Kreator di balik kesuksesan Sword Art Online, yaitu Reki Kawahara, kembali menghadirkan proyek terbaru berjudul Devils' Crest, yang juga dikenal sebagai Demons' Crest. Adaptasi anime dari light novel tersebut dijadwalkan tayang pada tahun 2026, lengkap dengan teaser trailer perdana yang telah dirilis ke publik.
Pengumuman ini sekaligus mengungkap sejumlah detail penting, mulai dari jajaran pengisi suara hingga tim produksi utama.
Anime ini akan diproduksi oleh Production I.G, studio yang dikenal melalui berbagai karya berkualitas tinggi dengan visual yang kuat dan detail, seperti Kaiju No. 8.
Cerita Devils' Crest berfokus pada dua saudara kembar, Yuuma dan Sawa Ashihara. Karakter Yuuma akan disuarakan oleh Haruka Shiraishi, sementara Sawa diisi oleh Konomi Inagaki. Keduanya menjadi pusat cerita dalam dunia yang memadukan realitas dan permainan virtual secara ekstrem.
Premis utama anime ini menghadirkan konsep yang cukup unik dan menegangkan. Kisah dimulai ketika Yuuma dan teman-temannya memainkan game virtual reality MMORPG bernama Actual Magic. Namun, situasi berubah drastis ketika dunia game tersebut mulai menyatu dengan dunia nyata.
Batas antara realitas dan virtual pun menghilang, menciptakan kekacauan yang berbahaya. Dalam kondisi ini, kematian di dalam game dapat berarti kematian di dunia nyata.
Salah satu momen yang mencuri perhatian dalam cerita adalah transformasi mengerikan seorang teman sekelas Yuuma, Sumika, yang berubah menjadi monster setelah terpengaruh oleh dunia game tersebut. Peristiwa ini menjadi simbol bagaimana dunia yang awalnya penuh hiburan dapat berubah menjadi ancaman nyata bagi kehidupan.
Dari sisi produksi, proyek ini melibatkan sejumlah nama besar di industri anime. Kenichiro Komaya dipercaya sebagai sutradara, dengan Shinji Ushiro sebagai series director. Sementara itu, penulisan komposisi seri ditangani oleh Eiji Umehara, yang sebelumnya terlibat dalam proyek Vivy -Fluorite Eye's Song-. Untuk desain karakter, ilustrator light novel aslinya, Yukiko Horiguchi, turut berkontribusi, sehingga diharapkan mampu menjaga keselarasan visual antara versi novel dan anime.
Tak kalah penting, musik dalam anime ini akan digarap oleh dua komposer ternama, Yuki Hayashi (Haikyu!!, My Hero Academia) dan Naoyuki Chikatani. Keterlibatan mereka memberikan harapan akan kualitas audio yang mampu memperkuat atmosfer cerita, terutama dalam adegan aksi dan momen emosional.
Light novel Devils' Crest sendiri pertama kali dirilis pada tahun 2022 di bawah label Dengeki Bunko milik Kadokawa, dan hingga 2025 telah memiliki beberapa volume. Versi bahasa Inggrisnya diterbitkan oleh Yen Press.
Berbeda dengan Sword Art Online yang berfokus pada karakter yang terjebak di dalam game, Devils' Crest menawarkan pendekatan baru. Dalam cerita ini, justru dunia game yang "menyerbu" realitas. Hal ini menciptakan dinamika cerita yang lebih intens karena ancaman tidak hanya terjadi di dunia virtual, tetapi juga langsung memengaruhi kehidupan sehari-hari para karakter.
Selain itu, fokus cerita pada karakter anak-anak sekolah dasar memberikan nuansa berbeda. Mereka harus menghadapi situasi berbahaya yang jauh melampaui usia mereka, sehingga menghadirkan elemen emosional sekaligus ketegangan yang lebih kuat.
Kesuksesan karya-karya sebelumnya dari Reki Kawahara membuat ekspektasi terhadap Devils' Crest cukup tinggi. Meskipun proyek lain seperti Accel World tidak mencapai popularitas yang sama dengan Sword Art Online, karya terbaru ini dinilai memiliki potensi besar untuk menarik perhatian audiens global.
Seiring dengan dirilisnya lebih banyak informasi dalam beberapa bulan ke depan, antusiasme penggemar kemungkinan akan terus meningkat, menantikan bagaimana kisah penuh ketegangan ini akan dihidupkan di layar kaca.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Opening Day Film Live-Action di Jepang
-
Lama Tertunda, tvN Ungkap Jadwal Resmi Penayangan Sekuel The Second Signal
-
CODE GEASS: Star Chaser Aspal Umumkan Jadwal Tayang 2027, Seiyuu, dan Staf
-
Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027
-
Usai Zoro, Mackenyu Perankan Mash Burnedead di Film Live Action Mashle
Artikel Terkait
Entertainment
-
Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video
-
Prekuel John Wick Digarap dalam Versi Animasi, Keanu Reeves Ikut Bergabung
-
Alami Krisis Parah, Industri Drakor Minta Bantuan Pemerintah Korea
-
Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Opening Day Film Live-Action di Jepang
-
Dibintangi Bradley Cooper, Film G.I. Joe Terbaru Siap Tayang Oktober 2028
Terkini
-
Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS
-
Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?
-
Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan
-
489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam
-
PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis