Akhir tahun tampaknya bakal terasa lebih seru buat para penggemar Stranger Things. Serial yang sudah menemani penonton sejak 2016 ini akhirnya siap menutup kisah panjangnya di penghujung tahun 2025.
Melalui salah satu unggahan Instagram @strangerthingstv pada Kamis (23/10/2025), Netflix resmi mengumumkan jadwal tayang untuk musim terakhirnya. Dengan tajuk “Spend the holidays in Hawkins”, serial ini akan hadir dalam dua volume.
Volume 1 akan tayang pada Rabu, 26 November 2025 dan Volume 2 akan tayang saat Natal. Sementara itu, episode finalnya bakal dirilis pada malam Tahun Baru, sekaligus menandai penutupan petualangan ikonik dari Hawkins.
Tak berhenti di situ, para fans di Amerika Serikat dan Kanada juga bisa menikmati episode finalnya secara khusus di beberapa bioskop saat malam Tahun Baru dan Tahun Baru 2026.
Melansir dari laman resmi Netflix.com, pemutaran di beberapa bioskop untuk episode terakhir Stranger Things ini akan digelar di lebih dari 350 bioskop di Amerika Serikat dan Kanada.
Penayangan ini dimulai pada Rabu, 31 Desember 2025 pukul 5 sore waktu Pasifik, bersamaan dengan perilisan global episode final di Netflix. Pemutaran spesial tersebut juga akan berlangsung hingga Kamis, 1 Januari 2026.
Namun tenang saja, bagi kalian yang tidak berada di wilayah tersebut, seluruh episode tetap bisa disaksikan lewat Netflix seperti biasa. Jadi, siapa pun tetap bisa ikut menutup tahun dengan petualangan terakhir dari Hawkins.
Masih dari laman resmi Netflix kepada Tudum, kreator serial Matt dan Ross Duffer menjelaskan bahwa, musim terakhir ini akan membawa penonton pada “petualangan epik terakhir bersama Hawkins”, di mana geng tersebut harus menghadapi ancaman terbesarnya.
Cerita Stranger Things 5 dimulai pada musim gugur 1987, saat Hawkins masih terluka akibat pembukaan Rifts. Di tengah kekacauan itu, tentunya para karakter bersatu kembali dengan satu tujuan untuk menemukan dan menghentikan Vecna, yang kini menghilang tanpa jejak.
Matt dan Ross Duffer juga menjelaskan bahwa situasi kali ini jauh lebih kompleks. Pemerintah dikisahkan menempatkan Hawkins di bawah karantina militer, sambil memperketat perburuan terhadap Eleven hingga memaksanya kembali bersembunyi.
“Pertempuran terakhir semakin dekat dan bersamanya, kegelapan yang lebih dahsyat dan lebih mematikan daripada apa pun yang pernah mereka hadapi sebelumnya,” ujar Matt dan Ross Duffer.
Mereka juga mengatakan bahwa mimpi buruk itu dapat diakhiri dengan kerja sama. “Untuk mengakhiri mimpi buruk ini, mereka membutuhkan semua orang dan seluruh anggota kelompok untuk bersatu, untuk terakhir kalinya,” tutupnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tanam Mangrove dan Berkarya, Kolaborasi Seniman dan Penulis di Pantai Baros
-
4 Rekomendasi Social Space di Jogja untuk Nongkrong dan Diskusi Santai
-
Lagu Digunakan Tanpa Izin, Band Wijaya 80 Laporkan Pelanggaran Hak Cipta
-
Menunggu Hari Perempuan Bisa Benar-Benar Aman dan Nyaman di Konser Musik
-
Diduga Selingkuh Lagi, Jennifer Coppen Singgung Sosok Jule di Live
Artikel Terkait
-
Netflix Rilis Abadi Nan Jaya: Zombie Lokal dengan Sentuhan Budaya yang Bikin Penasaran!
-
Serial Adaptasi Novel Terbaru, Run Away Dikonfirmasi Tayang 1 Januari 2026
-
Sinopsis A House of Dynamite, Ketegangan 20 Menit Sebelum Dunia Hancur
-
Sinopsis Troll 2, Bangkitnya Raksasa Ciptakan Petualangan Baru yang Lebih Menegangkan
-
Sinopsis Film Abadi Nan Jaya, Kimo Stamboel Sajikan Teror 'Zombie Rasa Lokal' yang Sadis
Entertainment
-
Termurah Rp 1,1 Juta, Ini Harga Tiket Fanmeeting Hearts2Hearts di Jakarta
-
Bukan Overdosis, Riwayat Medis Lula Lahfah Diungkap Polisi dan Keluarga
-
Pertama Kalinya, Anime Bertema Wine The Drops of God Umumkan Jadwal Tayang
-
Cuplikan Terbaru Film Supergirl: Jason Momoa Tampil Garang sebagai Lobo
-
Fuji Buka-bukaan soal Rencana Menikah: Maunya Tahun ini?
Terkini
-
Banjir Jakarta: Ancaman Kesehatan Publik yang Tersembunyi di Balik Genangan
-
5 Hybrid Sunscreen SPF 50 dengan Finish Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak!
-
Menikmati Strike Tak Terduga di Sagara Makmur
-
Gandeng STY Academy, Mills Komitmen Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
-
Kesadaran Kolektif dan KUHP Baru: Apa Saja yang Perlu Diketahui?