M. Reza Sulaiman | Ernik Budi Rahayu
Nana (Soompi)
Ernik Budi Rahayu

Kabar mengejutkan kembali datang dari aktris Korea Selatan, Nana. Nana yang sebelumnya diketahui menjadi korban perampokan bersenjata di kediamannya, kini justru dilaporkan digugat balik oleh pelaku kejahatan tersebut. Situasi yang dialami oleh aktris cantik ini pun seketika menjadi pusat perhatian publik.

Dilansir dari media Soompi pada Jumat (2/1/2026), menanggapi hal tersebut, agensi Nana, SUBLIME Entertainment, akhirnya merilis pernyataan resmi untuk meluruskan situasi yang berkembang di masyarakat.

Kronologi Perampokan di Rumah Nana

Insiden perampokan itu pertama kali terungkap pada 15 November 2025. Pihak Kepolisian Guri mengonfirmasi telah menangkap seorang pria berusia sekitar 30-an tahun yang menerobos masuk ke rumah Nana. Pelaku dilaporkan mengancam Nana dan ibunya menggunakan senjata serta menuntut sejumlah uang. Dalam kondisi genting tersebut, Nana dan sang ibu berusaha melawan hingga berhasil melumpuhkan pelaku.

Meski berhasil menyelamatkan diri, kejadian itu meninggalkan dampak serius. SUBLIME Entertainment mengungkapkan bahwa Nana dan ibunya mengalami cedera akibat serangan tersebut. Setelah penyelidikan dilakukan, pihak kepolisian menyatakan bahwa tindakan Nana terhadap pelaku termasuk dalam kategori pembelaan diri dan tidak melanggar hukum.

Namun, pada 2 Januari 2026, publik kembali dikejutkan dengan laporan bahwa pelaku perampokan tersebut mengajukan gugatan balik terhadap Nana. Gugatan itu disebut berkaitan dengan luka yang dialami pelaku saat Nana berusaha mempertahankan diri. Kabar ini pun langsung memicu reaksi keras dari publik dan penggemar.

Tanggapan dari Agensi Nana

Menanggapi hal yang menjadi pusat perhatian publik tersebut, SUBLIME selaku agensi Nana merilis pernyataan resmi. Pihak agensi menegaskan bahwa aparat penegak hukum telah dengan jelas mengonfirmasi tindak kriminal pelaku. Agensi juga menyoroti bahwa Nana dan keluarganya masih menanggung penderitaan fisik serta psikologis akibat insiden tersebut.

SUBLIME menyayangkan sikap pelaku yang dinilai tidak menunjukkan penyesalan dan justru memanfaatkan status publik Nana untuk mengajukan gugatan balik. Menurut agensi, tindakan ini berpotensi menimbulkan trauma lanjutan bagi korban dan merupakan bentuk perlakuan tidak manusiawi. Agensi menegaskan bahwa melindungi hak dan keselamatan artis adalah prioritas utama mereka.

Oleh karena itu, SUBLIME memastikan akan menempuh seluruh langkah hukum yang tersedia, baik perdata maupun pidana, demi memastikan Nana tidak mengalami kerugian lebih lanjut. Mereka juga berkomitmen untuk mendampingi sang aktris hingga proses hukum benar-benar selesai.

Perjalanan Karier Nana

Sebagai informasi tambahan, Nana merupakan aktris dan penyanyi Korea Selatan yang dikenal luas sebagai mantan anggota grup After School dan Orange Caramel. Im Jin-ah, atau yang dikenal dengan nama panggung Nana, lahir pada 14 September 1991 di Korea Selatan.

Sejak usia muda, Nana telah menunjukkan ketertarikan pada dunia hiburan, khususnya di bidang modeling dan seni pertunjukan. Ia membangun karier akting yang solid melalui berbagai drama dan film populer, seperti Into The Ring, Oh! Master, dan Mask Girl. Nana juga dikenal sebagai figur publik dengan citra kuat, baik di dunia hiburan maupun fashion.

Kasus ini kembali membuka diskusi mengenai perlindungan hukum bagi korban kejahatan, khususnya figur publik. Banyak penggemar menyampaikan dukungan moral kepada Nana melalui media sosial dan berharap keadilan dapat ditegakkan sepenuhnya. Di tengah situasi sulit ini, Nana tetap mendapat dukungan penuh dari agensi, rekan sesama artis, dan para penggemarnya.