Setiap orang pasti menginginkan kualitas hidup yang baik, terutama kesehatan. Untuk mencapai itu, kamu perlu menjalani pola hidup yang sehat, seperti olahraga, makan makanan bernutrisi, dan lain sebagainya.
Sekarang kita akan membahas tentang tekanan darah tinggi dan lemak darah yang berlebih. Yuk ikuti terus penjelasan berikut, yang dirangkum dari laman hellosehat.com.
Ada banyak faktor yang menjadi penyebab kedua hal tersebut terjadi, seperti pola makan tidak seimbang, kurang berolahraga, konsumsi alkohol berlebihan, dan juga bertambahnya usia.
Nah, jika awalnya hanya tekanan darah tinggi dan lemak berlebih, ini akan membuat hal yang lebih besar seperti stroke. Berbahaya bukan!
Tapi, resiko dari bahaya kondisi tersebut dapat dikurangi dengan menghindari sejumlah kebiasaan berikut.
1. Sukan konsumsi makanan tinggi sodium
Sodium atau juga dikenal dengan garam, merupakan hal yang harus dihindari oleh penderita darah tinggi.
Selain itu, mengurangi natrium dalam makanan dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi tekanan darah tinggi sekitar 5-6 Hg.
Dan sebaliknya, jika konsumsi sodium secara berlebihan dapat berdampak buruk pada tekanan darah.
2. Tidak membatasi asupan karbohidrat, daging, dan lemak
Memang, konsumsi karbohidrat, daging, dan lemak memiliki manfaat tersendiri bagi kesehatan.
Akan tetapi, jika asupan tersebut dipenuhi secara berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan, terutama penderita hipertensi.
Nah, hal tersebut dapat memicu obesitas yang berpengaruh pada tekanan darah tinggi.
3. Kurang mengonsumsi buah-buahan dan sayuran
Buah dan sayuran sangat baik untuk kesehatan tubuh, sehingga sangat baik untuk membantu mengatasi ragam masalah pada kesehatan.
Contohnya saja, kalium adalah salah satu kandungan dalam buah dan sayuran yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
4. Tidak rutin beraktivitas fisik
Beraktivitas fisik atau juga berolahraga. Aktivitas ini berkaitan erat dengan kondisi tubuh penderita darah tinggi.
Mungkin kamu bisa mulai dari hal yang sederhana, misalnya latihan aerobik, seperti jalan kaki, jogging, bersepeda, dan juga renang.
Nah, itulah tadi sejumlah penjelasan mengenai tekanan darah tinggi. Semoga kalian selalu diberi kesehatan.
Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
Real Madrid Tertarik Datangkan Kai Havertz dari Chelsea! Akankah Terjadi?
-
6 Manfaat Buah Delima bagi Kesehatan, Salah Satunya Kesehatan Otak!
-
6 Manfaat Oatmeal, Menu Sarapan yang Lagi Tren!
-
4 Manfaat Kopi Luwak untuk Kesehatan, Lebih Sehat dari Kopi Biasa?
-
4 Ciri-Ciri Orang Jujur yang Mudah Dikenali!
Artikel Terkait
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
BPOM Indonesia: Peran, Tugas, dan Kontribusinya dalam Menjaga Kesehatan Masyarakat
-
7 Manfaat Kesehatan Mengejutkan dari Membaca Buku Setiap Hari
-
5 Teknik Psikoterapi untuk Menangani Gangguan Mental, Ciptakan Coping Mechanism Sehat
-
Kerikil Kecil, Dampak Besar: Waspadai Ban Mobil Anda Agar Tak Celaka
Health
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?