Eating disorder atau gangguan makan merupakan kecemasan terhadap kondisi psikologis yang menyebabkan kebiasaan makan tidak baik. Eating disorder menjadi permasalahan dalam kesehatan mental yang dapat membahayakan tubuh. Pengidap eating disorder cenderung mengalami kecemasaan terhadap bentuk tubuh, berat badan, dan berlebihan terhadap makanan. Gangguan makan ini akan sangat berbahaya terhadap kondisi psikis seseorang.
Gangguan makan terjadi karena merasa tidak puas dengan bentuk tubuh sehingga memengaruhi pola makan. Pengidap memiliki kebiasaan makan secara berlebihan dan membatasi mengonsumsi makanan. Gangguan makan bila terjadi terus-menerus dapat membahayakan tubuh seperti kekurangan gizi dan nutrisi.
Gangguan makan ini dapat terjadi pada laki-laki dan perempuan. Namun, perempuan dua kali lebih mungkin tekena eating disorder. Hal tersebut terjadi karena pengaruh sosial yang sering kali memberikan citra bahwa cantik harus memiliki tubuh kecil atau ideal.
1. Anorexia Nervosa
Anorexia nervosa merupakan gangguan pola makan yang menyebabkan seseorang memiliki bentuk tubuh sangat kecil. Pengidap anorexia nervosa akan membatasi makanan yang dikonsumsinya.
Bahkan pengidap anorexia nervosa melakukan diet berlebih yang tidak baik bagi tubuh. Hal itu menyebabkan kondisi tubuh yang tidak stabil. Pengidap anorexia nervosa tidak pernah puas dengan bentuk tubuh yang dimiliki. Ia menganggap bahwa makanan yang dikonsumsi akan menyebabkan kenaikan berat badan.
Bulimia nervosa merupakan gangguan pola makan secara berlebih, kemudian dikeluarkan dengan cara dimuntahkan sengaja. Pengidap bulimia nervosa tidak ingin memiliki bentuk tubuh yang berlebih sehingga memuntahkan makanan.
Pengidap bulimia nervosa menggangap bentuk tubuh sesuatu yang harus dijaga dan melakukan apa saja agar tetap stabil. Padahal kondisi mengeluarkan makanan dengan sengaja dapat memperburuk kesehatan tubuh.
3. Binge Eating
Binge Eating merupakan gangguan pola makan dalam jumlah yang sangat banyak, bahkan tidak dapat dikontrol. Pengidap binge eating tidak peduli kelebihan berat badan, cenderung mengonsumsi makanan dengan cepat dan porsi yang banyak. Jika kondisi binge eating dibiarkan secara terus menerus akan menyebabkan kelebihan berat badan atau obesitas.
Cara mengatasi eating disorder
1. Memotivasi Diri Untuk Makan Sehat
Hidup sehat sangat baik dalam membentuk pola makan. Dengan mengonsumsi makanan sehat, dapat memberikan nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh. Memotivasi diri untuk memulai melakukan pola makan sehat sangat penting untuk kualitas hidup, serta kondisi fisik yang sehat.
2. Meningkatkan Kepercayaan Diri
Percaya diri merupakan bagian penting dalam menjalani kehidupan. Terlebih percaya diri terhadap fisik. Dengan meningkatkan kepercayaan diri, akan membuat kita mencintai diri sendiri, terlepas dari bentuk tubuh.
3. Olahraga Teratur
Olahraga dapat menciptakan hidup sehat yang baik bagi kesehatan. Manfaat olahraga sangat baik bagi tubuh. Olahraga teratur dibantu pola makan yang baik, dapat menjaga bentuk tubuh secara sehat tanpa melakukan diet berlebih.
Baca Juga
Artikel Terkait
Health
-
Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
Terkini
-
Taeyang Ajak Kita Semangat Jalani Hidup di Lagu Terbaru, Live Fast Die Slow
-
4 Gaya OOTD Chic ala Park Eun Bin, Cocok buat Ide Daily Office Look
-
Bocoran Xiaomi 17T Pro: Baterai Monster 7.000mAh dan Kamera Leica Siap Guncang Pasar 2026!
-
Eksploitasi Luka Pribadi: Menyoroti Sisi Gelap Tren Sadfishing di Medsos
-
Kala Kota jadi Ruang Sepi: Membaca Antologi Apakah Kota Ini Kamar Tidurku?