Seperti yang kita ketahui bersama, pisang merpakan salah satu buah yang sangat mudah matang. Pisang yang terlalu matang biasanya tidak terlalu disukai bahkan jika diolah atau hanya sekedar dijadikan cemilan. Berikut trik sederhana yang dapat kamu lakukan agar pisang tetap segar meski disimpan lebih lama
Sebenarnya kenapa sih pisang bisa cepat matang jika dibandingkan dengan buah lainnya?
Pisang merupakan salah satu buah yang melepaskan gas yang disebut etilen. Etilen adalah hormon tanaman yang dilepaskan dan menyebabkan pematangan buah-buahan termasuk pisang.
Alpukat, tomat, kentang merupakan tanaman yang melepaskan gas etilen saat matang dan harus disimpan secara terpisah dengan buah atau produk lain yang sensitif terhadap etilen seperti bawang dan wortel.
Gas etilen dilepaskan melalui tangkai buah pisang. Trik agar pisang tetap terjaga kesegarannya adalah dengan membungkus bagian tangkai buah pisang untuk menahan keluarnya gas etilen sehingga proses pematan buah dapat berjalan lambat.
Kamu bisa membungkus tangkai buah pisang menggunakan sepotong plastik kecil dan usahakan untuk mengikat plastik dengan erat. Jika plastik tidak bisa menempel dengan erat, coba gunakan karet gelang untuk mengikat bagian luar bungkus plastik.
Terdapat pula spekulasi yang menyatakan bahwa membungkus pisang secara keseluruhan dapat membuat pisang bertahan lebih lama. Namun setelah dilakukan percobaan dengan kedua metode tersebut kesimpulannya membungkus tangkai pisang lebih efektif untuk memperlambat proses pematangan buah pisang.
Setelah pisang mencapai tingkat kematangan yang sempurna, simpanlah didalam lemari pendingin. Pisang akan berada pada tingkat kematangan yang sama saat kamu menyimpannya di lemari pendingin. Namun perlu diperthatikan bahwa memasukan pisang yang masih mentah kedalam lemari pendingin menyebabkan pisang tidak akan pernah matang dan hanya akan berubah warna menjadi hitam.
Nah itu dia tadi trik menyimpan buah pisang agar tahan lebih lama.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Mentan SYL Serahkan Bantuan Pisang dan Program Pertanian di Jeneponto
-
Haru! Pantau CCTV Depan Rumah saat Pergi, Ibu Nangis Lihat Penjual Pisang Setia Menunggu
-
Wow! Arie Kriting dan Arya Saloka Jualan Pisang?
-
Unik, Pohon Pisang di Cianjur Punya Puluhan Tandan dan Panjang 2 Meter
-
Kupas Tuntas Kuliner Keripik Gedebog Pisang
Health
-
Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
Terkini
-
Perebutan Takhta Kruger-Brent dan Ambisi Membunuh di Mistress of the Game
-
4 Skin Tint SPF 40 Lindungi Kulit dari Sinar Matahari agar Cegah Flek Hitam
-
Sinopsis The Crash, Film Dokumenter tentang Kecelakaan Maut yang Gegerkan Amerika Serikat
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S