Hayuning Ratri Hapsari | Natasya Regina
Lula Lahfah (Instagram/lulalahfah)
Natasya Regina

Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan akhirnya merilis laporan resmi terkait penemuan jenazah selebgram Lula Lahfah di Apartemen Essence, kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Laporan tersebut memuat rangkaian kejadian yang berujung pada ditemukannya sang influencer dalam kondisi tidak bernyawa pada Jumat, 23 Januari 2026.

Dokumen kronologis itu ditandatangani langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, dan menjadi penjelasan resmi di tengah simpang siur informasi yang sempat beredar luas di media sosial.

Kecurigaan Asisten Rumah Tangga Sejak Pagi

Peristiwa bermula dari rasa khawatir Asiah, asisten rumah tangga Lula Lahfah. Sejak pagi hari, ia mendapati pintu kamar majikannya terkunci dari dalam dan tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas.

Sepanjang hari itu, Asiah berada di luar kamar, sementara Lula diketahui berada sendirian di dalam.

Hingga sore menjelang, perempuan kelahiran 1999 tersebut tak kunjung keluar, sesuatu yang dianggap tidak biasa oleh Asiah.

Kekhawatiran semakin besar karena Asiah mengetahui kondisi kesehatan Lula yang tengah menurun.

Merasa ada yang tidak beres, ia akhirnya meminta bantuan pihak manajemen apartemen untuk membuka pintu kamar secara paksa.

Korban Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Lantai 25

Pintu kamar berhasil dibuka pada sore hari. Saat itulah Asiah bersama pihak manajemen apartemen menemukan Lula dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

"Setelah saya masuk beserta pihak manajemen sekitar empat orang, ternyata almarhumah sudah dalam kondisi telentang silang, mulut terbuka, dan wajah berwarna kebiruan," kata Asiah dalam keterangan saksi kepada polisi, dikutip dari Suara.com.

Saat dilakukan pengecekan awal, denyut nadi dan detak jantung Lula sudah tidak terdeteksi.

Korban ditemukan di kamarnya di lantai 25 sekitar pukul 18.00 WIB, sementara laporan resmi baru diterima kepolisian dari petugas keamanan apartemen pada pukul 18.44 WIB.

Kesaksian Asisten Pribadi yang Sempat Tinggalkan Apartemen

Cindy Azzahra, rekan sekaligus asisten pribadi Lula, memberikan keterangan tambahan kepada penyidik.

Ia menjelaskan bahwa pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, dirinya meninggalkan apartemen untuk menjaga bazar pakaian milik Lula di kawasan Fatmawati.

Saat itu, Lula masih tertidur di kamarnya. Situasi berubah pada sore hari ketika Cindy menerima telepon bernada panik dari Asiah sekitar pukul 17.30 WIB.

"Sin... Sin... Kak Lula sudah enggak ada napas," ujar Asiah melalui sambungan telepon.

Mendengar kabar tersebut, Cindy mengaku syok dan lemas. Meski begitu, ia tetap berusaha memberi instruksi agar Asiah memeriksa kembali kondisi napas korban dan segera mencari bantuan medis. Namun, saat Cindy tiba kembali di apartemen, kondisi Lula sudah dipastikan meninggal dunia.

Hasil Olah TKP dan Dugaan Penyebab Kematian

Olah Tempat Kejadian Perkara dilakukan oleh Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan yang dipimpin Ipda Soleh.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.

Jenazah Lula ditemukan terbaring di atas kasur, berselimut putih, mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam.

Kondisi kamar juga tidak menunjukkan adanya indikasi perlawanan atau kejadian mencurigakan.

Dugaan sementara penyebab kematian mengarah pada kondisi kesehatan korban. Diketahui, pada malam sebelumnya Lula sempat menjalani pemeriksaan medis ditemani oleh asistennya.

"Di lokasi ditemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari RSPI (Rumah Sakit Pondok Indah)," tulis Kapolres Metro Jakarta Selatan dalam laporannya.

Dokter Pribadi Pastikan Kematian Korban

Dokter pribadi Lula Lahfah, dr. Rizki Nirwandhi Putra, tiba di lokasi pada pukul 19.23 WIB. Setelah melakukan pemeriksaan, ia memastikan bahwa sang selebgram telah meninggal dunia.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, juga telah mengonfirmasi penemuan jenazah figur publik berinisial LL tersebut.

"Benar bahwa seorang influencer berinisial LL ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Dharmawangsa. Saat ini petugas kepolisian masih melakukan pendalaman," tegas Budi Hermanto.

Proses Evakuasi dan Penanganan Kasus

Ambulans tiba di lokasi pada pukul 19.50 WIB. Setelah seluruh proses identifikasi di tempat kejadian rampung, jenazah Lula Lahfah dievakuasi ke Rumah Sakit Fatmawati sekitar pukul 21.20 WIB untuk keperluan visum.

Hingga saat ini, penanganan kasus tersebut berada di bawah kewenangan Polsek Metro Kebayoran Baru.

Polisi masih mendalami seluruh keterangan saksi dan hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Kepergian mendadak Lula Lahfah meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan orang-orang terdekat, tetapi juga bagi sang kekasih Reza Arap serta jutaan pengikutnya di media sosial.

Unggahan terakhir Lula kini dipenuhi ucapan belasungkawa dari para penggemar yang terpukul atas kabar tersebut.