Sindrom Gardner atau Gardner syndrome pasti masih terdengar asing. Ternyata sindrom ini adalah penyakit yang langka, lho! menurut dr. Andreas Wilson Setiawan dalam tinjauan hellosehat.com, sindrom ini muncul dengan ciri-ciri timbulnya polip atau jaringan abnormal pada area saluran pencernaan, tepatnya di daerah usus besar dan rektum atau kolorektal.
Perlu diketahui, sindrom ini muncul karena kelainan genetik. Oleh sebab itu, kondisi ini tergolong penyakit bawaan sehingga sudah ada sejak lahir.
Kemudian dr. Andreas Wilson Setiawan menuturkan bahwa jaringan abnormal yang muncul lama-lama akan berkembang menjadi tumor. Apabila dibiarkan, tumor akan berubah menjadi ganas dan akan menimbulkan kanker. Yang lebih parahnya lagi, pasien akan menderita kanker kolorektal, kanker pankreas, dan kanker liver.
Tapi ternyata penyakit ini jarang ditemukan di daerah Asia. Dikutip dari sebuah buku yang berjudul Gardner Syndrome, yang dimuat dalam hellosehat.com, telah ditemukan hanya ada satu dari sejuta orang yang mengidap sindrom Gardner di negara Amerika Serikat.
Penyakit ini termasuk pada kategori familial adenomatous poliposis (FAP) atau kondisi genetik yang menyebabkan tumbuhnya tumor pada usus besar.
Apa Penyebab Terjadinya Sindrom Gardner?
Mengutip dari dr. Verury Verona Handayani dalam halodoc.com, penyebab paling memungkinkan terjadi adalah memang disebabkan karena kelainan genetik.
dr. Andreas Wilson Setiawan menjelaskan bahwa kelainan ini muncul dikarenakan mutasi gen adenomatous polyposis coli atau APC pada kromosom 5q22. Gen ini berperan dalam menekan pembelahan sel dan menghambat munculnya tumor.
Kondisi kelainan gen ini akan berdampak pada sel tumbuh tak terkendali. Dengan demikian, situasi ini akan memicu munculnya polip. Hingga pada akhirnya, polip ini akan menjadi tumor dan mengganas menjadi sel kanker.
Karena ini merupakan kelainan genetik, sindrom Gardner bisa diturunkan melalui orang tua. Dr. Andreas Wilson Setiawan meninjau jenis kelainan genetik pada sindrom ini disebut sebagai autosomal dominan.
Informasi lebih lanjut, autosomal dominan adalah kelainan genetik yang bisa diwariskan hanya karena satu salinan gen atau dari salah satu orang tua saja.
Jadi, bila salah satu orang tua kamu mengidap sindrom ini, kemungkinan mereka akan mewariskan gen ini kepada dirimu sebesar 50%
Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika mengecek kondisi dalam tubuhmu terutama pada bagian usus sedini mungkin.
Tag
Baca Juga
-
7 Fakta tentang Diplopia, Gangguan Mata yang Melihat Dua Bayangan dalam Satu Objek
-
5 Alasan Kuat Perempuan Harus Berpendidikan Tinggi, Terus Kejar Impianmu!
-
6 Tanda Bahwa Kamu Egois terhadap Pasanganmu, Coba Hindari!
-
6 Hobi Ini Bisa Mendatangkan Cuan yang Melimpah, Apa Saja?
-
5 Zodiak Paling Malas, Apakah Kamu Termasuk?
Artikel Terkait
Health
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
-
Anxiety Tidak Berbahaya, Itu Tandanya Sistem Tubuhmu Sedang Update
Terkini
-
4 Rekomendasi Sheet Mask Witch Hazel untuk Atasi Pori-Pori Besar dan Jerawat
-
Ulasan Novel Beauty Case, Membedah Obsesi Standar Kecantikan bagi Perempuan
-
4 Low pH Cleanser Panthenol Rp30 Ribuan, Perkuat Skin Barrier Kulit Kering
-
Di Balik Centang Biru: Kecemasan Baru dalam Komunikasi
-
Review Film Monster: Refleksi Diri tentang Prasangka Kita pada Orang Lain