Tidak sedikit orang yang menahan kentut di ruang publik atau saat berkumpul dengan banyak orang karena malu dan takut dengan baunya. Namun ternyata dengan melakukan itu, kamu bisa berisiko yang membahayakan kesehatanmu.
Merangkum The Healthy, berikut adalah 4 bahaya menahan buang angin bagi kesehatan.
1. Rasa Nyeri
Mungkin efek samping yang paling umum dari menahan kentut adalah peningkatan tekanan di usus kamu yang bisa menjadi menyakitkan. Ini dapat dimulai dari nyeri ringan hingga nyeri yang sakit menusuk. Jadi, kalau kamu sedang ingin buang ingin lebih baik langsung dilepaskan. Bahaya sekali jika ususmu sakit dan infeksi. Bisa-bisa kamu nanti berakhir di ruang operasi. Jika kamu sudah merasakan nyeri dalam waktu yang lama, lebih baik ke dokter untuk melakukan konsultasi agar bisa dengan cepat ditangani.
2. Kembung
Kembung terjadi ketika gas terperangkap di dalam ususmu, membuat perutmu buncit. Tidak hanya dapat membuatmu terlihat hamil beberapa bulan, tetapi juga dapat membuat kamu merasa tidak nyaman dalam berpakaian dan tidak percaya diri. Untuk itu lebih baik dilepaskan terlebih dahulu. Jangan sampai angin itu mengendap terlalu lama di dalam perutmu. Untuk mengeluarkannya mungkin kamu bisa berjalan santai dan memberikan pijatan kecil yang mengarah ke bawah agar angin bisa keluar.
3. Sendawa Berlebihan
Terkadang kentut seolah-olah hilang dengan sendirinya. Ini karena tubuh kamu dapat menyerap kembali gas, setidaknya untuk sementara. Namun mereka akan menemukan jalan keluar, jika tidak melalui perut kembung maka melalui sendawa atau dihembuskan dalam napasmu , menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Digestive Diseases and Sciences. Jadi, benar adanya buang angin bisa dikeluarkan melalui mulut dengan bersendawa.
4. Divertikulitis
Kebiasaan menahan gas secara berulang dapat meningkatkan risiko divertikulitis. Itu adalah suatu kondisi yang melemahkan di mana kantong di saluran pencernaan, biasanya di usus besar, terinfeksi dan bisa menyebabkan nyeri, muntah, sembelit, atau nyeri perut.
Untuk pengobatannya bisa dengan istirahat, diet rendah serat atau cairan, dan antibiotik. Kasus yang parah mungkin memerlukan rawat inap dan pembedahan. Dokter mungkin menganjurkan diet tinggi serat setelah pemulihan untuk mencegah serangan di waktu mendatang.
Itulah empat bahaya menahan buang angin bagi kesehatan. Semoga informasi di atas bisa membuatmu memiliki kebiasaan yang sehat dan mencegah hal di atas terjadi.
Baca Juga
-
5 Tanda Tidak Bahagia secara Diam-Diam dan Tak Mengakuinya, Pernah Menyadarinya?
-
6 Kesalahan yang Harus Dilakukan agar Lebih Kuat Jalani Hidup
-
5 Tanda Orang Tidak Terkoneksi dengan Diri Sendiri
-
Tampak Sangar, 4 Karakter Anime Ini Ternyata Diam-diam Baik
-
3 Anime Shonen yang Membunuh Karakter Terbaiknya
Artikel Terkait
-
Para Istri saat Berhubungan Intim Pernah Alami Kentut Vagina, Kira-kira Normal atau Tidak Ya?
-
Kenapa Kentut Tak Berbunyi Lebih Bau Dibanding yang Berbunyi? Ini Penjelasan Ahli
-
Studi Sebut "Kentut" Bisa Perkuat Hubungan
-
Ternyata Ini Manfaat Kentut di Hadapan Pasangan, Kapan Boleh Mulai Melakukannya?
-
Lezatnya Nasi Kentut, Kuliner Unik Khas Medan yang Kaya Manfaat dan Filosofi
Health
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang
-
Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara