Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah usai cerai semakin memanas, terutama pembahasan mengenai nafkah anak. Mematahkan tudingan yang tersebar dari pihak Sarwendah, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang akhirnya buka suara.
Minola Sebayang menegaskan, kliennya tak pernah lalai dalam urusan nafkah meski ikatan pernikahan telah berakhir. Ia menjelaskan, aliran dana yang masuk ke rekening Sarwendah merupakan bukti nyata dari komitmen Ruben Onsu.
Minola Sebayang menyatakan, Ruben Onsu masih mengirimkan dana dalam jumlah besar hingga bulan November 2025 ini. Ia bahkan juga menunjukkan bukti transfer terbaru yang dilakukan Ruben kepada Sarwendah pada tanggal 1 November lalu.
"Ruben Onsu masih mengirimkan uang ke S meski sudah tidak ada ikatan perkawinan lagi. Jadi, kalau misalkan dikatakan 'itu kan karena kamu mau mentransfernya?' Betul. Tapi, itu wujud dan bukti bahwa Ruben itu orangnya tidak ribet. Dan dia tidak mempermasalahkan terkait biaya-biaya yang dibebankan kepada dia," ungkap Minola Sebayang, dikutip dari potongan video unggahan Instagram @lambegosiip, pada Kamis (20/11/2025).
"Ini 1 November. 1 November juga masih tuh. Nilainya Rp 188.700.000. Jadi artinya, Ruben masih memiliki iktikad baik, masih memiliki tanggung jawab untuk segala kebutuhan, sekalipun mereka sudah tidak terikat lagi dalam perkawinan," tambahnya.
Lebih lanjut, Minola menjelaskan, rincian biaya yang ditanggung Ruben seringkali mencakup hal-hal di luar biaya pokok anak.
Pihaknya sempat meminta penguraian penggunaan dana tersebut, namun seringkali tidak diberikan secara transparan oleh pihak Sarwendah. Meski demikian, Ruben memilih untuk tidak mempermasalahkan demi menjaga hubungan tetap baik.
"Kalau dikatakan 'itu untuk anak', misalnya. Kita tahulah, kita nggak usah retorika, kita pasti tahu. Kita juga punya anak. Kebutuhan anak umur 4 tahun dan yang masih kecil seperti mereka itu berapa sih kebutuhannya. Kita bisa kalkulasi gitu loh," imbuh Minola.
Sementara itu, Sarwendah juga buka suara mengenai tudingan kalau dirinya menghalangi Ruben Onsu bertemu anak-anak.
Sarwendah menerangkan, tidak ada yang sampai hati menghalangi pertemuan Ruben Onsu dan anak-anak. Hanya tinggal komunikasi untuk menyelesaikannya.
"Mengenai berita-berita yang katanya susah, nggak mungkinlah susah, gampang banget," ujar Sarwendah, dilansir dari laman Suara.com, pada Kamis (20/11/2025).
Ibu tiga anak ini membeberkan cara yang sangat sederhana agar Ruben Onsu bisa bertemu dengan anak-anak. Menurutnya, semua hanya perihal koordinasi jadwal.
"Tinggal WhatsApp ke aku, (lalu) kita koordinasi jadwal," sambungnya.
Sarwendah juga menjelaskan, anak-anak mereka, terutama Thalia Putri Onsu, memiliki jadwal kegiatan yang cukup padat. Jadi, komunikasi dirasa sangat penting untuk mempertemukan waktu kosong.
"Karena kan anak-anak juga sibuk ya, anak-anak juga punya jadwal banyak gitu loh. Kayak ini tadi Cici Thalia belum pulang," jelasnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Memilih Guna Lisan di Bulan Ramadan: Membaca Al-Qur'an atau Ghibah?
-
Samsung Luncurkan Laptop Galaxy Book6 Series, Usung Prosesor Baru Intel 18A
-
Harga Mulai Rp2 Jutaan, 4 HP Android Ini Punya Desain Mirip iPhone 17
-
HP Google Pixel 10a Resmi Meluncur, Usung Fitur Baru Dukungan Satellite SOS
-
Samsung Galaxy A07 5G Resmi Masuk Indonesia, Harga Rp2 Juta Garansi 2 Tahun
Artikel Terkait
-
Anak Pakai Rok Terlalu Pendek di Sekolah, Zaskia Adya Mecca Kena Tegur Guru
-
KemenPPPA Dukung Arahan Prabowo Setop Kerahkan Siswa Sambut Pejabat
-
Konflik Panas Sarwendah - Ruben Onsu, Isu Penagih Utang Sampai Sulit Ketemu Anak
-
Sarwendah Patahkan Tudingan 2 Bulan Jauhkan Anak dari Ruben Onsu, Ungkap Fakta Sebenarnya
-
30 Ucapan Hari Anak Sedunia 20 November, Tebar Energi Positif
Entertainment
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Manon KATSEYE Umumkan Hiatus Sementara Waktu
-
Sambut Ultah ke-20 BigBang, Program Good Day Bareng G-Dragon Garap Season 2
-
Akhirnya Terungkap! Intip 4 Buah Iblis Terpenting dalam Sejarah One Piece
-
Anime Witch Hat Atelier Rilis PV: Ungkap Tanggal Tayang, Seiyuu, Lagu Tema
-
Sinopsis Hot Stove League Versi Jepang, Dibintangi Kazuya Kamenashi
Terkini
-
Stoikisme di Bulan Puasa: Mengatur Hasrat, Menjaga Akal Sehat
-
Gula: Dari Simbol Kebahagiaan Menuju Penanda Kelas Sosial di Era Modern
-
Kawan Lama Ayahmu: Wajah Suram Australia di Era Kolonial
-
Mengelola Euforia Ramadan: Antara Tradisi Bising Petasan dan Keselamatan Anak
-
4 Serum Korea Diperkaya Galactomyces Atasi Kulit Bertekstur dan Kusam