Gangguan mental merupakan salah satu penyakit yang patut diwaspadai oleh berbagai kalangan, baik anak-anak, remaja, bahkan dewasa.
Gangguan mental dapat diartikan sebagai penyakit yang dapat memengaruhi emosi serta pola pikir penderitanya. Bahkan, dampak dari gangguan mental yang berkepanjangan dapat juga memengaruhi kondisi fisik.
Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang terkena gangguan mental, mulai dari stres, efek trauma, bullying, dan masih banyak lainnya.
Apa saja jenis gangguan mental yang menghampiri seseorang? Dikutip dari halodoc yang melansir dari WHO, berikut 4 jenis gangguan mental yang rentan terjadi pada seseorang.
1. Gangguan Emosi
Pada umumnya, gangguan emosi sangat sering terjadi pada masa remaja. Ciri-ciri seseorang mengalami gangguan emosi adalah mudah marah, frustasi, cemas, stres, bahkan depresi. Selain dari gejala psikis, seseorang yang memiliki gangguan emosi juga dapat diidentifikasi melalui ciri fisik, seperti sakit perut, sakit kepala, atau mual.
Orang yang memiliki gangguan mental bisa dilihat dari perubahan pola makannya. Jika seseorang mengalami gangguan pola makan, maka bisa jadi dia mengalami gangguan mental. Hal tersebut terjadi karena nafsu makan seseorang sangat tergantung dari perubahan moodnya, adapun perubahan mood sangat bergantung dari kondisi psikis atau mental seseorang.
Adapun contoh gangguan pola makan yang kerap dialami oleh seseorang adalah anoreksia nervosa, bulimia nervosa, serta pembatasan kalori yang berlebihan.
3. Psikosis
Tak jarang yang mengetahui apa arti dari psikosis. Psikosis dapat diartikan seseorang yang sering mengalami halusinasi atau delusi. Biasanya hal ini terjadi pada seseorang yang berada pada fase akhir masa remaja atau awal masa dewasa.
Dampak paling negatif dari efek psikosis adalah terjadinya stigma negatif di masyarakat atau pelanggaran hak asasi manusia oleh penderita.
4. Menyakiti Diri Sendiri
Jenis gangguan mental selanjutnya adalah menyakiti diri sendiri. Ya, fenomena ini sangat sering terjadi di masa remaja, seseorang lebih memilih untuk melampiaskan rasa frustasinya dengan menyakiti diri sendiri, entah itu menggores tangan dengan benda tajam bahkan sampai mengikat diri sendiri dengan tali.
Selain itu, gangguan mental jenis ini kerap kali dapat membuat penderita berpikir untuk segera mengakhiri hidupnya.
Nah, itulah 4 jenis gangguan mental yang jarang diketaui oleh banyak orang. Jika salah satu seseorang yang Anda kenal memiliki ciri seperti di atas, alangkah baiknya untuk segera membujuknya berkonsultasi kepada ahli psikolog.
Baca Juga
-
5 Hal Paling Ditunggu-tunggu dari Bulan Ramadhan, Apakah Kamu Sudah Rindu Juga?
-
Mahasiswa Harus Tahu, 4 Kesalahan Fresh Graduate yang Bikin Susah Dapat Pekerjaan
-
4 Hal yang 'Haram' Dilakukan saat Kencan Pertama, Bisa Bikin Gebetan Mundur!
-
5 Manfaat Mengadopsi Gaya Hidup Minimalis, Bikin Tambah Produktif
-
Ketahui, 5 Rutinitas Pagi yang Akan Membuat Hidupmu Lebih Bahagia
Artikel Terkait
-
Pengguna Narkoba Berisiko Alami Penyakit Kronis Dan Gangguan Mental
-
Punya Pasangan dengan Gangguan Bipolar Bukan Hal Mudah, Begini Cara Menjaga Hubungan
-
Kemarahan yang Sulit Dikendalikan Bisa Jadi Salah Satu Tanda Gangguan Mental, Apa Itu?
-
Ramai Soal Pedofilia Gara-Gara Sinetron, Benarkah Termasuk Gangguan Mental?
-
Tanggapan Pakar Psikologi Forensik soal Tersangka Pemerkosaan Ingin Nikahi Korbannya
Health
-
Bukan Mistis! Ini Alasan Kenapa Kamu Sering Lihat Wajah Makhluk Hidup di Benda Mati
-
Apa yang Tersembunyi di Dalam Daun? Mengenal 3 Senyawa Ajaib Tanaman Obat
-
Viral Podcast Raditya Dika: Bongkar Rahasia Bertahan Hidup dari Gigitan Ular
-
Bahaya Tersembunyi di Balik Kemudi: Mengenal dan Mencegah Ancaman Microsleep
-
Membedah Fenomena Bedtime Procrastination: Ketika 'Lima Menit Lagi' Merampas Waktu Tidur
Terkini
-
Pelatihan Militer untuk Calon Manajer Koperasi Merah Putih, Apa Urgensinya?
-
Suka Kusuriya no Hitorigoto? Wajib Nonton Raven of the Inner Palace!
-
Anime ONE PIECE HEROINES Ungkap Lagu Tema oleh AiNA THE END, Tayang 5 Juli
-
Samsung Galaxy M47 5G Coming Soon: Snapdragon Baru, Kamera OIS, dan Baterai Jumbo
-
Demo adalah Aksi Menyuarakan Ketidakpuasan, Bukan Pamer Dukungan