Hamil bukanlah halangan untuk melakukan beragam aktivitas, terutama olahraga. Jika kondisi kandunganmu dalam keadaan sehat dan tidak ada masalah serius, kamu bisa lho mencoba melakukan olahraga selama masa kehamilan. Olahraga yang aman dilakukan oleh ibu hamil adalah bersepeda. Selain dapat membuat tubuh tetap sehat dan bugar, bersepeda juga dapat meningkatkan mood.
Menyadur dari Alodokter, berikut 5 manfaat bersepeda ketika hamil.
1. Meningkatkan Suasana Hati
Pada umumnya semua jenis olahraga dapat meningkatkan suasana hati, termasuk bersepeda. Hal ini dikarenakan ketika melakukan kegiatan olahraga, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang dapat membantu menghilangkan stres dan meningkatkan perasaan bahagia. Kondisi ibu hamil yang cenderung mood swing dapat diatasi dengan melakukan olahraga bersepeda secara rutin. Dengan melakukan olahraga rutin maka dapat menjaga kesehatan mental ibu hamil.
2. Membuat Tidur Lebih Nyenyak
Sebagian besar ibu hamil tentu mengalami masalah kesulitan untuk tidur. Untuk mengatasinya, ibu hamil bisa melakukan olahraga secara rutin. Dengan olahraga rutin, dapat membantu meredakan stres dan mendapatkan istirahat yang cukup. Karena istirahat yang cukup sangat penting demi kesehatan ibu dan janin.
3. Mendukung Kesehatan Otot dan Sendi
Bersepeda diyakini mampu membantu memperkuat otot paha, betis, kaki, pinggul, perut, lengan, dan bokong. Selain itu, kegiatan bersepeda juga dapat menambah stamina. Sehingga, ibu hamil akan memiliki stamina yang bagus dan bersemangat melakukan aktivitas sehari-hari. Tak hanya itu, ibu hamil juga menjadi lebih siap untuk menantikan proses kelahiran.
4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Olahraga khususnya bersepeda juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Ibu hamil menjadi lebih sehat dan kuat serta tidak mudah sakit. Tentunya juga perlu diimbangi dengan pola hidup sehat dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.
5. Membantu Mengontrol Berat Badan
Selama masa kehamilan, berat badan ibu hamil juga perlu diperhatikan. Umumnya setiap bulan, berat badan ibu hamil akan mengalami kenaikan. Meskipun wajar namun perlu diperhatikan terlebih bagi yang memiliki risiko obesitas. Dengan melakukan olahraga termasuk bersepeda, maka dapat membantu membakar lemak dan meningkatkan metabolisme tubuh. Sehingga berat badan ibu hamil dapat terkontrol dengan baik.
Itulah beberapa manfaat bersepeda ketika hamil. Sebelum memilih untuk melakukan aktivitas olahraga, pastikan terlebih dahulu bahwa kondisi tubuh dan janin dalam kondisi sehat. Konsultasikan dengan dokter juga jika ingin melakukan aktivitas olahraga. Semoga bermanfaat.
Sumber : https://www.alodokter.com/5-manfaat-bersepeda-saat-hamil
Baca Juga
-
Pintu Langit Sky View, Spot Terbaik Menikmati Keindahan Negeri di Atas Awan
-
Taurus hingga Scorpio, 4 Zodiak Ini Sukses Menjalankan Bisnis Keluarganya
-
5 Faktor Penyebab Munculnya Uban di Usia Muda, Bukan Hanya Genetik!
-
5 Tips Merawat Bunga Hias Potong di Vas agar Tetap Segar dan Cantik
-
4 Kebiasaan Buruk yang Dapat Memicu Gigi Sensitif, Segera Hindari!
Artikel Terkait
-
Jarang Olahraga? Coba Cara Ini untuk Bangun Kebiasaan 10.000 Langkah Per Hari
-
20 Alasan Berat Badan Tidak Turun-Turun, Bagaimana Mengatasinya?
-
Calon Bayinya Begerak Aktif di Dalam Perut, Reaksi Aaliyah Massaid Jadi Sorotan
-
Perdana Rayakan Lebaran Bareng Aaliyah Massaid, Postingan Thariq Halilintar Bikin Ngakak
-
Sehat dan Bugar dengan Lari: Gaya Hidup Aktif Perempuan Masa Kini
Health
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?