Ansietas atau bisa kita sebut dengan kecemasan adalah suatu kondisi emosional atau pengalaman subyektif seseorang terhadap objek yang baginya tidak jelas dan bersifat spesifik yang diakibatkan oleh kewaspadaan pada suatu bahaya yang memungkinkan seseorang melakukan tindakan untuk menghadapi ancaman.
Menyadur dari Sehatq, penyebab ansietas ada beragam dan banyak banget, tapi penulis ambil beberapa aja yang relate dengan kehidupan sehari-hari:
- Krisis situasional : suatu permasalahan dimana seseorang menghadapi peristiwa yang mendadak, tidak dapat diperkirakan dan tidak dapat dikontrol. Biasanya orang mengalami hal tersebut tidak mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan relasi dan perkuliahan serta persiapan untuk kariernya.
- Krisis maturasional : krisis yang terjadi sebagai respons terhadap transisi dari satu tahap maturasi ke tahap lain dalam siklus kehidupan.
- Khawatir/takut gagal atau disebut dengan atychiphobia adalah suatu perasaan irasional yang terjadi secara terus menerus.
- Disfungsi sistem keluarga : suatu kondisi dimana hubungan anggota keluarga tidak harmonis, tidak jelas atau ikatan emosi antar anggota kurang terjalin dengan baik.
Tanda seseorang mengalami ansietas (anxiety/kecemasan) antara lain :
- Merasa bingung akan situasi yang harus dihadapi
- Merasa khawatir dengan akibat dari kondisi yang dihadapi
- Sulit berkonsentrasi atau fokus dalam melakukan atau mengambil tindakan
- Tampak gelisah
- Tampak tegang
- Sulit tidur
Ansietas (anxienty/kecemasan) tidak hanya terjadi pada orang dengan kondisi fisik sehat lho! Gangguan ini dapat terjadi pada seseorang dengan kondisi fisik lemah, misalnya penyakit kronis progresif (penyakit yang secara alamiah memburuk hingga terjadi kematian), penyakit akut, perencanaan operasi, penyakit neurologis (penyakit yang ada kaitannya dengan sistem persyarafan manusia) serta tahap tumbuh kembang seseorang.
Untuk ansietas ini bisa disembuhkan atau dicegah dengan beberapa hal berikut :
- Melakukan kegiatan yang bersifat tidak kompetitif
Maksud dari pernyataan diatas adalah lakukan kegiatan yang sekiranya tidak ada unsur menang-kalah atau berbondong-bondong untuk mendapatkan hal yang lebih baik.
2. Melakukan kegiatan untuk pengalihan ketegangan
Lakukan tindakan yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi ketegangan saat ansietas ini muncul, misal dengan membaca buku, menonton, olahraga, dll.
3. Melakukan teknik relaksasi
Teknik relaksasi adalah suatu teknik peregangan yang dilakukan untuk mengurangi tanda dan gejala ketidaknyamanan salah satunya kecemasan.
Beberapa teknik yang digunakan untuk teknik relaksasi ini :
- Latihan pernapasan
- Meditasi
- Terapi mendengarkan musik
- Yoga
Berikut hal yang dapat penulis sampaikan. Jika kecemasanmu bertambah buruk saat melakukan cara-cara tersebut atau ada kondisi kesehatan lain yang disebabkan oleh kecemasan, kamu dapat konsultasi ke psikiater atau psikolog agar dapat dilakukan tindakan dengan tepat dengan catatan "JANGAN RAGU UNTUK BERBICARA TENTANG KELUH KESAHMU KEPADA ORANG YANG AHLI PADA BIDANGNYA."
Baca Juga
Artikel Terkait
Health
-
Rahasia Sehat Saat Puasa: Penjelasan Medis Fungsi Mental dan Vitalitas
-
Ngopi saat Sahur, Efektifkah untuk Menjaga Energi Selama Puasa?
-
Hindari Mi Instan, Pilih Telur Dadar Sayur Agar Puasa Tetap Berenergi
-
Bahaya di Balik Keharuman: Mengapa Vape Tetap Menjadi Racun bagi Tubuh?
-
Olahraga Saat Puasa: Mitos, Fakta, dan Panduan dari dr. Tirta
Terkini
-
Menjalin Cinta yang Sehat di Buku Bu, Pantaskah Dia Mendampingiku?
-
Berulangnya Kekerasan Anak: Bukti Negara Absen di Level Daerah?
-
Berapa Jumlah Zakat Fitrah yang Wajib Dibayarkan? Ini Waktu dan Niatnya
-
Kepolisian Jepang Tangkap Produser XG atas Dugaan Kepemilikan Narkotika
-
Pandemi dan Teori Konspirasi di Novel Si Putih Karya Tere Liye