Makanan cepat saji kerap menjadi makanan pilihan yang nikmat disantap bagi banyak orang, sehingga beberapa orang memilih berbuka puasa dengan menyantap makanan cepat saji.
Walaupun makanan ini memiliki cita rasa yang lezat, tetapi mengandung bahaya untuk kesehatan yang apabila dikonsumsi terlalu sering.
Kandungan yang terdapat dalam makanan cepat saji seperti garam, gula, lemak jenuh hingga pengawet bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang apabila mengonsumsinya dalam jumlah banyak.
Lantas, bahaya kesehatan apa saja yang akan terjadi jika berbuka puasa dengan makanan cepat saji? Berikut pembahasannya yang telah dirangkum dari sehatq.com.
1. Tubuh menjadi mudah lemas dan mengantuk
Risiko yang bisa dirasakan ketika berbuka puasa dengan mengonsumsi makanan cepat saji adalah tubuh menjadi mudah lemas dan mengantuk. Hal ini disebabkan karena dalam makanan cepat saji terdapat kalori serta gula yang cukup tinggi.
Makin banyak gula yang dikonsumsi lewat makanan cepat saji, maka akan membuatmu mudah mengantuk.
2. Meningkatnya berat badan
Salah satu hal yang bisa membuatmu mengalami kenaikan berat badan ketika puasa ialah mengonsumsi makanan cepat saji. Makanan cepat saji memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, minim serat, serta kalori yang tinggi.
Tubuhmu akan menimbun banyak lemak yang bisa membuat berat badan naik. Oleh sebab itu, jika kamu tidak ingin mengalami kenaikan berat badan, sebisa mungkin menghindari atau batasi mengonsumsi makanan ini.
3. Risiko sembelit
Mengonsumsi makanan cepat saji bisa terkena risiko sembelit. Hal ini karena makanan cepat saji sangat minim akan serat yang bisa memicu pencernaan terganggu.
Maka dari itu, mengonsumsi makanan cepat saji tanpa diimbangi dengan nutrisi yang lain bisa memicu risiko lebih tinggi terkena sembelit.
4. Risiko diabetes
Makanan cepat saji mengandung gula yang tinggi dan lemak jenuh atau trans. Kandungan keduanya ini dipercaya bisa meningkatkan kadar trigliserida atau sejenis lemak yang terdapat dalam darah.
Saat kadar trigliserida tinggi, maka risiko diabetes tipe 2 bisa meningkat hal ini berdasarkan pada Medical News Today, yang dikutip dari sehatq.com.
5. Bahaya untuk jantung
Mengonsumsi makanan cepat saji bisa berbahaya untuk jantung. Hal ini karena makanan cepat saji mengandung lemak jenuh dan tran yang bisa bisa berbahaya.
Kedua lemak ini bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat serta menurunkan kadar kolesterol baik, sehingga dalam jangka panjang bisa berbahaya untuk jantung.
Itulah beberapa risiko yang bisa kamu alami ketika mengonsumsi makanan cepat saji terlalu sering ketika buka puasa. Agar tubuh tetap sehat, yuk konsumsi makanan bergizi agar tidak mengalami gangguan penyakit berbahaya.
Baca Juga
-
Meski Gratis, Ini 4 Alasan Kamu Perlu Berhati-hati saat Pakai Wi-Fi Publik
-
5 Tips Menyimpan Makanan Basah Kucing agar Tahan Lama, Jaga Tetap Fresh!
-
4 Tips Menyiasati Sepatu yang Kekecilan agar Nyaman Dipakai, Auto Longgar!
-
Peringati Hari Polio Sedunia, Berikut 5 Cara Cegah Penyakit yang Satu Ini
-
6 Cara Tepat Merawat Kucing Pasca-Sterilisasi, Utamakan Kenyamanan Anabul!
Artikel Terkait
-
Jadwal Sholat, Imsak dan Buka Puasa Ramadhan, Kota Pekanbaru, Rabu 5 April 2023
-
Jadwal Buka Puasa Kota Prabumulih 4 April 2023 Dilengkapi Dengan Doa
-
Jadwal Buka Puasa Kota Palembang 4 April 2023 Dilengkapi Doa
-
Doa Buka Puasa Ramadan, Latin Lengkap dengan Artinya Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
-
Jadwal Buka Puasa Kota Lubuklinggau 4 April 2023 Dilengkapi Doa
Health
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih
Terkini
-
Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
Intip 4 OOTD Y2K Pop-Punk ala Choi Yena, Gaya Lebih Cute dan Rebel!
-
Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?