Episode pertama Tougen Anki resmi tayang perdana pada 11 Juli lalu dan kini sudah bisa disaksikan oleh para penggemar di berbagai platform streaming. Anime ini diproduksi oleh Studio Hibari.
Debut tayangnya cukup menjanjikan, bahkan membuat para penonton langsung penasaran menanti episode selanjutnya. Meski begitu, perlu diakui bahwa premis awal Tougen Anki belum menawarkan sesuatu yang benar-benar baru.
Ceritanya mengangkat sejumlah trope yang sudah cukup umum dijumpai di genre shounen. Hal ini membuat sejumlah penonton langsung membandingkannya dengan anime Blue Exorcist.
Sejak pengumumannya, Tougen Anki memang sudah memancing perbandingan dengan kisah Blue Exorcist dan episode perdananya kian memperkuat anggapan itu.
Baik Tougen Anki maupun Blue Exorcist menampilkan tokoh utama yang memiliki darah iblis dalam dirinya. Shiki Ichinose, seperti halnya Rin Okumura, mewarisi kekuatan dari garis keturunan yang dianggap jahat, namun memilih untuk menggunakannya demi tujuan yang benar.
Kedua anime sama-sama mengangkat konflik rahasia antara dua faksi. Jika Blue Exorcist menghadirkan pertempuran antara para eksorsis dan iblis, maka Tougen Anki memperlihatkan pertarungan antara manusia yang mewarisi darah Oni dan Momotarou.
Keduanya juga menampilkan latar akademi sebagai tempat latihan kekuatan, di mana para karakter menjalani pelatihan dan pendidikan untuk mengasah kemampuan mereka.
Karena kesamaan tersebut, banyak yang menyebut Tougen Anki berpotensi menjadi Blue Exorcist generasi berikutnya. Namun meski konsep dasarnya mirip, jalan cerita keduanya berjalan ke arah yang berbeda.
Dari sisi produksi, ketika pertama kali diumumkan bahwa Studio Hibari akan menggarap Tougen Anki, penggemar sempat ragu dan mempertanyakan apakah studio ini mampu mengeksekusi adegan aksi dengan baik.
Namun dari episode perdananya, terlihat bahwa Studio Hibari memang memilih untuk menggunakan CGI dan secara mengejutkan hasilnya cukup memuaskan.
Biasanya, anime dengan suguhan animasi seperti itu kerap mendapat kritik tajam. Tapi dalam kasus Tougen Anki, penggunaannya justru terasa pas, terutama saat menampilkan transformasi Shiki ke dalam wujud Oni-nya.
Untuk desain karakter, penggemar tidak perlu khawatir. Studio Hibari tetap sesuai pada desain karakter dalam versi manganya. Meski beberapa desain terlihat standar, penampilan Shiki dalam wujud Oni justru tampil mengesankan.
Tougen Anki merupakan serial anime mingguan terbaru yang diadaptasi dari manga berjudul Tougen Anki: Legend of the Cursed Blood.
Manga ini ditulis dan diilustrasikan oleh Yura Urushibara, dan pertama kali terbit di majalah Weekly Shonen Champion milik Akita Shoten pada 11 Juni 2020.
Pertarungan antara darah Momotarou dan Oni menjadi inti dari kisah Tougen Anki, dua garis keturunan yang telah lama terlibat dalam rivalitas sengit.
Mereka yang mewarisi darah Oni dikenal sebagai sosok yang ceroboh dan tak teratur, sementara para Momotarou bertugas melindungi dunia manusia dari ancaman Oni yang tak terkendali.
Shiki Ichinose, remaja bandel yang bangga dikeluarkan dari sekolah, tak menyadari bahwa darah Oni mengalir dalam dirinya.
Ia tinggal bersama ayah angkatnya, Tsuyoshi, yang selama ini diam-diam menyembunyikan kebenaran tentang asal-usul Shiki.
Hingga suatu hari, seorang Momotarou datang menyerang dan memaksa Tsuyoshi mengungkap semuanya demi menyelamatkan sang anak.
Dalam momen terakhir sebelum menghembuskan napas, Tsuyoshi mengakui bahwa dirinya adalah Momotarou dan Shiki adalah Oni.
Pengorbanan itu memicu kebangkitan darah Oni dalam diri Shiki, mengubahnya menjadi sosok buas yang dipenuhi amarah dan haus akan balas dendam.
Namun sebelum Shiki bisa menuntut balas, ia berjumpa dengan Naito Mudano—seorang guru dari Akademi Rakshasa, sekolah khusus bagi para Oni muda untuk mempelajari dan mengendalikan kekuatan mereka.
Kini Shiki harus menaklukkan sisi gelap dalam dirinya sendiri dan menghadapi takdir sebagai pemilik darah iblis.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Film Wicked: For Good Tak Kebagian Nominasi Oscar 2026, Kok Bisa?
-
Tak Memenuhi Ekspektasi, Dua Serial Ini Gagal Lanjut ke Season Berikutnya
-
Plot Cerita Dinilai Lemah, Film Return to Silent Hill Cuma Raih Rating 9%
-
Hadirkan Pemain Sekaligus Konflik Baru! Intip First Look Beef Season 2
-
Cetak Sejarah! Film Sinners Borong 16 Nominasi di Ajang Piala Oscar 2026
Artikel Terkait
-
Rilis Teaser Visual, Live Action Wind Breaker Siap Tayang 5 Desember Nanti
-
Segera Tamat, Anime Golden Kamuy Season 5 Tayang Januari 2026
-
Grave of the Fireflies Tayang Perdana di Bioskop Indonesia Mulai 29 Agustus
-
Hiatus Berakhir, Manga Frieren: Beyond Journey's End Kembali Terbit 23 Juli
-
Film ke-2 Tensura Rilis Visual dan Trailer Baru, Tayang 27 Februari 2026
Entertainment
-
The World Is Dancing Diadaptasi Anime TV, Kisah Awal Teater Noh Tayang 2026
-
Daftar Konten Korea Netflix 2026: Variety Show dan Drama Thriller Siap Ramaikan Layar
-
Viral di Medsos, Lisa BLACKPINK Disebut Syuting Film di Bandung Barat
-
Film Wicked: For Good Tak Kebagian Nominasi Oscar 2026, Kok Bisa?
-
Tak Memenuhi Ekspektasi, Dua Serial Ini Gagal Lanjut ke Season Berikutnya
Terkini
-
Review Novel Bekisar Merah: Warisan Kekerasan dan Luka di Balik Eksotisme
-
4 Rekomendasi Sunscreen Berbahan Bakuchiol, Anti-Aging Lembut untuk Kulit Sensitif
-
Review Film Coraline: Remastered 3D yang Seram dan Bikin Merinding!
-
Realme P4 Power Siap Meluncur 29 Januari di India, HP Baru Bawa Baterai Setara Power Bank
-
Resep Viral: Cara Membuat Abura Soba Pakai Samyang ala Kyuhyun Super Junior