Akhir-akhir ini masyarakat membincangkan kenaikan harga minyak goreng sawit. Minyak kelapa sawit memang telah menjadi salah satu bahan pangan pokok bagi warga Indonesia.
Minyak goreng kelapa sawit adalah salah satu minyak yang paling banyak diproduksi di dunia. Ini karena minyak sawit sangat serbaguna. Minyak sawit tahan terhadap oksidasi sehingga dapat membuat produk pangan bertahan lebih lama dan tahan terhadap suhu tinggi sehingga cocok untuk menggoreng makanan.
Apa saja 3 manfaat minyak goreng kelapa sawit untuk kesehatan kita? Kandungan nutrisi satu sendok makan minyak kelapa sawit adalah 120 kalori, 14 gram lemak. Selain itu, minyak goreng sawit bermanfaat untuk:
1. Meningkatkan kesehatan otak
Vitamin E yang ditemukan dalam minyak sawit bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan otak. Vitamin E dalam minyak sawit dikenal sebagai tokotrienol. Tokotrienol melindungi jaringan otak dari radikal bebas berbahaya. Tokotrienol lebih efektif daripada antioksidan lainnya.
2. Meningkatkan kesehatan jantung
Sejumlah penelitian yang dikutip WebMD menunjukkan bahwa vitamin E dalam minyak kelapa sawit juga dapat meningkatkan kesehatan jantung. Antioksidan vitamin E yang ditemukan dalam minyak sawit mengurangi atau bahkan menghentikan perkembangan penyakit jantung pada beberapa pasien. Ekstrak minyak sawit kiranya berguna untuk orang yang ingin memelihara kesehatan jantung.
3. Membantu penyerapan vitamin A
Minyak kelapa sawit dapat membantu meningkatkan jumlah vitamin A yang dapat kita serap. Vitamin A penting untuk retina dan kesehatan mata.
Vitamin A adalah vitamin yang larut dalam lemak. Kita membutuhkan lemak dalam diet harian kita untuk menyerap vitamin secara efisien. Menambahkan minyak kelapa sawit ke dalam makanan telah terbukti meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap vitamin A, dan mungkin vitamin lain yang larut dalam lemak.
Meskipun demikian, ada hal penting yang harus kita perhatikan terkait kandungan dalam minyak goreng kelapa sawit.
Minyak sawit yang dipanaskan kembali dapat meningkatkan risiko penyakit jantung seperti aterosklerosis. Jika Anda berisiko terkena penyakit jantung, hindari makan minyak sawit yang dipanaskan ulang atau makanan yang mengandung minyak sawit yang dipanaskan kembali.
Sama seperti bahan pangan lainnya, minyak goreng sawit perlu kita konsumsi secara bijaksana.
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
Health
-
Begadang Demi 'Me Time'? Awas Jeda Palsu yang Bikin Makin Lelah
-
Hobi Ngopi dan Rebahan Habis Makan? Waspada Ancaman GERD yang Kini Mengintai Anak Muda
-
Titik Koma di Ibu Kota: Tempat Semesta Menyelamatkan Kita dari Ketergesaan
-
Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?
-
Sering Mengasihani Diri Sendiri? Jangan-Jangan Kamu Lupa Mengambil Jeda
Terkini
-
Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled
-
Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja
-
Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang
-
Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup
-
Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z