Menyusui dan puasa adalah dua hal yang membawa banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Tapi jika kedua hal ini dilakukan secara bersamaan oleh seorang busui (Ibu Menyusui), apakah hal ini tetap aman?
Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, kalian perlu tahu bahwa di dalam agama Islam, ibu menyusui diberikan keringanan untuk tidak melakukan puasa selama Ramadan. Namun mereka diwajibkan mengganti puasa tersebut di lain kesempatan.
Sementara itu, menurut beberapa sumber, melakukan puasa saat sedang menyusui diketahui tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan ibu dan bayi.
Meskipun dinilai tidak membahayakan kesehatan, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan oleh busui yang ingin berpuasa dalam keadaan menyusui.
BACA JUGA: 3 Manfaat Pare untuk Ibu Menyusui, Dapat Tingkatkan Produksi ASI
Dilansir dari Alodokter, berikut ini 3 hal penting yang harus dipertimbangkan secara matang oleh busui ketika ingin menunaikan puasa selama periode menyusui.
1. Usia Bayi
Bayi membutuhkan ASI eksklusif hingga umur mereka 6 bulan. Selama kurun waktu tersebut bayi akan aktif menyusu pada ibunya karena ASI menjadi sumber makanan utama dan satu-satunya bagi mereka.
Jika selama proses menyusui Anda merasa lemas, lelah, dan tidak enak badan, Anda boleh membatalkan puasa saat itu juga. Hal ini bertujuan agar tubuh ibu tetap mampu memproduksi ASI sehingga kebutuhan harian ASI si kecil tetap terpenuhi.
2. Produktivitas ASI
Jumlah ASI yang diproduksi oleh setiap ibu tentu tidak bisa disamaratakan begitu saja. Sebagian ada yang lancar dan berlimpah, sebagian lain ada yang harus berjuang lebih keras untuk bisa memproduksi ASI.
Produktivitas ASI sendiri sangat ditentukan oleh asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh ibu. Sementara itu, saat puasa asupan makanan tentu saja berkurang.
Nah, hal ini bisa menjadi faktor yang menyebabkan produktivitas ASI juga berubah. Jadi para ibu harus mempertimbangkan lebih lanjut soal hal ini, ya.
BACA JUGA: 4 Manfaat dan Tujuan Inisiasi Menyusui Dini bagi Kesehatan Ibu dan Bayi
3. Kualitas ASI yang dihasilkan
Jika Anda tetap bersikeras untuk menjalankan puasa ketika sedang menyusui, pastikan kualitas ASI tetap terpenuhi agar nutrisi yang terkandung di dalamnya bisa diserap dengan baik oleh bayi.
Untuk meningkatkan kualitas ASI selama puasa, Anda harus mengonsumsi makanan sehat dalam porsi yang cukup dan tidak lupa minum air putih agar tidak dehidrasi.
Nah, itulah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh para busui yang ingin menunaikan puasa Ramadan meskipun sedang menyusui. Semoga bermanfaat!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kartika Coffee, Suguhkan Kedamaian di Tengah Hiruk Pikuk Kota Jombang
-
Punya Pesona Unik, 5 Grup Band Asal Korea Selatan yang Lagi Naik Daun
-
Menikmati Lezatnya Rawon Rosobo di Jombang, Bangkitkan Kenangan Masa Lalu
-
5 Lagu Xdinary Heroes yang Cocok untuk Baby Villains, Yuk Dengerin!
-
5 Idol Kpop yang Dikenal Piawai Bermain Gitar, Sering Bikin Cover Lagu Lho!
Artikel Terkait
-
Kapan Puasa 2023 Dimulai? Simak Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah
-
Boleh Enggak Ajarkan Anak Puasa Dikasih Hadiah? Begini Hukumnya
-
Ingin Mendapat Bekah Ramadhan? Ini Cara Menghilangkan Rasa Malas Ibadah Menurut Ustadz Buya Yahya
-
Hukum Puasa Anak Belum Akil Baligh, Wajib Enggak Sih?
-
3 Rekomendasi Buku yang Cocok Dibaca Saat Ramadan, Bisa Menambah Keimanan
Health
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih
Terkini
-
Indonesia Emas 2045: Mungkinkah Berinovasi jika Sewa Rumah Saja Cemas?
-
Atasi Bibir Kering, Ini 5 Lip Serum Peptide yang Bikin Makin Memesona
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
-
Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul
-
Di Balik Sepiring Dimsum: Membaca Ulang Makna Keluarga di Novel Clara Ng