Cokelat adalah salah satu camilan lezat yang sangat banyak peminatnya. Cokelat yang kamu kenal pada umumnya adalah cokelat hitam. Namun, seiring perkembangan zaman, muncul jenis cokelat baru, yaitu cokelat putih.
Cokelat putih memiliki kandungan lemak kakao di dalamnya dan tidak mengandung kafein adiktif layaknya cokelat hitam. Lemak kakao diketahui tidak mengandung mitotoksin dan aflatoksin karsinogenik dan diketahui memiliki dampak positif terhadap kandungan trombosit dalam darah.
Walaupun cokelat hitam diklaim sebagai jenis cokelat yang sangat baik dikonsumsi untuk kesehatan tubuh, cokelat putih pun tak kalah saing dalam memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh kamu. Apa saja? Simak penjelasannya.
1. Mengurangi oksidasi
Selama proses pembuatannya, cokelat putih memiliki jumlah oksidasi yang sedikit yang membuatnya nyaman untuk dikonsumsi dan tidak bersifat karsinogenik.
Studi lain menemukan bahwa lemak kakao dalam cokelat putih menunjukkan peningkatan ketahanan terhadap oksidasi yang lebih baik pada tikus dibandingkan minyak sayur.
2. Efek positif pada fungsi trombosit
Sebuah percobaan di Universitas Aberdeen di Inggris, menganalisis efek cokelat putih dan hitam pada fungsi trombosit pria dan wanita. Hasilnya menunjukkan peningkatan fungsi trombosit secara signifikan pada pria yang mengonsumsi cokelat putih dibandingkan dengan cokelat hitam.
3. Mengurangi efek alergi
Tidak seperti cokelat hitam yang memiliki kafein dan theobromine tinggi yang berpotensi menyebabkan alergi, cokelat putih adalah pilihan yang aman. Hal itu dikarenakan cokelat putih terbukti mengandung theobromine dalam kadar yang rendah. Hal tersebut dapat mengurangi penyebab munculnya alergi cokelat pada seseorang.
4. Memiliki kandungan kalsium
Cokelat putih diketahui juga memiliki kandungan kalsium di dalamnya sebanyak 169 miligram. Pada umumnya, kalsium sangat penting dalam kesehatan tulang dan gigi. Selain itu, fungsi jantung, saraf, dan otot juga berpengaruh baik jika kamu mengonsumsi cokelat putih dalam takaran yang cukup.
5. Menjaga kadar kolesterol
Konsumsi cokelat putih dapat menaikkan kadar kolesterol baik atau disebut hiperdensity lipoprotein (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat atau disebut low density lipoprotein (LDL).
Nah itulah beberapa manfaat mengonsumsi cokelat putih bagi kesehatan tubuh. Perlu diingat, walaupun punya banyak manfaat, mengonsumsi cokelat putih tidak boleh dilakukan secara berlebihan.
Baca Juga
-
Cegah Penuaan Dini dengan 8 Makanan yang Bersifat Anti-aging
-
Tak Baik Bagi Kesehatan, 7 Makanan Ini Tidak Boleh Dipanaskan Kembali
-
Saatnya Hidup Damai, Ini 7 Cara Sederhana Memaafkan Diri Sendiri
-
7 Bahan Makanan yang Bisa Merangsang Kembalinya Indra Penciuman
-
Jarang Diketahui, 7 Manfaat Daun Seledri Bagi Kesehatan Tubuh
Artikel Terkait
Health
-
Saat 'Diterima Teman' Lebih Penting dari Kesehatan: Membedah Psikologi Remaja Pengguna Vape
-
Radiasi di Balik TWS: Seberapa Aman Dipakai Setiap Hari?
-
Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
Terkini
-
Aksi Kriminal Cerdas ala Money Heist dalam Prekuel Terbaru Serial Berlin!
-
Grotesqqque, Film Omnibus Anime Orisinal CloverWorks Umumkan 14 Pemeran
-
Anime Kaiju No. 8: Narumi's Week at Work Umumkan Tayang Musim Gugur 2026
-
Gara-gara Bastian Steel, Kita Sadar Gombalan Bocah 2010-an Itu Sangat Genius
-
Sains di Balik Jatuh Cinta: Kenapa Otak Kita Mendadak Jadi "Gila"?