Seperti yang kita ketahui, pada saat wanita sedang hamil maka ada banyak sekali hal yang menjadi pantangan dan larangan. Selain itu, ibu hamil juga diharuskan untuk lebih berhati-hati dalam kesehariannya. Hal ini bertujuan agar kesehatan ibu dan janin lebih terjaga. Tak hanya menghindari aktivitas berat, ternyata ibu hamil juga harus menghindari beberapa jenis makanan yang sekiranya bisa mengganggu kesehatan ibu dan janin.
Lalu apa saja makanan yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil? Dilansir dari alodokter.com berikut adalah 4 makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil.
1. Alkohol
Alkohol menjadi salah satu minuman yang sangat dilarang untuk dikonsumsi oleh wanita yang sedang hamil. Alkohol yang dikonsumsi meskipun hanya dalam jumlah sedikit, dapat berpotensi menggangu perkembangan janin. Tak hanya itu, konsekuensi lain yang bisa terjadi adalah mnimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan seperti misalnya fetal alcohol syndrome. Dampak yang paling fatal dari alkohol adalah meningkatkan potensi keguguran.
2. Jeroan
Tak banyak orang yang tahu jika jeroan yang memiliki rasa lezat ini tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan oleh ibu hamil.
Ibu hamil sebaiknya menahan nafsunya untuk mengkonsumsi jeroan. Namun jika tak sanggup menahan nafsu dan benar-benar ingin memakannya, batas maksimal yang dianjurkan oleh dokter adalah seminggu sekali dengan porsi secukupunya saja.
BACA JUGA: Amanda Manopo Pamit, Bagaimana Kelanjutan Sinetron 'Ikatan Cinta'?
Jika lebih dari itu maka harus siap untuk menanggung risikonya, karena terlalu banyak mengkonsumsi jeroan dapat menggangu pertumbuhan janin serta dapat menimbulkan gangguan hati pada ibu hamil.
3. Makanan laut bermerkuri tinggi
Berbagai jenis ikan laut yang mengandung merkuri tinggi sangat berbahaya dikonsumsi oleh ibu hamil. Terlalu banyak kandungan merkuri yang masuk ke dalam tubuh akan memberikan gangguan kesetan kepada ibu hamil beserta janinnya.
Merkuri dapat menyebabkan ibu hamil mengalami gangguan saraf, ginjal, dan sistem kekebalan tubuh. Sedangkan masalah yang dapat ditumbulkan merkuri bagi janin adalah gangguan pertumbuhan atau bahkan cacat fisik. Beberapa contoh ikan laut yang mengandung merkuri tinggi diantaranya adalah ikan todak, tenggiri, hiu, tuna, dan kerang.
BACA JUGA: Foto Syahrini Ini yang Buat Malu Keluarga Reino Barack
4. Kafein
Kafein adalah suatu zat yang banyak terdapat dalam kopi dan coklat. Dikonsumsi dalam jumlah wajar memang boleh-boleh saja. Namun jika dikonsumsi berlebihan akan berdampak buruk bagi bumil dan janin. Kafein bisa mengganggu perkembangan janin dan bahkan berpotensi menyebabkan kguguran.
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Baca Juga
-
4 Platform Jual Foto Online Terbaik di Tahun 2024, Bisa Menambah Penghasilan!
-
6 Cara Meningkatkan Kualitas Hubungan Pertemanan, Terapkan!
-
Bikin Sakit Hati, 6 Dampak Negatif Membandingkan Pasangan dengan Orang Lain
-
5 Kebiasaan yang Bikin Sneakers Kamu Cepat Rusak, Hindari!
-
5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Menggunakan Pinjol, Jangan Sembarangan!
Artikel Terkait
-
Daftar 3 Suplemen Vitamin yang Bisa Ganggu Kesehatan Usus, Apa Saja?
-
'You Are What You Eat': Merayakan Hari Kesehatan Dunia dengan Pola Makan Seimbang
-
Restoran Cepat Saji di AS Banyak Alami Kerugian, Imbas Dukung Israel?
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
BPOM Indonesia: Peran, Tugas, dan Kontribusinya dalam Menjaga Kesehatan Masyarakat
Health
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Terkini
-
Jadi Penulis Itu Pilihan, Bukan Pelarian
-
Review Film Holland: Misteri yang Gagal Mengembang dan Meledak
-
4 Drama dan Film China Garapan Sutradara Guo Jingming, Semuanya Booming!
-
Sentilan Luhut dan Demokrasi Sopan Santun: Ketika Kritik Dianggap Ancaman
-
Bisnis Musiman Pasca-Lebaran: Peluang yang Masih Bisa Digali