Katanya, dunia paling imajinatif dan penuh fantasi itu, ya, di dunia mimpi. Di sana, ada banyak hal yang tidak bisa kita lihat di dunia nyata. Entah sosok-sosok yang sudah pergi duluan, entitas asing, hingga negeri-negeri cantik khas kisah-kisah fantasi. Atau paling apes, ya, mimpi buruk ketika demam atau ketemu dedemit.
Tapi, pernah tidak sih kamu mimpi bangun berulang kali? Kalau iya, mungkin kamu terjebak False Awakening.
Kebangkitan Semu
Melansir laman Dreamstudies, False Awakening atau bangun semu adalah mimpi yang terasa seperti kehidupan nyata. Kamu bakal terbangun dari tempat tidur dan jatuh ke jurang tanpa dasar.
Contoh simpelnya, kamu merasa sudah bangun, melakukan aktivitas sehari-hari, padahal aslinya kamu masih tidur. Atau kamu merasa sudah bangkit dari tempat tidur, dan bangkit terus-terusan dari tempat tidur sampai merasa frustrasi karena mempertanyakan realitas ilusi dan nyata.
Bahaya Tidak Sih False Awakening?
False Awakening memang salah satu gangguan tidur, tapi tidak sejahat insomnia juga, kok. Dia mirip semacam mimpi buruk, yang bisa juga dikendalikan seperti lucid dream. Sayangnya, fenomena ini mampu menimbulkan frustrasi, ketakutan, bahkan memengaruhi aktivitas harian terutama kalau terjadi lima kali berturut-turut.
Di banyak kasus False Awakening, si pemimpi sebenarnya tidak sadar kalau mereka masih terjebak di alam mimpi. Sebab, mereka berpikir sudah melakukan aktivitas rutin, tanpa tahu bahwa itu hanyalah suatu ilusi.
Bagaimana Cara Menghindari False Awakening?
False Awakening memang terdengar seru karena terjebak di alam mimpi tanpa sadar bahwa itu hanyalah ilusi. Padahal, rasanya frustrasi karena mau sekeren apa pun dunia fiksi bernama alam mimpi ini, dunia nyata adalah hal yang harus kita hadapi.
Walau memang, sih, aku menyadari bahwa dunia mimpi adalah destinasi menarik untuk healing dan pelarian dari dunia nyata yang bising. Tapi, merasa bangun berkali-kali dari tempat tidur padahal sejatinya masih tertidur itu asli bikin capek. Jadi, bagaimana cara menghindari False Awakening? Berikut poin-poin yang bisa kamu coba berdasarkan Dreamstudies:
- Olahraga ringan 10 menitan setelah bangun tidur.
- Konsumsi camilan kecil.
- Minum susu hangat.
- Hindari alkohol.
- Bersantai sejenak atau merilekskan diri.
- Kelola stres.
- Jauhi kafein setelah makan siang.
- Tidur yang cukup serta teratur.
Pengalaman Pribadi Terkena False Awakening
Aku sendiri pernah dua kali mengalami False Awakening saat tidur siang di hari libur. Uniknya, fenomena ini selalu terjadi di momen tidur siang, dan di kursi kayu dekat dapur rumah. Kalau tidur siang di kamar malahan tidak masalah.
Barangkali, stres kerjaan turut menjadi faktor False Awakening itu sendiri. Aku mengalami mimpi aneh, yakni terbangun berkali-kali dari kursi kayu. Kemudian berlarian, berjalan, menyeduh mi instan, bermain dengan kucing, bicara dengan keluarga, hingga menjahili adik. Pokoknya melakukan aktivitas harian. Namun, beberapa waktu kemudian ada kesadaran yang muncul bahwa aku bermimpi.
Masalahnya, setelah kesadaran itu muncul, aku malah mendapati diriku lagi-lagi terbangun dari kursi kayu dan kembali menjalani aktivitas lagi. Begitu terus. Berulang kali terbangun, tapi ada secercah kesadaran kalau ini hanyalah alam mimpi.
Gimana rasanya? Capek, frustrasi, putus asa. Berasa waswas. Jangan-jangan aku kenapa-napa?
Apa yang Dilihat di False Awakening?
Dalam rasa capek karena terbangun berkali-kali itu, kadang ada sosok lain yang hadir. Kadang kucing dari antah berantah, kadang juga orang-orang yang mengajak bermain atau berbicara. Walaupun begitu bangun, aku tidak ingat apa isi pembicaraan itu.
Atau kadang melihat diriku sendiri sedang tidur pulas. Hayoloh, tidak ketar-ketir gimana kalau melihat tubuh sendiri begitu?
Namun, biasanya setelah tiga kali ‘terbangun’, aku bakal bangun betulan. Walau tentu saja diikuti rasa panik, frustrasi, dan lelah karena False Awakening tersebut.
False Awakening memang mirip dengan lucid dream, ya. Namun, seringnya kita terjebak tanpa sadar kalau ini masih alam mimpi. Toh, sekeren apa pun alam fantasi mimpi, nyatanya medan tempur kita, ya, di alam nyata. Tidak peduli berbagai hiperbola, kontradiksi, personifikasi, ataupun satire yang mengikuti kehidupan, tetapi di sinilah kita harus berjuang.
So, apakah kamu pernah mengalami False Awakening?
Baca Juga
-
Tertipu Gaya Film Perang Serius, Tropic Thunder Ternyata Satir Komedi Paling Pecah
-
Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi
-
Be Wise: Bagaimana Membaca Menjadi Aplikator Sosial untuk Membaca Karakter Manusia
-
Sangkar Emas dan Romansa Toxic: Membedah Era Revolusioner dalam Drama Blazing Elegance
-
Never-Ending Summer: Drama dengan Opening Bergaya Donghua yang Colorful
Artikel Terkait
-
5 Trik Atur Pola Tidur saat Puasa agar Tak Ngeluh Jam Tidur Terganggu seperti Cut Rizki
-
Viral Cut Rizki Ngeluh Sahur Ganggu Jam Tidur, Padahal Ini 6 Keutamaan Sahur dalam Islam
-
Power Nap Berapa Lama yang Ideal? Disarankan Dokter Tirta Selama Puasa Ramadan
-
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
-
Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'
Health
-
Bukan Tanda Produktif, Ini Harga Mahal yang Dibayar Tubuh Saat Kurang Tidur
-
Tradisi Menginang saat Maulid Nabi dan 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Mulut
-
Sering Lapar Padahal Baru Sarapan? Waspada Efek Roller Coaster Gula Darah
-
Jangan Paksa Tubuhmu: Mengenal Pentingnya Recovery Day dalam Rutinitas Olahraga
-
Jangan Asal Buang ke Selokan! Begini Cara Benar Menyikapi Bangkai Tikus di Jalan Raya
Terkini
-
5 HP Murah dengan Performa Flagship, Nomor 1 Paling Ganas
-
Demi Meninggalkan Jalanan, Ia Menukar Namanya dengan Sebuah Petualangan
-
Bukan Pendakian Biasa, lni Cara Penyembuhan Luka di The Trouble with Heroes
-
Anime Destiny Unchain Online Diumumkan, Angkat Kisah Gamer Jadi Vampir
-
Karhutla Membara, Saham Sawit Melonjak: Kebetulan atau Pertanda?