LINE Digital Frontier, bagian dari WEBTOON entertainment, mengumumkan peluncuran Studio White, label produksi webcomic baru yang didirikan melalui kerjasama dengan Kadokawa dan RedIce Studio. Proyek perdana dari studio baru ini berhasil menarik perhatian, yakni spin-off dari seri novel fantasi legendaris Record of Lodoss War karya Ryo Mizuno.
Melansir Natalie.mu pada Senin (07/05/2026), Studio White akan berfokus mengadaptasi karya Jepang menjadi webtoon orisinal untuk audiens global yang nantinya didistribusikan secara eksklusif di platform WEBTOON. Dengan menghadirkan studio khusus ini, Kadokawa dan LINE Digital Frontier berusaha menghadirkan konten bacaan yang sesuai dengan kebiasaan membaca generasi sekarang, sekaligus memperluas jangkauan pasar global.
sementara itu, RedIce Studio dikenal sebagai salah satu studio webtoon yang telah memproduksi sejumlah judul populer seperti Omniscient Reader’s Viewpoint, 7FATES: CHAKHO, dan Assassin’s Creed: Forgotten Temple. Pengalaman tersebutlah yang menjadi salah satu kekuatan utama dalam kolaborasi pembentukan Studio White.
Kerjasama yang dilakukan oleh tiga perusahaan tersebut menegaskan bahwa kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk membawa karya-karya yang telah populer ke panggung global lewat format penceritaan yang lebih segar dan baru. Dengan menggabungkan katalog milik Kadokawa yang, Studio White bertujuan menjadi tempat yang fleksibel menghadirkan adaptasi konten.
Langkah kolaborasi ini sejalan dengan tren industri yang saat ini semakin gencar memanfaatkan kembali karya lama ke dalam format digital asli. Seiring dengan terus meningkatnya popularitas webtoon sebagai salah satu aplikasi hiburan global, membuka peluang untuk menjangkau pembaca lebih luas sekaligus menghadirkan kembali karya yang sudah dikenal dengan format baru.
Sebagai proyek pertama sekaligus pembuka, spin-off Record of Lodoss War karya milik Ryo Mizuno akan diadaptasi dalam format webtoon. Komik spin-off ini akan mulai diluncurkan pada 9 Mei 2026 di WEBTOON dalam bahasa Korea, versi Jepangnya dijadwalkan akan mulai didistribusikan pada akhir 2026 di LINE Manga. Sedangkan, para pembaca di Inggris, Prancis, Tionghoa Tradisional, Thailand, dan Indonesia dikabarkan akan menyusul untuk jadwal perilisannya.
Nantinya, komik spin-off dari Record of Lodoss War akan mengangkat kisah baru tentang babak perang yang belum pernah diungkap sebelumnya—sebuah cerita yang belum pernah muncul di versi novelnya. Mizuno sang mangaka akan langsung turun tangan menyumbangkan konsep asli cerita.
Dengan mengangkat kembali Record of Lodoss War ke dalam dunia webtoon, Kadokawa berusaha menghadirkan pengalaman baru bagi para penggemar seri ini tanpa menghilangkan nuansa nostalgia yang telah melekat pada seri tersebut.
Disisi lain, langkah ini juga mencerminkan tren industri komik yang terus berkembang. Format webtoon kian diminati oleh para pembaca karena menawarkan kemudahan membaca lewat sistem scroll vertikal dan tampilan yang full color. Tidak heran banyak sejumlah penerbit besar dan kreator mulai melirik format ini sebagai salah satu cara efektif untuk menjangkau pembaca global sekaligus membuka peluang adaptasi lintas media seperti anime maupun drama.
Menurut laporan dari situs resmi WEBTOON, Mizuno mengaku terharu melihat Record of Lodoss War mendapatkan adaptasi ke format webtoon setelah lebih dari tiga puluh tahun sejak pertama kali dirilis. Ia juga mengungkapkan antusiasmenya terhadap proses produksi, terutama bagaimana cerita dari karyanya akan disajikan melalui format gulir vertikal khas webtoon.
Ia juga menyebutkan telat menyumbangkan konsep awal, namun mempercayakan perkembangan selanjutnya kepada tim produksi. Mizuno berharap dengan adaptasi ini tidak hanya menghadirkan sebuah pengalaman baru bagi penggemar lama, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi pembaca baru yang penasaran dengan dunia fantasi Lodoss.
Selain Record of Lodoss War, Studio White juga telah menyiapkan sejumlah karya populer milik Kadokawa untuk dikembangkan ke format webtoon spin-off. Beberapa judul yang diumumkan diantaranya Sword Art Online karya Reki Kawahara dan illustrator abec, Slayers karya Hajime Kanzaka bersama ilustrator Reki Kawahara, serta The Familiar of Zero karya Noboru Yamaguchi dengan ilustrator Eiji Usatsuka.
Baca Juga
-
Ramen Akaneko Season 2 Tayang Januari 2027, Kenalkan Karakter dan Staf Baru
-
Komi Can't Communicate Kembali! Bab Spesial Baru Resmi Dirilis
-
Usai Rilis Bab Baru, Manga Kagurabachi Umumkan Hiatus Hingga Agustus 2026
-
The Prince of Tennis Ungkap Proyek Spesial Pertama Anniversary ke-25
-
The Cat and the Dragon Ungkap PV Pertama dan 3 Seiyuu Baru, Tayang 4 Juli
Artikel Terkait
Entertainment
-
5 Drama China Populer Bulan Juni 2026, Ada The First Jasmine!
-
Resmi, My Life With the Walter Boys Season 3 Siap Tayang pada Agustus 2026
-
Raih Rating Tertinggi, Six Singles Under One Roof Siapkan Musim Kedua
-
Tayang Agustus, Anime The Ribbon Hero Gandeng Girls Archives Isi Lagu Tema
-
Kirim Truk Kopi, Nam Ji Hyun Beri Dukungan Manis untuk Jang Nara dan PO
Terkini
-
Ulasan The Auditors, Kisah Seru Tim Audit yang Bekerja Layaknya Detektif
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Hospitality: Seni Memanusiakan Pelanggan di Tengah Persaingan Bisnis
-
Hikayat Tanah yang Berkhianat