Setelah melewati pertimbangan panjang, Raisa dan Hamish Daud akhirnya mengumumkan keputusan untuk berpisah. Meski berpisah, pasangan ini menegaskan akan tetap kompak membesarkan putri mereka, Zalina.
Melalui unggahan kolaborasi di akun Instagram @raisa6690 dan @hamishdw pada Minggu (26/10/2025), keduanya menyampaikan bahwa keputusan ini telah melalui proses panjang dan penuh pertimbangan.
Dalam unggahan tersebut, Raisa dan Hamish menyampaikan harapan agar keduanya bisa menemukan kedamaian dan terus bertumbuh, baik sebagai individu maupun orang tua.
“Kami berharap agar masing-masing dari kami dapat menemukan kedamaian dan bisa terus bertumbuh sebagai individu, sebagai orang tua bagi Zalina, dan sebagai pekerja profesional di bidang kami masing-masing,” tulis keduanya.
Mereka menegaskan hubungan tetap baik, meski berubah bentuk. Raisa dan Hamish juga mengutarakan rasa cinta terhadap putrinya.
“Hubungan kami tetap baik, meski berubah, Yang tidak akan berubah adalah cinta kami kepada Zalina,” tulisnya.
Raisa dan Hamish juga menuturkan komitmen untuk terus hadir bersama sebagai orang tua bagi Zalina, serta menjadi co-parents, agar Zalina dapat tumbuh dengan penuh kasih sayang.
“Sudah menjadi tugas seumur hidup kami untuk menjaga dan merawat putri kami, dengan terus hadir bersama sebagai co-parents untuk memastikan dia bisa tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang,” tambahnya.
Dalam pernyataannya, pasangan ini juga meminta pengertian publik agar tidak ikut mencampuri urusan pribadi mereka. Raisa dan Hamish berharap ruang tersebut bisa menjadi tempat yang aman bagi Zalina untuk tumbuh dan berkembang tanpa tekanan publik.
Raisa dan Hamish menegaskan bahwa keputusan berpisah bukanlah bentuk keputusasaan, melainkan pilihan yang mereka ambil dengan kebijaksanaan dan saling menghormati.
“Ini terjadi bukan karena kami menyerah, tapi kami berusaha bijaksana,” ungkap keduanya di akhir pernyataan.
Tak lupa, keduanya juga mengutarakan rasa terima kasih kepada publik. “Terima kasih untuk selalu ada, dengan segala cinta dan pengertian kalian semua,” tutupnya.
Langkah Raisa dan Hamish dalam menyampaikan kabar perpisahan dengan tenang dan saling menghargai mendapat apresiasi luas dari warganet. Banyak yang menilai, cara mereka menghadapi perubahan ini menunjukkan kedewasaan dan tanggung jawab sebagai orang tua.
Lebih jauh, konsep co-parenting yang disebut Raisa dan Hamish sendiri merujuk pada pola pengasuhan di mana kedua orang tua tetap terlibat aktif dalam membesarkan anak, meskipun hubungan romantis di antara mereka telah berakhir.
Dengan prinsip co-parenting itu, Raisa dan Hamish berupaya memastikan Zalina tetap tumbuh dalam suasana yang penuh kasih. Meski kini mereka menempuh jalan berbeda, cinta dan perhatian untuk sang putri tetap menjadi jembatan yang menyatukan keduanya.
Baca Juga
-
Merayakan Perempuan, FISTFEST Hadirkan Ruang Ekspresi Lewat Bunga dan Musik
-
Menebar Kebaikan di Bulan Suci, FISTFEST Berkolaborasi dengan Waroeng Steak
-
Tanam Mangrove dan Berkarya, Kolaborasi Seniman dan Penulis di Pantai Baros
-
4 Rekomendasi Social Space di Jogja untuk Nongkrong dan Diskusi Santai
-
Lagu Digunakan Tanpa Izin, Band Wijaya 80 Laporkan Pelanggaran Hak Cipta
Artikel Terkait
-
Permintaan Kuasa Hukum Raisa pada Publik soal Kabar Cerai: Hormati Privasi
-
Berapa Tarif Manggung Raisa? Diva Pop Indonesia Ceraikan Hamish Daud
-
Vidi Aldiano Kirim Pesan Hangat untuk Raisa di Tengah Kabar Perceraian
-
Kuasa Hukum Buka Suara Soal Alasan Raisa Gugat Cerai Hamish Daud
-
The New Era of Raisa! Menyelami Sisi Rapuh dan Ramai Seorang 'AmbiVert'
Entertainment
-
Sticky oleh NCT Wish: Hubungan Asmara Unik tapi Manis bak Hidangan Penutup
-
Siapa Wali Nikah Syifa Hadju? Ini Penjelasan dari Pihak Keluarga
-
Battlefield Diangkat ke Layar Lebar, Michael B. Jordan Gabung Jadi Produser
-
Perdana Tayang, Film Michael Raup 39,5 Juta Dolar di Box Office Domestik
-
Manga Princess Knight Dapat Adaptasi Anime Baru Setelah 27 Tahun di Netflix
Terkini
-
Pendidikan Tanpa SPP, Tapi Tidak Tanpa Beban: Membaca Pelanggaran Hak Anak
-
Di Atas Dendam, Ada Martabat: Mengenal Sisi Intim Buya Hamka Lewat Memoar Anak
-
Narasi Politik yang Setengah Jadi di Balik Kampanye Sekolah Gratis
-
Bukan Gratis, tapi Sulit: Jeritan Pendidikan di Namorambe
-
Privilege Pendidikan: Les Privat dan Wajah Ketimpangan yang Kita Abaikan