Nama Cha Eun Woo kembali menjadi sorotan publik. Anggota ASTRO sekaligus aktor papan atas Korea Selatan ini dilaporkan tengah menghadapi dugaan penggelapan pajak dengan nilai fantastis, mencapai sekitar 20 miliar won. Tuduhan tersebut muncul setelah Dinas Pajak Nasional Korea Selatan (NTS) mencurigai adanya pengalihan sebagian penghasilan pribadi Cha Eun Woo ke dalam skema pajak perusahaan melalui sebuah agensi yang dikelola keluarganya.
Di tengah ramainya spekulasi publik, media investigatif Dispatch merilis laporan kronologi mengenai agensi satu orang milik Cha Eun Woo, yang sebelumnya bernama Cha’s Gallery dan kini dikenal sebagai The Annie. Laporan ini menjadi perhatian karena mengungkap latar belakang pendirian, struktur internal, hingga operasional perusahaan tersebut.
Dilansir dari Allkpop pada Sabtu (24/01) melalui laporan dari Dispatch, Cha Eun Woo mendirikan Cha’s Gallery pada 4 Juli 2019. Saat itu, perusahaan terdaftar di Dongan-gu, Anyang-si, dengan Cha Eun Woo sebagai CEO. Struktur manajemen sejak awal sudah melibatkan keluarga inti yakni, sang ibu, Choi, tercatat sebagai direktur internal, sementara ayahnya, Lee bertugas sebagai manajer keuangan.
Bidang usaha yang terdaftar cukup luas, mencakup produksi dan penjualan album, manajemen artis, perencanaan iklan dan acara, hingga distribusi kosmetik.
Seiring waktu, lokasi perusahaan ini beberapa kali berpindah. Pada Juni 2020, Cha’s Gallery pindah ke Tongjin-eup, Gimpo-si, lalu pada 2022 kembali berpindah ke Bureun-myeon, Ganghwa-gun, Ganghwa-do. Menariknya, lokasi terakhir ini berdekatan dengan restoran belut milik keluarga Cha Eun Woo bernama Eojaeyeon, yang juga sempat menjadi bahan perbincangan publik.
Perubahan signifikan terjadi pada September 2020, ketika ibu Cha Eun Woo diangkat sebagai CEO. Dua tahun kemudian, ia mendirikan perusahaan baru berbentuk perseroan terbatas bernama LNC, yang bergerak di bidang manajemen dan bisnis hiburan. Pada 2024, LNC berganti nama menjadi The Annie, dengan cakupan bisnis yang diperluas hingga pengelolaan properti real estat milik Cha Eun Woo.
Dispatch Soroti Perubahan Status Perusahaan
Dispatch menyoroti bahwa perubahan status perusahaan dari usaha perorangan menjadi perseroan terbatas memiliki implikasi besar. Sebagai perseroan terbatas, The Annie tidak diwajibkan mempublikasikan laporan keuangan secara terbuka dan tidak berada di bawah pengawasan audit eksternal rutin. Hal inilah yang kemudian memicu dugaan bahwa struktur perusahaan tersebut digunakan untuk mengurangi beban pajak pribadi sang artis.
Konteks lain yang turut disorot adalah kondisi Fantagio, agensi utama Cha Eun Woo. Pada 2019, pemegang saham terbesar Fantagio, JC Group asal Tiongkok, mengalami kebangkrutan akibat berbagai skandal. Setelah itu, Cha Eun Woo mulai mengambil langkah membangun sistem manajemen independen melalui Cha’s Gallery.
Meski demikian, ia tetap memperpanjang kontrak eksklusif dengan Fantagio pada 2022, bertepatan dengan masuknya investor besar Nam Goong Gyeon. Kontrak tersebut disebut-sebut sebagai salah satu yang bernilai terbesar dalam sejarah K-Pop.
Hingga kini, belum ada bukti final yang memastikan bahwa Cha Eun Woo secara sengaja melakukan penghindaran pajak melalui "perusahaan fiktif". Dispatch menyebut bahwa keputusan akhir masih menunggu hasil evaluasi ulang dan proses banding dari Dinas Pajak Nasional. Publik pun diimbau untuk menunggu klarifikasi resmi sebelum menarik kesimpulan.
Kasus ini kembali membuka diskusi tentang transparansi keuangan artis papan atas Korea Selatan dan peran agensi keluarga dalam pengelolaan aset serta pajak. Untuk saat ini, semua mata tertuju pada langkah hukum selanjutnya yang akan diambil oleh Cha Eun Woo dan pihak berwenang.
Baca Juga
-
Resmi Comeback! BIGBANG Umumkan Tur Dunia untuk Rayakan 20 Tahun Debut
-
Tuntutan Hukuman Mati untuk ABK Fandi: Ketegasan Hukum yang Keliru?
-
Perang Tak Pernah Netral, Mengapa Perempuan dan Anak Selalu Jadi Korban?
-
Logika Sesat: Saat Pelaku yang Berbuat Brutal, Tapi Sopan Santun Korban yang Digugat
-
Janji Upah Tinggi Berujung Jerat Perdagangan Orang: Membaca Kasus Dugaan TPPO di Serang
Artikel Terkait
Entertainment
-
Daftar 10 Manga yang Paling Diinginkan Jadi Anime Versi AnimeJapan 2026
-
Reuni Idol Produce 101: I.O.I dan Wanna One Hadirkan Proyek Spesial 2026
-
Dituding Plagiat, Tim The King's Warden Sebut Cerita Berdasar Fakta Sejarah
-
Serial Thailand Girl From Nowhere Dapat Remake Jepang untuk Pertama Kali
-
Wonpil DAY6 Siap Comeback Solo Setelah 3 Tahun dengan Mini Album Unpiltered
Terkini
-
"Hidup Hanya Menunda Kekalahan": Jejak Filosofis Chairil Anwar dalam Aransemen Musik Banda Neira
-
Menelisik Satir Horor yang Unik meski Nggak Sempurna dalam Film Setan Alas!
-
Politik Pembangunan dan Marginalisasi Warga Pesisir dalam Si Anak Badai
-
Di Balik Target Khatam: Bicara Jujur tentang Ramadan dan Privilege Ibadah
-
Teka-teki Rumah Aneh: Misteri Kamar Tanpa Jendela dan Pergelangan Tangan yang Hilang