Ajang penghargaan bergengsi Oscar selalu menjadi impian para sineas dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, menurut sutradara ternama Kamila Andini, perjuangan film Indonesia untuk bisa bersaing di panggung dunia bukanlah hal yang mudah.
Kamila yang kini dipercaya sebagai Oscar Voter, anggota The Academy yang berhak memberikan suara, menyampaikan pandangannya soal peluang film Indonesia di ajang tersebut. Salah satunya terkait film Sore: Istri Dari Masa Depan, yang menjadi wakil Indonesia untuk Oscar 2026.
“Ya, tentu saja aku boleh memilih Sore (film perwakilan Indonesia),” ujar Kamila Andini dikutip dari Suara.com, Sabtu (20/9/2025).
“Tapi kan pertanyaannya, berapa banyak yang akan memilih Sore? Kalau cuma aku sendiri juga enggak ada gunanya, gitu, kan,” tambah sutradara Gadis Kretek ini.
Menurut Kamila, Oscar tidak hanya soal kualitas film semata. Ada faktor besar lain yang memengaruhi, yaitu strategi publikasi dan pemasaran. Semakin banyak anggota The Academy dari sebuah negara, semakin besar pula peluang film tersebut mendapat perhatian.
Selain itu, pendanaan menjadi aspek krusial. Tanpa dukungan dana yang kuat, promosi film di kancah internasional akan sulit dilakukan.
“Semoga film-film kita yang masuk Oscar juga cukup kuat pendanaannya untuk bisa mempublikasikan,” harap Kamila.
Meski begitu, terpilih menjadi Oscar Voter merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan bagi Kamila. Baginya, posisi ini bukan hanya soal prestise, tetapi juga kesempatan untuk belajar langsung tentang dinamika industri film Hollywood.
"Ya, tentu saja masuk ke Oscar ini memberikan saya ruang untuk belajar lagi lebih jauh tentang iklim industri Hollywood seperti apa," jelasnya.
Kesempatan ini juga digunakannya untuk memahami sistem kerja industri film di Amerika, sekaligus menilai potensi karya Indonesia di masa depan.
"Jadi sebenarnya lebih belajar dan memahami how the world works, gitu, dalam, dalam industri film. Sebenarnya itu, sih, tujuannya," pungkas peraih Piala Citra tersebut.
Dengan pandangan realistis sekaligus penuh harapan, Kamila Andini menegaskan bahwa film Indonesia masih punya peluang untuk bersinar di ajang Oscar, asalkan didukung strategi promosi yang matang, pendanaan memadai, serta dukungan luas dari publik dan komunitas internasional.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Animals Tayang 9 Oktober di Netflix, Ben Affleck Terjebak Kasus Penculikan
-
Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4
-
Below Tayang 8 Oktober di Netflix, Josh Hartnett Hadapi Monster Laut
-
East of Eden Tayang 1 Oktober di Netflix, Florence Pugh Jadi Cathy Ames
-
Mayor of Kingstown Tayang 5 Oktober, Thriller Jeremy Renner Ada di Netflix
Artikel Terkait
-
Dibintangi Meguro Ren, Sakamoto Days Akan Hadir dalam Format Live Action
-
Tak Gentar Lawan 'The Conjuring', Film Sukma Tembus Setengah Juta Penonton
-
Pesugihan Sate Gagak, Horor Komedi di Luar Nalar yang Bikin Penasaran
-
Malam Ini di Trans TV: Aksi Paul Walker Terakhir dalam Film Brick Mansions
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Walking on Thin Ice, Drakor Baru Kim Young Kwang usai Trigger
Entertainment
-
Tangis Ed Sheeran Pecah di Philadelphia Usai Badai Drama Loop Tour
-
Nana Tanggapi Kritik Terkait Bibir di Drama The Scandal: Itu Kesalahan Saya
-
Sinopsis As Promised, Dracin Terbaru Zhao Yi Qin dan He Lan Dou di WeTV
-
The Great King Munmu Tayang November, Ini Daftar Pemain Utamanya!
-
BTS Cetak Rekor Baru, Pendapatan Tur Arirang Lampaui Beyonce
Terkini
-
Review Serial Kartu Keluarga, Pernikahan Palsu yang Bikin Gregetan
-
Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026
-
Ombak Tak Bisa Dikendalikan, Tapi Keselamatan Bisa Dipersiapkan
-
Rumah Satwa Endemik Tergerus Saat Perlindungan Konservasi Hanya di Kertas
-
Jeong Yein Dikabarkan Gantikan Ha Young dalam Musim Terbaru The Trauma Code