Selain menyegarkan, nanas juga menyimpan beragam khasiat yang baik bagi kesehatan, lho. Salah satunya yaitu untuk menjaga kesehatan kulit.
Diketahui dalam 165 gram atau setara dengan 1 cangkir nanas memiliki kandungan 2,3 gram serat, 1 gram protein, 1,7 mg natrium, dan 82,5 kalori.
Hal tersebut berarti kamu mengonsumsi satu cangkir nanas sama halnya telah membantu memenuhi kebutuhan vitamin B, vitamin C, kalium, dan zat besi harian. Selain itu nanas juga memiliki kanungan enzim bromelain.
Merangkum dari Klikdokter dan Alodokter berikut empat manfaat nanas bagi kesehatan kulit.
1. Mecegah Kerusakan pada Kulit
Adanya kandungan vitamin C yang tinggi dalam nanas mempunyai sifat antioksidan yang sangat baik. Kandungan tersebut bermanfaat dalam mencegah dan juga mengurangi kerusakan kulit akibat stres oksidatif.
Biasanya stres oksidatif ini terjadi saat kamu kerap kali terpapar radikal bebas yang berlebih. Misalnya asap rokok, polusi udara, dan makanan yang telah terkontaminasi pestisida.
2. Membuat Wajah Jadi Awet Muda
Usia yang bertambah menjadi salah satu faktor munculnya berbagai tanda penuaan pada wajah, seperti kerutan dan tampak lebih kusam jika tidak rajin dirawat. Namun, kamu tidak perlu kahwatir karena nanas dapat membantu kamu untuk membuat penampilan wajah jadi lebih muda dan glowing.
Khasiat tersebut diperoleh dengan adanya kandungan antioksidan dan vitamin C yang terdapat di dalam nanas. Kandungan tersebut sangat penting dalam perawatan wajah. Karenanya tak perlu heran bila kedua kandungan tersebut sering kali ditemukan pada produk-produk skincare.
3. Menyembuhkan Penyakit Kulit
Adanya kandungan enzim bromelain yang terdapat dalam nanas memiliki sifat antiinflmasi, antibakteri, dan antioksidan yang baik. Kandungan tersebut dapat membantu mempercepat penyembuhan salah satu penyakit kulit, yakni PLC atau Ptyriasis Lichenoides Chronica.
Ptyriasis Lichenoides Chronica merupakan penyakit kulit kronis yang ditandai dengan gejala seperti papula, muncul bintik-bintik kecil, dan kulit bersisik. Dalam sebuah studi menjelaskan bahwa kandungan bromelain dapat digunakan dalam pengobatan PLC ini.
Selain ketiga manfaat di atas, ternyata buah nanas juga dapat membantu mengatasi jerawat, lho. Aktivitas antimikroba yang diperoleh dari enzim bromelain dikethaui mempunyai potensi besar dalam mengatasi permasalahan jerawat.
Enzim tersebut dapat menghambat penyebaran dan pertumbuhkan bakteri penyebab jerawat pada kulit, seperti P.acnes dan S.epidermis.
Demikianlah empat manfaat dari buah nanas yang dapat kamu peroleh untuk kesehatan kulit. Agar kamu mendapatkan hasil yang lebih maksimal, tidak ada salahnya untuk memasukkan nanas dalam menu makanan sehari-hari!
Tag
Baca Juga
-
Suara.com Harus Terus Terbaca hingga Pelosok Nusantara
-
Berkat Suara.com dan Yoursay, Kini Mencari serta Berbagi Informasi Tak Sulit Lagi
-
3 Tips Menghemat saat Bekerja, Pengeluaran Jadi Gak Membengkak
-
Perlu Dicoba! Ini 4 Cara Memulai Usaha Jus Buah supaya Laris
-
3 Cara Jualan Makanan Secara Online, Dijamin Banyak Untungnya!
Artikel Terkait
-
Ritual Mandi Skincare: Pilih Sabun dengan Kandungan yang Menutrisi Kulit
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
Glowing Maksimal di Hari Raya, Ini Rahasia Kulit Sehat dan Terhidrasi
-
4 Rekomendasi Facial Wash Beras untuk Kulit Lebih Halus dan Bercahaya
-
Kontroversi PT Avo Innovation Technology PHK Karyawan Mendadak, Caranya Eksekusi Disorot
Health
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?