Musim hujan sudah memasuki puncaknya, intensitas hujan yang lebih sering turun menyebabkan hawa menjadi dingin dan lembab. Banyak penyakit yang muncul akibat musim hujan seperti sekarang. Sebut saja diare, flu, batuk, asma dan lain sebagainya.
Salah satu kondisi tubuh tidak fit yang sering muncul yaitu masuk angin. Walau tidak ada istilah medis yang mewakili kondisi masuk angin tersebut, namun kondisi ini cukup sering terjadi di Indonesia.
Ketika badan terasa tidak enak, flu, mual, perut kembung, sering buang angin, sendawa, hingga lemas bisa menjadi indikator seseorang masuk angin.
BACA JUGA: Masuk Angin? Ini 5 Manfaat Kerokan dari Sisi Medis
Lalu bagaimana cara mencegah masuk angin saat musim hujan seperti sekarang? Melansir dari Honest Docs berikut tips yang bisa dilakukan.
1. Gunakan tutup kepala dan pakaian tebal
Cuaca dingin akibat musim hujan mengharuskan kita untuk melindungi suhu tubuh dan menutup kepala agar tetap terlindung dari hujan yang sering turun. Pakaian tebal, jas hujan, dan payung harus selalu ada di tas Anda.
2. Jaga kebersihan diri
Mencuci tangan sebelum makan bisa menghindari virus yang masuk ke dalam tubuh. Biasakan mencuci tangan sebelum Anda makan, sehabis memegang uang, ataupun sehabis memegang binatang peliharaan. Siapkan juga hand sanitizer dan tisu basah jika Anda sulit menemukan air di sekitar Anda.
3. Jangan biarkan perut kosong
Sarapan menjadi hal utama sebelum beraktivitas, selain itu makan tepat waktu juga bisa menghindari peningkatan gas lambung akibat perut kosong yang bisa menyebabkan masuk angin.
BACA JUGA: 5 Penyakit Berbahaya yang Sering Dianggap Cuma Masuk Angin
4. Istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi
Kurang tidur bisa menyebabkan turunnya metabolisme hingga tubuh mudah terserang penyakit, selain itu perhatikan makanan yang mengandung vitamin C dan E yang bisa meningkatkan imun sehingga bisa mencegah masuk angin.
5. Memasang humidifier
Humidifier mampu menjaga udara agar tetap lembab, mengutip dari Hello Sehat, sebuah studi jurnal National Academy of Sciences memaparkan bahwa virus dapat hidup lebih lama di ruangan yang tingkat kelembaban udaranya rendah. Karena itu memasang humidifier dapat menjadi langkah pencegahan berkembangnya virus.
Musim hujan yang tengah berlangsung saat ini harus disikapi secara bijak dengan menjaga kondisi tubuh dengan makan-makanan bergizi dan minum-minuman herbal yang bisa membantu menjaga imunitas tubuh. Jangan lupa perbanyak minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi. Selamat mencoba!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kecewa dengan 'The Last House'? Ini 6 Film Thriller Survival yang Jauh Lebih Mencekam!
-
4 Kuliner Hidden Gem Sekitaran Depok, Murah, Enak, dan Bikin Ketagihan
-
Dont Say Good Luck: Kisah Remaja Dihadapkan Antara Mimpi atau Keluarga
-
Sinopsis Your Mother Your Mother Your Mother, Angkat Kisah Pembunuh Bayaran
-
Niat Curhat ke Sahabat untuk Cari Ketenangan, Ujungnya Malah Jadi Adu Nasib
Artikel Terkait
-
4 Olahraga yang Bisa Dilakukan di Dalam Rumah saat Musim Hujan, Wajib Coba!
-
Rumah Rentan Rusak di Musim Hujan, Lakukan 3 Langkah Ini untuk Jaga Aset Anda
-
Penyakit-penyakit yang Bisa Disembuhkan Dengan Bercinta
-
Ini Update 5 Pemain Timnas Prancis yang Dikabarkan Jatuh Sakit Jelang Final Piala Dunia 2022
-
Apa Itu Flu Unta yang Mengancam Timnas Prancis? Lebih Mematikan dari Covid-19!
Health
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
Terkini
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti
-
4 Facial Wash Anti-Aging Rawat Elastisitas Kulit, Harga Murah Rp30 Ribuan
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?