Sekar Anindyah Lamase | Natasya Regina
Jennifer Coppen dan Justin Hubner (Instagram/jennifercoppenreal20)
Natasya Regina

Nama Justin Hubner dan calon istrinya, Jennifer Coppen, menjadi sorotan publik setelah muncul sindiran tajam dari The Connell Twins.

Konflik ini berawal dari siaran langsung di TikTok, ketika duo tersebut menyinggung sosok artis berinisial J yang tinggal di Bali dan sudah memiliki anak.

Tanda yang disebutkan dalam siaran tersebut membuat warganet mengaitkannya dengan Jennifer Coppen.

Isu pun berkembang cepat dan menjadi perbincangan luas di media sosial sepanjang Februari 2026, dengan berbagai spekulasi yang terus bergulir.

Tuduhan Pribadi hingga Serangan Fisik

Seiring viralnya siaran tersebut, tudingan terhadap Jennifer semakin melebar. Ia dituding menjalani gaya hidup bebas, disebut bergonta-ganti pasangan secara ekstrem, hingga menerima hinaan fisik yang dinilai melampaui batas.

Banyak warganet menilai serangan tersebut tidak lagi sebatas kritik, melainkan sudah mengarah pada perendahan martabat pribadi.

Situasi ini membuat nama Jennifer Coppen terus diseret dalam narasi negatif, meski sebagian publik mulai mempertanyakan dasar tuduhan yang beredar tanpa bukti jelas.

Dukungan Terbuka dari Justin Hubner

Tidak tinggal diam, Justin Hubner menunjukkan dukungan penuh kepada Jennifer melalui unggahan emosional yang langsung menyita perhatian publik.

Dalam sebuah unggahan TikTok pada Selasa, 17 Februari 2026, ia menegaskan sikapnya terhadap masa lalu sang kekasih.

"Aku nggak peduli soal masa lalumu, sayang, yang penting itu siapa kamu yang sekarang," tulis Justin.

Pemain Fortuna Sittard itu menggambarkan Jennifer sebagai ibu yang luar biasa dengan hati tulus, serta perempuan kuat yang pantas dihormati.

Ia menilai serangan yang datang sebagai ujian menjelang rencana pernikahan mereka yang kian serius dibicarakan.

Refleksi tentang Masa Lalu dan Kedewasaan

Melalui caption video kebersamaannya dengan Jennifer dan putri kecilnya, Kamari, Justin menuliskan refleksi panjang tentang pentingnya berdamai dengan masa lalu.

Ia menekankan bahwa kehidupan tidak seharusnya dihabiskan untuk menyesali hal-hal yang telah lewat.

"Kamu membencinya karena masa lalunya, tapi hidup bukan tentang terus terpuruk dalam penyesalan," tulisnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak menghabiskan energi untuk orang-orang yang melontarkan kebencian.

"Mereka nggak pantas dapet energi kita, sayang," tutup Justin Hubner.

Justin bahkan menyiratkan bahwa pihak-pihak yang menyerang tidak berada di posisi yang sama dalam hal pencapaian dan popularitas, sehingga tak perlu diberi perhatian berlebihan.

Klarifikasi Panjang dari Jennifer Coppen

Setelah dukungan terbuka dari Justin, Jennifer Coppen akhirnya angkat bicara melalui klarifikasi panjang di media sosial.

Ia mengakui bahwa di masa muda dirinya sempat bandel, gemar berpesta, dan mengonsumsi alkohol. Namun, menurut Jennifer, fase tersebut berubah total sejak ia mengandung putrinya, Kamari.

Ia membantah keras tuduhan digilir dan isu kebersihan diri yang beredar, menyebutnya sebagai fitnah keji yang mencederai harga dirinya.

Jennifer juga menegaskan bahwa hubungan asmaranya di masa lalu dijalani dalam jangka waktu yang cukup lama dan tidak seperti gambaran liar yang ramai dibicarakan publik.

Penjelasan Soal Insiden dan Status Anak

Terkait kabar penamparan di Bali, Jennifer menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi ketika ia berusaha membela seorang perempuan yang dilecehkan oleh pria dalam kondisi mabuk.

Ia menegaskan tindakannya dilakukan sebagai bentuk perlindungan, bukan tanpa alasan.

Lebih jauh, Jennifer juga menepis keraguan publik soal status Kamari. Ia bersumpah di atas Al-Quran bahwa putrinya adalah anak kandung mendiang suaminya, Dali Wassink.

Pernyataan ini ia sampaikan untuk menghentikan spekulasi yang dinilai sudah terlalu jauh dan menyakitkan.

Dengan klarifikasi tersebut, Jennifer berharap publik dapat melihat persoalan ini secara lebih adil dan berhenti menyebarkan tuduhan yang tidak berdasar.

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS