Tri Apriyani | Heni
Ilustrasi pisang (Pexels/Dom J)
Heni

Seperti yang kita ketahui bersama, pisang merpakan salah satu buah yang sangat mudah matang. Pisang yang terlalu matang biasanya tidak terlalu disukai bahkan jika diolah atau hanya sekedar dijadikan cemilan. Berikut trik sederhana yang dapat kamu lakukan agar pisang tetap segar meski disimpan lebih lama

Sebenarnya kenapa sih pisang bisa cepat matang jika dibandingkan dengan buah lainnya?

Pisang merupakan salah satu buah yang melepaskan gas yang disebut etilen. Etilen adalah hormon tanaman yang dilepaskan dan menyebabkan pematangan buah-buahan termasuk pisang.

Alpukat, tomat, kentang merupakan tanaman yang melepaskan gas etilen saat matang dan harus disimpan secara terpisah dengan buah atau produk lain yang sensitif terhadap etilen seperti bawang dan wortel.

Gas etilen dilepaskan melalui tangkai buah pisang. Trik agar pisang tetap terjaga kesegarannya adalah dengan membungkus bagian tangkai buah pisang untuk menahan keluarnya gas etilen sehingga proses pematan buah dapat berjalan lambat.

Kamu bisa membungkus tangkai buah pisang menggunakan sepotong plastik kecil dan usahakan untuk mengikat plastik dengan erat. Jika plastik tidak bisa menempel dengan erat, coba gunakan karet gelang untuk mengikat bagian luar bungkus plastik.

Terdapat pula spekulasi yang menyatakan bahwa membungkus pisang secara keseluruhan dapat membuat pisang bertahan lebih lama. Namun setelah dilakukan percobaan dengan kedua metode tersebut kesimpulannya membungkus tangkai pisang lebih efektif untuk memperlambat proses pematangan buah pisang.

Setelah pisang mencapai tingkat kematangan yang sempurna, simpanlah didalam lemari pendingin. Pisang akan berada pada tingkat kematangan yang sama saat kamu menyimpannya di lemari pendingin. Namun perlu diperthatikan bahwa memasukan pisang yang masih mentah kedalam lemari pendingin menyebabkan pisang tidak akan pernah matang dan hanya akan berubah warna menjadi hitam.

Nah itu dia tadi trik menyimpan buah pisang agar tahan lebih lama.