Penyakit asam urat biasanya diawali dengan keluhan nyeri dan ngilu pada persendian. Jika parah, penyakit asam urat akan menimbulkan bengkak dan peradangan yang sangat menyakitkan. Rasa nyeri dan ngilu di persendian ini timbul sebab penumpukan kristal asam yang menjadi sisa metabolisme purin.
Mayoritas penyakit asam urat berawal dari ginjal yang tidak mampu membuang asam urat secara sempurna melalui urine. Selain itu, penyakit asam urat umumnya memiliki keluhan lain, seperti hipertensi dan diabetes. Dalam jangka panjang, penyakit asam urat akan memicu batu ginjal atau mengakibatkan gagal ginjal. Namun, tidak usah sedih. Penyakit asam urat bisa disembuhkan. Sebab, setiap penyakit pasti ada obatnya.
Berdasarkan sumber buku Herbal Ajaib, S.Wibowo menulis tiga herbal yang mampu atasi penyakit asam urat.
1. Seledri
Zat yang terkandung dalam tanaman seledri antara lain vitamin A, B1, B2, B6, dan vitamin C. Selain itu, seledri juga mengandung komponen gizi yang cukup baik. Kategori baik diberikan pada seledri sebagai sumber kalsium, magnesium, triptofan, zat besi dan fosfor.
Dari hasil penelitian telah ditemukan bahwa seledri mengandung lebih dari 25 macam senyawa antiradang. Di mana radang merupakan salah satu penyebab dari penyakit asam urat. Cara mengonsumsi seledri bagi penderita asam urat, sediakan satu genggam daun dan batang seledri yang telah dicuci bersih, lalu diiris kecil-kecil. Lalu rebus dalam dua gelas air sampai mendidih. Setelah itu, ketika dirasa dingin, saring, kemudian minum sekaligus.
2. Daun Tempuyung
Tanaman obat tempuyung berkhasiat mencegah dan mengatasi asam urat. Di mana adanya senyawa flavonoid dalam tempuyung berperan aktif dalam hal tersebut. Mekanisme kerjanya adalah menghambat kerja enzim xanthine oxidase sehingga pembentukan asam urat terhambat.
Cara mengonsumsinya, siapkan 15 sampai 60 gram daun tempuyung segar, cuci dan rebus dengan air putih sebanyak tiga gelas sampai mendidih. Setelah dingin, saring air rebusan tadi dan minumlah. Konsumsi yang baik itu diminum dua kali dalam satu hari untuk pengobatan, sedangkan cukup diminum satu kali dalam sehari untuk pencegahan.
3. Daun Sendok
Zat yang terkandung dalam daun sendok sangat banyak, seperti plantagluside, n-hentriakontan, beta-si tosterol, asam ursolik, aukubin, plantagin dan lain semacamnya. Zat yang terdapat pada daun sendok tersebut mampu mengatasi penyakit asam urat.
Caranya, siapkan lima lembar daun sendok. Masukkan ke dalam dua gelas air, lalu dijerang sampai mendidih. Setelah dingin, saring dan minumlah. Konsumsi minuman tersebut sekitar dua sampai tiga kali dalam sehari.
Demikianlah tiga herbal yang mudah kita temukan untuk atasi penyakit asam urat. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Murah 2026, Performa Ngebut untuk Jangka Panjang
-
Mengalah Atas Nama Cinta
-
Sony Xperia 1 VIII Segera Hadir: Bawa Desain Ikonik dan Chipset Terkencang
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Acer Iconia iM11: Tablet 5G Rp 4 Jutaan dengan Layar 2K yang Menggoda
Artikel Terkait
-
Daftar Herbal yang Disebut Efektif sebagai Pengobatan Alternatif Diabetes
-
5 Khasiat Jamu Galian Singset, dari Jerawat hingga Keputihan
-
5 Langkah Pencegahan Asam Urat dari Sekarang! Yuk Lakukan!
-
Atasi Penyakit Asam Urat dengan Buah Delima, Berikut Cara Mengonsumsinya
-
Jangan Asal, Begini Tips Memilh Obat Herbal yang Aman
Health
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
Terkini
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel
-
Kedaulatan di Ujung Algoritma: Alasan Saya Stop Mengikuti Rekomendasi FYP
-
Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur