Beberapa waktu belakangan ini kamu pasti pernah melihat video tutorial masak yang mana menunya adalah keripik sayur atau sayur yang ditepungin, seperti kol goreng, brokoli krispi, keripik bayam, dan lain-lain.
Rasa sayur goreng itu memang enak, nggak kalah sama yang direbus atau dikuahin. Tapi, sehat apa enggak sih sayur yang digoreng itu? Jangan-jangan malah membuang gizi yang ada di dalamnya.
Melansir dari laman Hello Sehat, inilah yang perlu diperhatikan sebelum memasak atau mengonsumsi sayur goreng.
1. Sayur Menyerap Lemak
Kamu pasti sudah tahu kan bahwa memasak dengan metode goreng atau deep frying akan membuat makanan menyerap minyak, otomatis lemak pada minyak pun akan ikut terserap.
Hal yang sama ini akan terjadi kalau kamu menggoreng sayur, sayang banget kan kalau sayur yang secara alami rendah lemak malah jadi berlemak karena digoreng.
Lemak yang bertambah tinggi ini akan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, hipertensi, serta kanker jika dikonsumsi.
2. Merusak Nutrisi yang Ada dalam Sayur
Sudah meningkatkan kadar lemak pada sayur, memasaknya dengan cara menggoreng ini akan menghilangkan atau menurunkan kadar nutrisi yang ada pada sayur.
Misalnya sayur yang mengandung vitamin E akan hilang kandungan vitaminnya saat digoreng, begitu pula dengan yang mengandung vitamin A dan betakaroten yang akan menurun kandungan nutrisinya.
Sayang banget sayur-sayuran yang sehat itu malah jadi nggak sehat karena pengolahan yang tidak tepat.
3. Perubahan Kimiawi yang Bahaya
Perubahan struktur kimiawi dari minyak atau sayur menjadi berbahaya bisa terjadi kalau kamu menggunakan minyak untuk menggoreng berkali-kali, terlalu lama, dan menggoreng makanan dengan minyak bekas.
Hal tersebut dapat memicu terbentuknya senyawa beracun serta mengubah struktur lemak pada minyak berubah menjadi lemak trans yang tidak baik untuk tubuh.
Itulah 3 hal yang harus kamu perhatikan sebelum makan atau memasak sayur dengan cara digoreng.
Demi kesehatan kamu dan keluarga, masaklah bahan makanan dengan metode yang tepat. Toh makanan yang enak tidak harus selalu digoreng, kan?
Kalaupun ada bahan yang harus diolah dengan cara digoreng seperti daging atau telur, pastikan minyaknya bersih dan tidak digunakan lagi.
Baca Juga
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta
-
Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026
-
Logo Sudah Dirilis, Narnia: The Magician's Nephew akan Tayang Februari 2027
-
Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?
Artikel Terkait
-
IDI Tolak RUU Kesehatan, Mogok Kerja Nasional Jadi Bentuk Protes Efektif
-
Ini Pentingnya Transformasi Digital Bagi Pelayanan Kesehatan, Lebih Mudahkan Pasien Dapat Perawatan
-
Tim Dokter Persib Ungkap Perkembangan Kesehatan Ciro Alves: Tak Ada Cedera
-
Cara Mengaktifkan Kartu BPJS Non Aktif secara Online dan Offline
-
Update Kesehatan Ciro Alves, Tim Dokter Persib: Bukan Cedera
Health
-
Jangan Asal Lahap! Perhatikan Bahaya Asam Domoat pada Kepiting dan Cumi-Cumi
-
Diam-Diam Mengintai, Infeksi TORCH Bisa Berdampak Sejak Dini pada Janin
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'
-
Waspada Bahaya Abu Vulkanik, Dokter Ini Bagikan 4 Tips untuk Lindungi Diri
Terkini
-
Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami
-
Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup
-
Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR
-
The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz
-
Semangat Muda: Ketika Tan Malaka Membaca Indonesia dari Pertarungan Kelas