Pemulihan stamina tubuh setelah berolahraga tentunya sangat penting. Maka asupan gizi yang memadai sangat membantu hal tersebut. Asupan gizi yang memadai bisa mengembalikan cadangan energi dan merangsang pertumbuhan otot yang baru karena kerusakan saat melakukan berolahraga.
Setelah berolahraga, nutrisi yang paling dibutuhkan adalah makanan yang mengandung protein, karbohidrat, hingga lemak. Nah, apa saja makanan yang sebaiknya dikonsumsi setelah olahraga sehingga bisa memulihkan tubuh?
Berikut makanan yang dikonsumi setelah olahraga dilansir dari hellosehat.com:
1. Greek Yogurt
Dibanding yogurt pada umumnya, makanan yang satu ini lebih rendah kandungan gulanya sehingga bisa lebih banyak manfaat bagi kesehatan.
Selain itu Greek Yogurt juga mempunyai protein dua kali lebih banyak daripada yogurt biasa. Selain itu hasil fermentasi susu, juga mengandung karbohidrat.
2. Oatmeal
Bagi yang suka berolahraga pada malam hari, oatmeal menjadi pilihan makanan yang tepat untuk memulihkan energi.
Oatmeal bisa membuat tidur menjadi lebih nyenyak. Selain sebagai sumber karbohidrat kompleks, oatmeal tinggi akan kandungan melatonin yang juga disebut hormon tidur.
3. Roti Gandum Utuh
Setelah berolahraga, sebenarnya tidak sembarangan jenis roti yang cocok untuk dikonsumsi setiap orang. Pada Umumnya, roti gandum utuh banyak dipilih memiliki karbohidrat kompleks dan kaya akan kandungan nutrisi.
Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk tubuh cerna sehingga bisa kenyang lebih lama.
4. Telur Rebus
Selanjutnya adalah telur rebus. Telur rebus kaya akan manfaat bagi kesehatan, terutama dari segi kandungan protein yang ada di dalamnya. Protein dalam telur terdapat pada putih dan kuningnya, maka lebih baik mengonsumsi kedua bagian telur ini.
Menurut studi dalam The American Journal Of Clinical Nutrition, makan telur utuh akan merangsang pertumbuhan dan perbaikan otot yang lebih baik daripada makan putih telur saja.
5. Ubi Jalar
Setelah berolahraga, orang sering mengalami kram otot. Keadaan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit tubuh diduga menjadi penyebab kram otot yang muncul secara mendadak.
Selain mencukupi kebutuhan air, makan ubi jalar setelah olahraga bisa mencegah ketidakseimbangan elektrolit yang menyebabkan kram. Selain membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, ubi jalar dapat memelihara fungsi sistem saraf.
6. Alpukat
Buah alpukat memiliki sejumlah keistimewaan, salah satunya memiliki kandungan lemak sehat. Kandungan lemak sehat inilah baik untuk orang yang gemar berolahraga.
Lemak sehat yang ada pada alpukat memang tidak menggantikan energi secara langsung, tapi bisa mengganti cadangan energi tubuh saat berolahraga.
Selain daftar makanan di atas, memperhatikan asupan air selama berolahraga juga sangat penting. Air akan menjaga tubuh tetap terhidrasi serta membantu proses pemulihan tubuh lebih baik setelah berolahraga. Nah, sekarang tidak bingung bukan memulihkan tubuh setelah berolahraga? Selamat mencoba!
Artikel Terkait
-
Apakah Makanan Pedas Bisa Menyebabkan Orang Meninggal Dunia?
-
Aborsi 7 Kali, Ini Alasan Tersangka Simpan Semua Janin Bayi Selama 10 Tahun Dalam Kotak
-
Jadi Korban KDRT, Wanita Ini Curhat Takut Meninggalkan Suaminya
-
Cicipi Aneka Makanan di Supermarket, Wanita Ini Kaget Total Harganya Segini
-
Segudang Manfaat Lari Sore: Kendalikan Gula Darah Hingga Jaga Kesehatan Otak
Health
-
Jangan Asal Lahap! Perhatikan Bahaya Asam Domoat pada Kepiting dan Cumi-Cumi
-
Diam-Diam Mengintai, Infeksi TORCH Bisa Berdampak Sejak Dini pada Janin
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'
-
Waspada Bahaya Abu Vulkanik, Dokter Ini Bagikan 4 Tips untuk Lindungi Diri
Terkini
-
Tazza: The Song of Beelzebub, Balas Dendam Mantan Raja Kasino di Meja Poker
-
5 Eye Serum untuk Atasi Mata Panda, Garis Halus dan Mata Lelah
-
Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak
-
About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!
-
Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier