Scroll untuk membaca artikel
Tri Apriyani | Shinta Ci
Ilustrasi Sakit Batuk. (Pexels/Andrea Picquadio)

Secara umum, batuk  adalah reaksi tubuh untuk menjaga tenggorokan dari dahak dan iritasi lainnya. Jadi, batuk itu normal. Namun, batuk berkepanjangan juga bisa menjadi gejala dari sejumlah kondisi, seperti alergi, infeksi virus, atau infeksi bakteri.

Banyak orang bisanya mengobati batuk dengan membeli sejumlah obat yang dijual bebas di apotik. Tapi, obat-obatan herbal juga layak untuk dipertimbangkan.

Selain lebih ramah untuk ginjal, pengobatan dengan herbal juga sangat efektif untuk menyembuhkan gejala penyakit, seperti batuk.

Berikut adalah 7 herbal yang bisa dijadikan pilihan obat alternatif untuk meredakan batuk sebagaimana dikutip dari Healthline:

1. Madu

Madu dari dulu sudah terkenal ampuh untuk mengobati sakit tenggorokan. Bahkan untuk beberapa kasus, madu dapat meredakan batuk lebih efektif daripada obat yang dijual di apotik.

Cukup dengan mencampurkan 2 sendok teh madu dengan teh herbal atau air hangat dan lemon, sudah bisa jadi obat alternatif untuk meredakan batuk yang berkepanjangan.

Madu bisa menenangkan, sedangkan jus lemon bisa membantu mengatasi hidung tersumbat. Cukup makan sesendok dengan rutin, atau dicampur dengan teh. Bisa juga mengoleskannya di atas roti sebagai camilan.

2. Nanas

Ada sedikit bukti yang menunjukkan bahwa bromelain - enzim yang hanya ditemukan di batang dan buah nanas - dapat membantu menekan batuk serta melonggarkan lendir di tenggorokan.

Untuk menikmati manfaat nanas dan bromelain secara maksimal, makanlah seiris nanas atau minum 3,5 ons jus nanas segar tiga kali sehari.

3. Peppermint

Daun peppermint terkenal dengan khasiat penyembuhannya. Mentol dalam peppermint menenangkan tenggorokan dan bertindak sebagai dekongestan, membantu memecah lendir.

Pappermint bisa diolah menjadi teh yang sangat berguna untuk mengatasi batuk, bahkan flu.


4. Marshmallow


Marshmallow terbuat dari Althaea officinalis, tanaman tahunan yang berbunga di musim panas. Daun dan akar tersebut telah digunakan sejak zaman kuno untuk mengobati sakit tenggorokan dan meredakan batuk.

Akar marshmallow sekarang sudah banyak dijual secara online, jadi sangat mudah untuk membelinya. Akar marshmallow bisa dibuat teh hangat yang ampuh untuk meredakan batuk yang disertai radang tenggorokan.


5. Timi

Timi sering digunakan untuk mengobati penyakit pernapasan. Dipercaya bahwa sari yang diekstrak dari daun timi dapat membantu meredakan batuk serta bronkitis jangka pendek .

Daunnya mengandung senyawa yang disebut flavonoid yang mengendurkan otot tenggorokan yang terlibat dalam batuk dan mengurangi peradangan.

Teh timi bisa dibuat sendiri di rumah. Yang dibutuhkan hanyalah 2 sendok teh daun timi yang sudah dihancurkan dan 1 cangkir air mendidih. Tutup cangkir, diamkan selama 10 menit, dan saring.

6. Air Garam

Meskipun pengobatannya tampak relatif sederhana, berkukumur dengan air garam dapat membantu meredakan tenggorokan gatal karena batuk. Caranya cukup campurkan 1/4 hingga 1/2 sendok teh garam dengan 250 ml air hangat, lalu berkumur.

Perhatikan bahwa anak-anak di bawah usia 6 tahun tidak terlalu pandai berkumur. Yang terbaik adalah mencoba pengobatan lain untuk kelompok usia ini.

Selain mempelajari cara mengobati batuk dengan herbal, ada baiknya menjaga imunitas sejak awal, yaitu dengan mengindari bersentuhan dengan orang lain yang sedang sakit, tutupi hidung dan mulut setiap kali batuk atau bersin, dan inum banyak cairan agar tetap terhidrasi.

Sering-seringlah mencuci tangan, terutama setelah batuk, makan, ke kamar mandi, atau merawat orang yang sakit. Langsung temui dokter jika batuk sudah mengeluarkan dahak berbau busuk, kental, berwarna hijau atau kuning, disertai demam lebih tinggi dari 101F (38C).

Itulah 6 jenis herbal yang bisa dijadikan obat alternatif untuk redakan batuk.

Shinta Ci