta film-film horor, buat kembali ke dunia kelam Film Pengabdi Setan. Ya, dalam ‘Pengabdi Setan’ banyak sekali bilik-bilik gelap, derak pintu tanpa sebab, dan wajah-wajah dari balik kegelapan yang nggak pernah benar-benar pergi dari ingatan. Dan kengerian itu akan segera membayangi kita kembali.
Ya, kabar itu datang dengan tiba-tiba. Seperti hantunya Joko Anwar yang suka nongol pas kita nggak siap. Judul yang sudah disebarkan oleh sutradara sejak lama, yakini ‘Pengabdi Setan: Origins’.
Sobat Yoursay pastinya banyak yang sudah tahu, film pertama Pengabdi Setan (2017) adalah remake terbaik dari film klasik tahun 1980, tapi dengan sentuhan Joko Anwar yang bikin semuanya jauh lebih mencekam dan relevan.
Film Pengabdi Setan mengenalkan kita pada Keluarga Suwono—keluarga sederhana yang dihantui kematian ibu mereka, Mawarni, yang ternyata menyimpan masa lalu kelam sebagai anggota sekte pemuja setan.
Ada siapa saja dalam Film Pengabdi Setan dalam Keluarga Suwono? Berikut rinciannya:
- Ibu Mawarni Suwono: Mantan penyanyi yang sakit-sakitan dan ternyata terlibat dalam sekte pemuja setan. Setelah meninggal, arwahnya mulai meneror keluarganya.
- Pak Suwono: Suami Mawarni yang sering keluar kota kerja dan agak misterius juga.
- Rini: Anak Ibu Mawarni Suwono dan Pak Suwono. Si sulung, yang paling waras dan berani.
- Termasuk sosok Tony, Bondi, dan si bungsu Ian (yang punya hubungan misterius sama ibunya setelah meninggal).
Film keduanya, Pengabdi Setan 2: Communion, membawa kita lebih dalam lagi ke misteri sekte dan gimana pengaruhnya ternyata lebih luas dari yang kita bayangkan. Setting pindah ke rumah susun tua yang penuh penghuninya, tapi tetap saja terasa sepi, dan lebih seram dari rumah kosong.
Nah, sekarang dengan Pengabdi Setan: Origins, kita bakal dibawa ke awal mula semuanya. Kata “origins” saja sudah cukup menggetarkan. Ini kayak ngajak kita menyibak tirai waktu dan melihat siapa dalang di balik ritual-ritual gelap itu. Dan dua nama muncul lagi ke permukaan: Batara dan Darminah.
Buat yang mungkin lupa, Batara dan Darminah adalah dua tokoh misterius yang terlibat dalam sekte pengabdi setan. Mereka muncul singkat tapi membekas. Bahkan kehadiran mereka selalu diasosiasikan dengan munculnya kematian, ritual, dan simbol-simbol aneh. Jadi kalau kali ini mereka jadi fokus utama, bisa dibilang ini adalah semesta Pengabdi Setan yang mulai benar-benar dibuka.
Sebagai penikmat film horor, pasti suka banget kalau film horor punya dunia yang saling terhubung. Bukan sekadar hantu lewat lalu lupa. Dan Joko Anwar kayaknya ngerti betul pentingnya lore dan mitologi dalam sebuah horor. Dengan Film Pengabdi Setan: Origins, dia nggak cuma bikin film seram, tapi juga membangun legenda urban modern Indonesia.
Dari segi gaya, semoga saja Film Pengabdi Setan: Origins tetap mempertahankan atmosfer khas Joko Anwar, yakni sunyi, penuh tekanan batin, dan jumpscare yang nggak asal-asalan. Namun, karena ini “origins”, kemungkinan besar nuansanya lebih kelam, lebih ritualistik, dan penuh simbol-simbol zaman dulu. Mungkin kita bakal dibawa ke era sebelum keluarga Suwono. Mungkin kita akhirnya tahu kenapa sekte itu ada, apa tujuannya, dan bagaimana para pengikutnya tetap eksis sampai hari ini.
Dan jujur, pertanyaan terkait, apakah film ini bakal jadi awal dari semacam trilogi prekuel? Atau justru ini adalah pengikat seluruh kisah Pengabdi Setan yang udah ada? Apa pun itu, para penggemar Joko Anwar dan Film Pengabdi Setan, tentunya sangat siap menanti dan diberi kejutannya.
Film Pengabdi Setan: Origins dijadwalkan rilis tahun 2025 di bioskop. Semoga nggak ada penundaan tayang. Jadi, buat Sobat Yoursay yang menanti kehadirannya, yuk kita tunggu bareng!
Baca Juga
-
Review Crawlers: Teror Laba-Laba Mengubah Apartemen Jadi Ruang Paling Maut
-
Review Sacrifice: Satir Kaum Superkaya dan Ambisi Selamatkan Bumi
-
Review Djamin Setia Selamanya: Cinta dan Perjuangan yang Terlalu Padat
-
Review Film Cidro Asmoro: Viral Semalam, Persahabatan Ikut Berubah Drastis
-
Review Aplikasi Iblis: Balas Dendam yang Gagal Menggali Kedalaman Emosi
Artikel Terkait
-
Makin Menua, Potret Jackie Chan di Film Karate Kid: Legends Tuai Sorotan
-
Sinopsis Film 'Virus', Bae Doona Terjangkit Virus yang Bikin Jatuh Cinta
-
Film Tron: Ares - Saat Dunia Digital Bersanding dengan Dunia Nyata
-
Review Film Holland: Misteri yang Gagal Mengembang dan Meledak
-
Maknanya Cukup Dalam, Nino RAN Ternyata Pikirkan Almarhum Ayah Saat Garap Soundtrack Film Jumbo
Entertainment
-
Film Takopi's Original Sin Rilis Cuplikan Adegan Baru, Tele Isi Lagu Tema
-
Sinopsis Clayface, Soroti Sejarah Kelam dari Musuh Klasik Batman
-
Jack O'Connell dan Cillian Murphy Jadi Kakak-Adik di A Quiet Place Part 3
-
Catat Tanggalnya! NCT Dream Bagikan Jadwal Teaser Album Dream After Dream
-
Rilis Trailer, Film The Apothecary Diaries Gaet Kenshi Yonezu Isi Lagu Tema
Terkini
-
Belajar Atur Waktu Layar Anak Lewat Buku Cerita Gara-Gara Game Online
-
Viral Video Balita Ditinggal di Tenda Gunung Prau, Mengapa Kita Tak Boleh Asal Menghakimi?
-
Lewat Tembang Pangkur, Warga Pracimantoro Merawat Perjuangan Lawan Tambang
-
Diskusi Film Karst: Petani Pracimantoro Soroti Ancaman Tambang Semen
-
Di Balik Polemik Wisdom Park UGM: Saat Ruang Kumpul Mahasiswa Diuji Tarif