Kulit tiba-tiba gampang merah, jerawat makin meradang, padahal sudah merasa rajin pakai skincare dan menjaga kebersihan wajah setiap hari? Kondisi tersebut ternyata tidak selalu dipicu oleh produk perawatan, melainkan bisa berkaitan dengan paparan polusi serta pola hidup yang kurang terkontrol.
Kulit pada dasarnya merupakan organ terluar yang setiap hari bersentuhan langsung dengan lingkungan. Artinya, paparan asap kendaraan, debu jalanan, hingga partikel radikal bebas dari udara berpotensi menempel dan memengaruhi kondisi kulit tanpa disadari.
Dokter spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, Sri Awalia Febriana, Sp.DVE, juga menyinggung hal tersebut dalam tayangan di kanal YouTube FK-KMK UGM bersama dr. Tirta. Menurutnya, paparan polusi yang berlangsung terus-menerus tanpa perlindungan dapat memicu inflamasi dan memperburuk kondisi jerawat.
“Yang ketemu sama polutan itu malah paling banyak kan kulit,” ungkapnya dalam tayangan tersebut. Zat toksik dari udara, lanjutnya, dapat menyebabkan iritasi dan reaksi alergi, terutama pada individu dengan kulit sensitif atau skin barrier yang sedang terganggu.
Secara umum, peradangan pada kulit memang bisa dipengaruhi banyak faktor, termasuk respons imun tubuh terhadap paparan luar. Karena itu, kemerahan dan jerawat tidak selalu berkaitan dengan satu jenis makanan atau produk tertentu saja.
Dalam diskusi tersebut juga disampaikan bahwa masyarakat kerap salah fokus ketika gangguan kulit muncul. Alergen dari udara dan lingkungan sekitar justru menjadi salah satu pemicu yang lebih sering ditemui dibandingkan faktor makanan semata.
Di luar paparan lingkungan, pola hidup turut berperan besar dalam menjaga stabilitas kulit. Kurang tidur, stres berkepanjangan, serta konsumsi makanan tinggi gula dan lemak dapat meningkatkan proses inflamasi yang berdampak pada munculnya jerawat maupun kemerahan.
Pola makan ala western diet yang didominasi makanan olahan dan gorengan juga disebut berpotensi memperparah kondisi tersebut. Sebaliknya, konsumsi sayur dan buah segar yang kaya antioksidan dinilai lebih membantu menjaga keseimbangan kulit dari dalam tubuh.
Kebiasaan mencuci wajah pun sering dilakukan secara berlebihan karena panik melihat kondisi kulit memburuk. Padahal, membersihkan wajah cukup dua kali sehari atau setelah benar-benar kotor sudah memadai untuk menjaga kebersihan tanpa merusak skin barrier.
Fenomena self-diagnose di media sosial juga perlu disikapi dengan bijak. Tidak semua kemerahan menandakan penyakit serius seperti autoimun, sehingga pemeriksaan langsung oleh tenaga medis tetap diperlukan sebelum mengambil kesimpulan.
Pada akhirnya, menjaga kesehatan kulit bukan sekadar soal memilih produk yang sedang tren atau viral. Paparan polusi, kualitas tidur, pola makan, hingga manajemen stres menjadi faktor yang saling berkaitan dan perlu diperhatikan secara menyeluruh agar kondisi kulit tetap stabil.
Baca Juga
-
BMW Rilis Vision K18 Concept Bike, Padukan Luxury Bagger dan Nuansa Aviasi
-
Kenapa Orang Rela Antre demi AP x Swatch? Fenomena FOMO dan Budaya Luxury
-
Sisa 1 Hari Lagi, Marapthon Siapkan Konser Closing Besar di Istora Senayan
-
Tak Sekadar Riding, Begundal War Wer Tunjukkan Sisi Positif Komunitas Motor
-
Samsung Kini Jual HP Refurbished Resmi, Harga Flagship Jadi Makin Worth It!
Artikel Terkait
-
4 Physical Sunscreen Niacinamide, Rawat Kulit Sensitif Atasi Bekas Jerawat
-
Rumah Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal: Tren Hunian Pintar Jawab Gaya Hidup Modern
-
4 Hybrid Sunscreen SPF 35, Penyelamat Kulit Berminyak Atasi Jerawat dan PIE
-
5 Cushion yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat untuk Semua Jenis Kulit, Hasil Tidak Dempul
-
Dari Senam Hingga Edukasi Nutrisi: Ini Bukti Gaya Hidup Sehat Sudah Jadi Kebutuhan, Bukan Cuma Tren!
Health
-
Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
Terkini
-
Perebutan Takhta Kruger-Brent dan Ambisi Membunuh di Mistress of the Game
-
4 Skin Tint SPF 40 Lindungi Kulit dari Sinar Matahari agar Cegah Flek Hitam
-
Sinopsis The Crash, Film Dokumenter tentang Kecelakaan Maut yang Gegerkan Amerika Serikat
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S