Gangguan depersonalisasi adalah gangguan yang dialami oleh seseorang, yang memiliki perasaan bahwa ia telah keluar dari tubuhnya. ia juga merasa apa yang terjadi di sekitarnya tidaklah nyata. Orang dengan gangguan ini seringkali menjelaskan bahwa mereka merasa seperti hidup di luar tubuh mereka sendiri dan hal tersebut sangat mirip dengan mimpi. Gangguan depersonalisasi dapat terjadi akibat stres atau trauma, faktor lingkungan, dan gejala dari gangguan kesehatan mental seperti skizofrenia.
Dikutip dari laman Awareness Act, berikut 5 tanda yang menunjukkan seseorang dengan gangguan depersonalisasi:
1. Merasa seperti mengalami pengalaman keluar dari tubuh
Bagi orang yang mengalami gangguan depersonalisasi mereka akan memiliki perasaan bahwa mereka berada di luar tubuh mereka dan seringkali memandang rendah diri mereka sendiri. Mereka menyakini bahwa pengalaman tersebut bukanlah sebuah mimpi, meskipun terasa mirip seperti mimpi.
2. Merasa kekurangan identitas diri
Orang dengan gangguan depersonalisasi akan merasa kekurangan identitas diri. Mereka merasa bahwa diri mereka terus berubah-ubah sehingga tidak memiliki identitas yang pasti terhadap diri mereka. Hal ini kemudian menyebabkan mereka sering tidak mengenal diri mereka sendiri, bahkan membuat mereka merasa diri mereka tidaklah nyata untuk mendapatkan sebuah identitas diri.
3. Merasa kehilangan waktu
Karena memiliki perasaan yang tidak nyata akibat gangguan depersonalisasi, menyebabkan orang dengan gangguan ini merasa telah kehilangan banyak waktu. Mereka akan merasa bahwa waktu berlalu dengan cepat dan melewatkan hal-hal penting yang terjadi dalam waktu tertentu.
4. Merasa dikendalikan
Orang dengan gangguan depersonalisasi merasa bahwa hidup dan perasaan mereka telah dikendalikan oleh sesuatu yang sulit mereka pahami. Mereka melakukan sesuatu, tapi merasa kosong ketika hal itu terjadi.
5. Merasa tidak nyata
Tanda yang umum terjadi pada seseorang dengan gangguan depersonalisasi adalah sensasi bahwa mereka tidak nyata. Mereka meyakini bahwa mereka tidaklah nyata, sehingga tak jarang orang dengan gangguan ini sering menemui dokter untuk memeriksa apakah mereka benar nyata atau tidak.
Demikian 5 tanda seseorang yang mengalami gangguan depersonalisasi.
Video yang mungkin Anda suka:
Baca Juga
-
(G)I-DLE Pecahkan Rekor Grup dengan Pre-Order Mini Album 'I Feel' Melebihi 1,1 Juta Copy
-
Kunjungi Jun Beom, Karina dan Winter aespa Kesulitan Memakai Gendongan Bayi
-
Kembali Dapat Kritik, Kali Ini Drama Korea Doctor Cha Tuai Protes Keras dari Pasien Pengidap Crohn
-
Boy Group INFINITE Mengejutkan Penggemar dengan Perayaan 13 Tahun Debut
-
Jeon So Min Ungkapkan Kasih Sayang, Jawaban Yoo Jae Suk Undang Tawa
Artikel Terkait
-
Rudolf Tobing Diduga Idap Gangguan Jiwa, Bisa Bebas dari Pidana Pembunuhan
-
Inilah Daftar 133 Produk Nama Obat Sirup Teruji Tak Gunakan Satupun dari Empat Bahan Pelarut
-
Waspada! Bahaya Paparan Internet Dapat Pengaruhi Kesehatan Mental Anak
-
Paparan Internet Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental Anak, Orang Tua Harus Mengawasi
Health
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih
Terkini
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri