Sebenarnya hingga saat ini kanker otak layaknya jenis kanker lainnya belum bisa diketahui secara pasti apa penyebabnya. Akan tetapi, terdapat beberapa hal yang diprediksi dapat meningkatkan potensi terserang kanker ini. Beberapa hal tersebut diantaranya faktor genetik, paparan radiasi, penuaan, sampai konsumsi makanan yang tidak sehat.
Berikut ini terdapat empat jenis makanan yang dapat memicu kanker otak, mengutip dari Halodoc.
1. Makanan berjamur
Makanan yang berjamur biasanya mengandung aflatoksin, yakni sejenis metabolit yang berasal dari beberapa macam jamur, salah satunya Aspergillus flavus. Jamur tersebut biasanya terletak pada kacang, pohon kacang, dan biji-bijian sebagai parasit. Aflatoksin dapat masuk ke dalam tubuh manusia tanpa disadari, misalnya melalui konsumsi hewan yang memakan biji-bijian dengan kandungan jamur tersebut.
2. Dedagingan dan produk peternakan yang terkontaminasi
Berbagai macam daging dan telur yang telah terkontaminasi oleh senyawa dioksin dapat menjadi pemicu penyebab kanker otak. Senyawa ini diperoleh dari makanan yang sudah terkontaminasi oleh produk limbah, mulai dari limbah medis, limbah kota, manufaktur kimia, maupun peleburan logam.
Persoalan yang mengkhawatirkan adalah senyawa dioksin gampang larut dalam lemak, jadi dapat ditemukan pada makanan dengan kandungan tinggi lemak, contohnya daging dan produk peternakan lainnya. Senyawa dioksin tak hanya meningkatkan potensi risiko kanker otak, namun juga bisa berisiko menyebabkan kanker hati, kanker tiroid, kanker kulit, kanker paru, dan lainnya.
3. Makanan yang dibakar atau diasap
Makanan yang melalui proses pembakaran atau pengasapan mengandung senyawa hidrokarbon aromatik polisiklik. Senyawa tersebut membawa efek karsinogenik atau memicu kanker. Bukan hanya dapat ditemukan pada makanan yang dibakar atau diasap, senyawa hidrokarbon aromatik polisiklik juga terdapat pada asap rokok, asap kebakaran, dan asap yang lain.
Kandungan senyawa hidrokarbon aromatik polisiklik yang kecil dapat dijumpai pada minyak, kopi, dan sosis. Tak hanya memicu kanker otak, senyawa tersebut dapat meningkatkan risiko kanker lambung, kanker paru, kanker hati, dan lainnya.
4. Makanan asin
Makanan asin mengandung garam yang sangat tinggi, diantaranya ikan asin atau sayuran yang diasinkan. Hal tersebut dapat memicu kanker otak tipe glioma dan meningioma. Kondisi ini lantaran makanan asin memiliki kandungan senyawa n-nitrosodimethylamine dan komponen N-nitroso.
Nah, itulah beberapa jenis makanan yang dapat meningkatkan potensi terkena kanker otak. Oleh karena itu, batasi konsumsi makanan tersebut ya. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
Wanita Harus Tahu, 4 Penyebab Badan Lemas saat Menstruasi
-
Hindari dari Sekarang, Ini 4 Kebiasaan Penyebab Sahabat Pergi Menjauh
-
Mudah Tergiur? Ini 4 Tips Ampuh Tahan Godaan Makan Junk Food
-
4 Kesalahan Mencuci Wajah, Bisa Bikin Jerawatan
-
Belajar Memasak, Ini 4 Kesalahan Penyebab Donat Tidak Mengembang
Artikel Terkait
-
Dari Sate Pak Kempleng Hingga KRB Cafe, Ini 5 Wisata Kuliner Hits di Boyolali
-
Sate Padang Bundo Kanduang, Rasa Asli Minangkabau yang Menggoda Selera
-
Warteg Lewat, Ini 7 Kuliner Khas Tegal yang Cuma Ada saat Lebaran
-
3 Spot Sate Taichan Paling Hits di Jakarta Selatan, Dijamin Ketagihan!
-
Sate Kacang dengan Twist Berbeda, Kuliner Jambi yang Bikin Ketagihan
Health
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Terkini
-
Pengabdi Setan Origins: Batara, Darminah, dan Asal Mula Teror
-
Review Film Exorcism Chronicles - The Beginning: Visual Ajaib tapi Cerita Kacau?
-
Review Anime Yuru Camp, Menjelajahi Keindahan Alam Jepang
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17