Beberapa tahun belakangan di negara Indonesia banyak sekali dilanda penyakit serius yang tidak segan memakan korban. Sebut saja Covid-19, gagal ginjal pada anak, polio, dan belum lama ini ditemukan adanya ancaman penyakit demam keong yang melanda Sulawesi Tengah.
Dilansir dari Halodoc, demam keong atau schistosomiasis adalah penyakit yang berasal dari infeksi cacing parasit yang berasal dari keong atau siput air.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melaporkan setidaknya ada sekitar 200 orang lebih yang dikabarkan terjangkit demam keong tersebut. Kabupaten Poso dan Sigi adalah dua daerah yang menjadi lokasi penyakit endemik tersebut.
BACA JUGA: Ratusan Orang Terpapar, Ini 4 Fakta Demam Keong yang Mewabah di Sulteng
Menguti dari Halodoc, berikut adalah fakta-fakta demam keong yang harus diwaspadai.
1. Penyakit parasit mematikan
Menjadi penyakit tropis terabaikan atau neglected tropical disease (NTD) namun nyatanya dampak dari penyakit ini tidak main-main. Parasit yang yang tinggal di dalam tubuh akibat infeksi cacing bisa bertahan selama bertahun-tahun lamanya hingga merusak organ tubuh seperti hati, ginjal, dan kandung kemih.
Karena sifatnya yang bahaya tersebut, maka Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa demam keong atau schistosomiasis adalah penyakit parasit yang mematikan kedua setelah malaria.
2. Penularan melalui air yang terkontaminasi
Penularan penyakit ini ialah melalui larva yang bisa menembus kulit dan masuk melalui air yang terkontaminasi tersebut.
3. Gejala demam keong
Dalam jangka pendek gejala demam keong adalah munculnya ruam dan gatal. Lalu antara 1-2 bulan, gelaja demam keong meliputi:
- Batuk
- Demam
- Panas dingin
- Nyeri otot
BACA JUGA: 4 Makanan Penyebab Alergi yang Jarang Diketahui, Ada Alpukat hingga Jagung!
Untuk gejala jangka panjang meliputi:
- Sakit perut
- Darah dalam urine (hematuria)
- Nyeri saat buang air kecil
- Darah dalam feses
- Pembesaran hati
4. Pengobatan demam keong
Pengobatan demam keong bisa menggunakan obat cacing bernama praziquantel. Obat cacing tersebut berbentuk pil dan bisa efektif jika cacing sudah bertumbuh lebih besar. Ulangi pengobatan beberapa minggu kemudian.
5. Pencegahan
Karena penyakit schistosomiasis belum memiliki vaksin untuk mencegahnya, maka cara untuk mencegahnya yaitu menghindari aktivitas air yang terdapat siput yang mungkin saja telah terinfeksi schistosomiasis. Selain itu pastikan minum air matang yang telah dimasak.
Demikian informasi mengenai fakta-fakta demam keong yang hingga saat ini masih mewabah di Sulawesi Tengah. Semoga kita bisa terhindar dari segala penyakit berbahaya. Selalu ingat bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
FOMO Beli HP Mahal: Rela Utang Demi Gengsi
-
Mulai Rp21 Jutaan, iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur dengan Kapasitas Tembus 2TB!
-
Apple Resmi Luncurkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, Segini Harganya
-
Trailer Film Artificial Dirilis, Tampilkan Sisi Gelap Teknologi AI
Artikel Terkait
-
Ratusan Orang Terpapar, Ini 4 Fakta Demam Keong yang Mewabah di Sulteng
-
5 Tanda Seseorang Mengalami Depresi yang Sering Terabaikan oleh Lingkungan
-
Apa Itu Demam Keong yang Mewabah di Sulteng?
-
Kebumen Raih Penghargaan dari Kemenkes Usai Berhasil Tangani Penyakit Frambusia
-
Waspada Kanker Paru-Paru, Yuk Kenali Cirinya!
Health
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'
-
Waspada Bahaya Abu Vulkanik, Dokter Ini Bagikan 4 Tips untuk Lindungi Diri
-
Tubuh Sudah Kasih Tanda! Awas Serangan Jantung yang Sering Bersembunyi di Balik "Masuk Angin"
-
Dokter Tirta Bagikan Tips agar Tetap Aman di Tengah Paparan Abu Vulkanik
Terkini
-
Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan
-
Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk