Seorang individu cenderung mengalami tingkat kewaspadaan yang berbeda dari satu hari ke hari lainnya, sementara juga berbeda dari individu lain dalam rata-rata tingkat kewaspadaan hariannya.
Mengutip Medical News Today, sebuah studi longitudinal baru-baru ini menunjukkan bahwa profil tidur malam sebelumnya, aktivitas fisik pada hari sebelumnya, dan komposisi gizi sarapan dikaitkan dengan variasi harian dalam tingkat kewaspadaan pagi seseorang.
Baca Juga: 5 Manfaat Mengonsumsi Infused Water Lemon bagi Tubuh, Bisa Menurunkan Berat Badan
Studi tersebut juga menemukan bahwa faktor non-gentik, termasuk suasana hati, kualitas tidur, usia dan frekuensi asupan makanan harian, memprediksi perbedaan kelelahan atau tidak berenergi di pagi hari diantara individu. Berikut 3 faktor yang menyebabkan seseorang sering lelah di pagi hari.
1. Durasi tidur dan aktivitas fisik
Para peneliti memeriksa dampak dari empat faktor yang ditentukan. Mereka menilai dampak profil tidur malam sebelumnya, komposisi gizi sarapan, dan kadar gula darah setelah sarapan terhadap penurunan kesadaran saat pagi.
Berdasarkan penelitiannya, secara khusus ketika seseorang tidur lebih lama dari biasanya atau bangun lebih lambat dari waktu biasanya, mereka cenderung menunjukkan tingkat lelah yang lebih tinggi keesokan paginya. Adanya tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi pada hari sebelumnya juga dikaitkan dengan peningkatan lelah di pagi hari.
Hanya tingkat aktivitas fisik selama 10 jam paling aktif di hari sebelumnya yang berkorelasi positif dengan tingkat penurunan kesadaran saat pagi. Sebaliknya, aktivitas fisik pada malam hari dikaitkan dengan kelelahan pagi yang lebih rendah.
Baca Juga: Simak Bahaya HFCS yang Tersembuyi dalam Makanan dan Minuman Kemasan
2. Makan pagi dan nutrisi
Para peneliti kemudian meneliti dampak komposisi makronutrien sarapan terhadap kelelahan yang terjadi di pagi hari. Peneliti membandingkan tingkat energi peserta setelah mengonsumsi masing-masing makanan ini dengan setelah mengonsumsi korbohidrat dan protein tingkat sedang.
Menurut hasil penelitian tersebut, diantara makanan yang dikonsumsi sehari-hari berbeda yang diberikan kepada para peserta yang mengonsumsi sarapan tinggi karbohidrat.
Orang yang mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang tinggi akan cenderung lebih merasa lelah daripada makanan lain.
Sebaliknya, sarapan berprotein tinggi dikaitkan dengan tingkat energi di pagi hari yang lebih rendah daripada makanan lain. Adanya perubahan kadar glukosa (gula) darah setelah konsumsi sarapan memengaruhi tingkat energi di pagi hari.
Baca Juga: 5 Makanan Ini Harus Dihindari bagi yang Mengalami Tekanan Darah Rendah
3. Perbedaan antar individu
Para peneliti telah menemukan bahwa suasana hari yang positif, usia yang lebih tua, frekuensi makan yang lebih rendah di siang hari, dan kualitas tidur yang lebih baik merupakan prediktor tingkat energi harian rata-rata individu.
Selain itu, hasil penelitian juga menjelaskan bahwa faktor genetik memiliki dampak kecil pada kelelahan yang sering dialami pada pagi hari.
Itulah alasan kenapa sering kelelahan di pagi hari.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Awas! Aktivitas Gunung Semeru Masih Berbahaya, Terjadi Erupsi Setiap Hari
-
Penyebab Lord Rangga Meninggal, Ternyata Ini Pemicunya
-
Eks Petinggi Sunda Empire Lord Rangga Meninggal Karena Kelelahan, Memang Bisa Ya?
-
Sebelum Meninggal Dunia, Lord Rangga Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit karena Kelelahan
-
Tegas! Gubernur Jabar dan Polisi Minta Masyarakat Tak Sebarkan Video Atau Foto Pelaku Diduga Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar
Health
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
Terkini
-
Pocong yang Membesar sambil Menyeringai Gila di Kebun Pisang
-
Raja Antioksidan! 4 Masker Astaxanthin untuk Lawan Penuaan dan Flek Hitam
-
Teach You a Lesson Rilis Jadwal Tayang, Drama Aksi Terbaru Berlatar Sekolah
-
Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge
-
Bosan Desain TWS Itu-itu Aja? Realme Buds T500 Pro Bawa Desain Kotak Permen