Berhenti merokok bukanlah suatu hal yang mudah, terutama bagi perokok berat. Efek candu yang ada dalam kandungan rokok membuat para perokok tak bisa jauh-jauh darinya.
Banyak sekali orang yang sebenarnya ingin sekali berhenti merokok karena alasan kesehatan atau lainnya, namun hal itu tidak bisa terwujud dengan mudah.
Meski begitu, hal ini tidaklah mustahil jika anda mempunyai tekad yang kuat untuk berusaha berhenti merokok dan mau bersabar dalam menjalaninya.
BACA JUGA: 4 Fakta tentang Anak Kembar, Ternyata Tak Harus Lahir Barengan, Benarkah?
Berikut adalah 5 tips yang bisa anda lakukan agar bisa berhenti merokok sebagaimana dikutip dari alodokter.com
1. Mengendalikan stres
Ketika anda sedang stres cobalah untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan, seperti jalan-jalan, mendengarkan musik, atau terapi pijat. Kebanyakan orang ketika mengalami stres suka sekali merokok.
Bukan tanpa alasan, merokok memang dapat memberikan efek relaksasi berkat adanya kandungan nikotin.
2. Melakukan terapi pengganti nikotin
Tujuan utama dari terapi ini adalah untuk mengatasi rasa stres dan meredakan gejala putus obat yang sering dialami seseorang ketika berhenti merokok.
Hal yang bisa dilakukan adalah mengubah kebiasaan merokok dengan media lain seperti permen karet, tablet hisap, inhaler, atau semprotan hidung.
BACA JUGA: 5 Mitos tentang Penyakit Stroke yang Dipercaya Masyarakat, Begini Faktanya!
3. Terapi perilaku
Hal yang perlu anda lakukan adalah konseling dengan psikolog untuk membantu mengidentifikasi faktor pemicu kebiasaan merokok anda.
Kemudian psikolog akan memberikan solusi terbaik tentang cara untuk berhenti merokok yang paling sesuai dengan kondisi anda.
Untuk hasil terbaik, terapi ini dapat dipadukan dengan terapi pengganti nikotin dan juga obat-obatan yang dianjurkan oleh dokter.
BACA JUGA: 4 Tips agar Tidak Mudah Lelah dan Bosan Ketika Berolahraga
4. Hipnoterapi
Alternatif lain yang bisa anda coba adalah hipnoterapi. Dari namanya kita sudah bisa sedikit mendapatkan gambaran. Ya, benar sekali cara ini adalah semacam hipnotis. Anda akan diberikan semacam sugesti agar tidak merokok lagi.
Belum bisa dipastikan seberapa efektif metode ini, namun tidak ada salahnya untuk anda coba. Faktanya sebagian orang mengaku bahwa mereka berhasil menjauhkan rokok dari kehidupannya karena mencoba metode hipnoterapi.
5. Meminta dukungan dari keluarga dan teman
Lingkungan adalah faktor yang teramat penting dalam mempengaruhi seseorang untuk merokok.
Fakta yang sering saya temukan adalah para laki-laki rela berhenti merokok jika diminta oleh kekasihnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jangan Buru-Buru Resign, Pertimbangkan Dulu 4 Hal ini!
-
4 Platform Jual Foto Online Terbaik di Tahun 2024, Bisa Menambah Penghasilan!
-
6 Cara Meningkatkan Kualitas Hubungan Pertemanan, Terapkan!
-
Bikin Sakit Hati, 6 Dampak Negatif Membandingkan Pasangan dengan Orang Lain
-
5 Kebiasaan yang Bikin Sneakers Kamu Cepat Rusak, Hindari!
Artikel Terkait
-
5 Manfaat Kulit Coklat Bagi Kesehatan Tubuh, Simak!
-
5 Mitos tentang Penyakit Stroke yang Dipercaya Masyarakat, Begini Faktanya!
-
Viral Makanan Nasi Minyak, Kenali Bahaya Kesehatan Jika Terlalu Banyak Mengonsumsinya
-
Kondisi Ibu Eny Semakin Membaik, Sekarang Tiko Tunggu Kabar Ini dari Rumah Sakit
-
Simak Makanan Khas Imlek, Salad Yu Sheng yang Ternyata Banyak Manfaatnya
Health
-
Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
Terkini
-
Drama Spring Fever, Drama Romcom yang Memberikan Banyak Pelajaran Kehidupan
-
Stylish buat Traveling, Intip 4 Ide OOTD Warna Hitam ala Kazuha LE SSERAFIM
-
Tayang 2027, Anime GATE 2 Rilis Key Visual Baru dan Proyek Lagu Penutup
-
Menanam Cahaya di Negeri Kelelawar
-
4 Tone Up Cream SPF 50 untuk Wajah Glowing dan Terproteksi ala Eonni Korea