Kabar gembira untuk para penggemar aksi mematikan sang Baba Yaga! Keanu Reeves dilaporkan telah menandatangani kesepakatan untuk kembali memerankan John Wick.
Namun, berbeda dari proyek sebelumnya, aksi terbaru aktor kawakan ini tidak hadir dalam format live-action, melainkan sebagai pengisi suara utama dalam film prekuel animasi terbaru garapan Lionsgate.
Proyek animasi ini akan membawa penonton menyelami masa lalu sang pembunuh bayaran legendaris, tepatnya saat ia mengeksekusi misi paling menentukan dalam hidupnya yang dikenal dengan sebutan The Impossible Task (tugas tak mustahil).
Misi tersebut merupakan syarat mutlak yang harus diselesaikan John Wick, yakni menghabisi seluruh rivalnya hanya dalam waktu satu malam demi membebaskan dirinya dari cengkeraman organisasi kejahatan dunia bawah tanah, High Table.
Keberhasilan misi inilah yang akhirnya memberi John Wick hak untuk pensiun dan membangun kehidupan bahagia bersama wanita pujaan hatinya, Helen.
Untuk menggarap proyek ini, Lionsgate menggandeng Shannon Tindle sebagai sutradara. Jajaran produser juga diisi oleh figur-figur yang telah berkiprah dalam franchise John Wick sejak awal.
Trio pengembang utama franchise ini (Basil Iwanyk dan Erica Lee dari Thunder Road Films, serta Chad Stahelski dari 87Eleven Entertainment) digaet sebagai produser. Rumah produksi Point Grey juga dipastikan bergabung.
Pihak studio menyambut antusias dibukanya babak baru ini. Mereka mengganggap medium animasi memberikan kebebasan visual tanpa batas untuk mengeksplorasi dunia pembunuh bayaran.
"Baik dalam dunia animasi maupun semesta 'John Wick', kemungkinan yang ada benar-benar tanpa batas. Dan tidak ada cerita 'John Wick' yang paling didengungkan dan ditunggu-tunggu para penggemar selain kisah Impossible Task," ujar Chairman Motion Picture Group Lionsgate, Adam Fogelson, saat proyek animasi ini pertama kali diumumkan pada 2025.
"Pendekatan Shannon terhadap cerita tersebut sangat luar biasa, dan kami sangat antusias melihat aksi apa yang bisa dihadirkan John Wick dalam format animasi." lanjutnya.
Keputusan Lionsgate meluncurkan prekuel animasi ini tidak lepas dari rekam jejak finansial dan popularitas masif yang dimiliki John Wick.
Sejak pertama kali diperkenalkan oleh penciptanya, Derek Kolstad, pada 2014, John Wick telah bertransformasi dari sebuah film aksi independen bernuansa neo-noir menjadi salah satu waralaba paling sukses dan berpengaruh dalam sejarah bioskop modern.
Secara akumulatif, seluruh judul film yang beredar di dalam jagat John Wick telah meraup pendapatan kotor lebih dari US$1 miliar di box office dunia.
Perjalanan spektakuler ini dimulai dari John Wick: Chapter 1 (2014) yang menyoroti aksi balas dendam sang mantan pembunuh bayaran setelah mobilnya dicuri dan anak anjing peninggalan almarhum istrinya dibunuh oleh kelompok gangster.
Kesuksesan tersebut berlanjut lewat John Wick: Chapter 2 (2017) yang memperluas lore tentang dunia pembunuh bayaran dan sumpah darah, disusul John Wick: Chapter 3 – Parabellum (2019) saat status John Wick berubah menjadi excommunicado dengan nilai buruan fantastis di kepalanya.
Puncak pencapaian alur utamanya terjadi pada John Wick: Chapter 4 (2023). Film berdurasi hampir tiga jam tersebut tidak hanya panen pujian, tetapi juga mencetak rekor pendapatan tertinggi sepanjang sejarah waralaba sebelum kisah utamanya diistirahatkan sejenak.
Lionsgate terus memperluas jangkauan jagat sinematik ini ke berbagai wahana hiburan. Selain film utama, waralaba ini telah melahirkan komik prekuel John Wick: The Book of Rules (2017–2019) dan serial miniseri The Continental (2023).
Tak berhenti di situ, pada pertengahan 2025 lalu, Lionsgate merilis film spin-off live-action bertajuk From the World of John Wick: Ballerina yang dibintangi oleh Ana de Armas.
Film garapan Len Wiseman tersebut berfokus pada sosok pembunuh wanita dari akademi balet Ruska Roma yang menuntut balas atas kematian keluarganya.
Masa depan jagat John Wick dipastikan masih akan terus berkembang pesat. Lionsgate saat ini juga sedang mengerjakan proyek live-action John Wick: Chapter 5, serta satu film spin-off yang akan berfokus pada karakter Caine, pembunuh bayaran tuna netra karismatik yang diperankan oleh Donnie Yen.
Baca Juga
-
Dibintangi Bradley Cooper, Film G.I. Joe Terbaru Siap Tayang Oktober 2028
-
Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds
-
Netflix Rilis Trailer The Gentlemen Season 2, Siap Tayang 3 September
-
Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027
-
Dituding Palsukan Kehamilan, Anne Hathaway Beri Balasan Menohok
Artikel Terkait
Entertainment
-
Alami Krisis Parah, Industri Drakor Minta Bantuan Pemerintah Korea
-
Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Opening Day Film Live-Action di Jepang
-
Dibintangi Bradley Cooper, Film G.I. Joe Terbaru Siap Tayang Oktober 2028
-
Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026
-
Comeback Pertama Sejak Debut, UNCHILD Unjuk Sisi Unik di Lagu TiNG TiNG
Terkini
-
Kisah Heroik HMS Ark Royal: Sang 'Lucky Ship' Penentu Kemenangan di Teater Atlantik
-
Ironi Maskulinitas: Cowok Nangis Dibully, tapi Pelaku Catcalling Malah Dimaklumi?
-
Mengenal Gerakan #CuekinBuzzer: Jurus Netizen Bungkam Akun Provokator
-
Harga Sebuah Stempel
-
Bosan Kulit Kusam? Coba 4 Serum Bi-Phase yang Bikin Wajah Auto-Glowing Ini!