Di tengah tingginya bencana alam di Indonesia, terutama yang kini paling parah melanda wilayah Sumatera, Pandawara Group kembali mencuri perhatian publik dengan ide besar dan tak biasa.
Bukan sekadar kampanye, lima pemuda pegiat lingkungan ini memunculkan gagasan untuk membeli hutan-hutan di Indonesia melalui donasi masyarakat.
Dalam unggahan terbaru mereka, Pandawara mengaku tiba-tiba terpikir sebuah ide sederhana namun ambisius: bagaimana jika seluruh masyarakat Indonesia bersatu dan patungan untuk membeli kawasan hutan, demi mencegah alih fungsi menjadi perkebunan maupun lahan industri?
"Lagii ngelamun tiba-tiba aja kepikiran gimana kalau masyarakat Indonesia bersatu berdonasi beli hutan-hutan agar tidak dialihfungsikan," tulis mereka.
Tak berhenti sebagai wacana, Pandawara langsung membuka jalur donasi.
"Yu ah ceban pertama. More detail link on Bio," tulisnya dalam unggahan 4 Desember 2025.
Siapa Pandawara Group? Lima Pemuda yang Dedikasikan Hidupnya untuk Lingkungan
Nama Pandawara Group bukan lagi asing bagi masyarakat Indonesia. Berawal dari konten membersihkan sungai dan pantai, kini aksi mereka berkembang menjadi gerakan besar yang melibatkan ribuan relawan.
Kelompok ini terdiri dari lima sahabat sejak SMA di Bandung:
- Ikhsan Destian
- Rafly Pasya
- Agung Permana
- Gilang Rahma
- Muhammad Rifqi Sadulloh
Nama Pandawara berasal dari gabungan “Pandawa” (lima ksatria Mahabarata) dan “Wara” (bahasa Sunda: kabar baik), mencerminkan misi mereka sebagai pembawa perubahan positif di sektor lingkungan.
Aksi yang Berawal dari Banjir, Berkembang Menjadi Gerakan Nasional
Kepedulian mereka bermula dari masalah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pada Agustus 2022, daerah tempat tinggal mereka di Bandung kerap dilanda banjir akibat sampah yang menyumbat aliran sungai.
Tanpa menunggu bantuan pemerintah, mereka turun langsung membersihkan sungai-sungai di sekitar rumah.
Aksi kecil itu membesar menjadi gerakan nasional. Mereka tak hanya membersihkan selokan ataupun sungai kecil, tetapi juga menggarap lokasi-lokasi ekstrem yang dijuluki “terkotor di Indonesia”.
Salah satunya Pantai Labuan, Pandeglang, Banten, yang mereka bersihkan hingga viral nasional.
Di Lampung, mereka membantu menggerakkan lebih dari 3.700 relawan untuk membersihkan Pantai Sukaraja.
Di Sungai Citarum, mereka bahkan menggelar operasi pembersihan selama 7 hari dan rela mengeluarkan dana pribadi untuk menyewa ekskavator—sebuah langkah besar yang jarang dilakukan relawan seusia mereka.
Rekor Aksi Pandawara: 103 Sungai Bersih dan 73 Ton Sampah Diangkat
Dalam satu tahun pertama kiprahnya, Pandawara Group tercatat:
- Membersihkan 103 sungai
- Mengangkat sekitar 73 ton sampah dari berbagai lokasi
- Berkolaborasi dengan ribuan relawan dan berbagai komunitas
Dedikasi mereka membuat nama Pandawara semakin diakui, bahkan hingga tingkat nasional.
Deretan Penghargaan Lingkungan untuk Pandawara Group
Kerja keras lima pemuda ini tidak sia-sia. Mereka sukses meraih sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya:
- The Best Green Communication (2023)
- EcoStar of the Year (2024)
Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa gerakan mereka memberi dampak besar bagi masyarakat dan lingkungan.
Baca Juga
-
Sinopsis Museum of Innocence, Kisah Obsesi dan Cinta yang Tayang Februari 2026
-
Usai Diterpa Rentetan Kontroversi, Jule Ungkap Ingin Jadi Diri Sendiri?
-
4 Ide OOTD ala Dahyun TWICE, Dari Gaya Chic ke Edgy yang Bisa Ditiru!
-
Asli Pacaran, Adegan Mesra Jerome Kurnia dan Nadya Arina Jadi Sorotan
-
Kasus Dugaan Zina Inara Rusli dan Insanul Fahmi Berlanjut Usai RJ Ditolak
Artikel Terkait
-
Habiburokhman Bela Zulhas yang Dituding Rusak Hutan hingga Bencana Sumatera: Agak Lucu Melihatnya!
-
Kekuatan Tersembunyi Mangrove: Bisakah Jadi Solusi Iklim Jangka Panjang?
-
Siapa Saja Anggota Pandawa Group? Ajak Masyarakat Indonesia Patungan Beli Hutan
-
Banjir Ungkap Jejak Chainsaw, Sistem Pengawasan Hutan Masih Bolong
-
Anggota Komisi IV Bela Raja Juli, Sebut Menhut Cuma Kebagian 'Cuci Piring' Soal Kerusakan Hutan
Entertainment
-
5 Drama China Romance Dibintangi Chen Xingxu, Terbaru My Page in the 90s
-
Usai Diterpa Rentetan Kontroversi, Jule Ungkap Ingin Jadi Diri Sendiri?
-
FX Fighter Kurumi-chan, Manga Bertema FX Trading Umumkan Adaptasi Anime
-
Sinopsis Bloody Flower: Drakor Baru Ryeoun, Geum Sae Rok, dan Sung Dong Il
-
Penghargaan Manga Taisho Umumkan Nominasi 2026, 12 Judul Bersaing
Terkini
-
Mencungkil Luka yang Tersembunyi di Novel The Most Beautiful Little Secret
-
Dibalik Skandal Kuota Haji: Ketika Aturan Dibengkokkan dan Ibadah Masuk Meja Transaksi
-
Deepfake, AI, dan Ancaman Baru untuk Demokrasi Digital
-
Membaca Adalah Olahraga Otak: Cara Alami Tingkatkan Daya Ingat dan Fokus
-
Maskeran Pakai Bubble Mask? Ini 5 Pilihan Biar Wajah Auto Glowing