Siapa nih yang pernah atau lagi kena bintitan di mata? Itu lho, bintil yang mirip jerawat atau bisul yang tumbuh di tepi kelopak mata. Penyakit satu ini umumnya memang tidak menyebabkan gangguan penglihatan namun ngefek banget ke penampilan.
Nah, buat kamu yang lagi atau langganan kena bintitan wajib banget simak artikel ini sampai habis ya, karena ada info penting yang bakal bermanfaat banget buat kamu!
Dilansir dari laman alodokter.com (5/4/2022) hordeolum atau bintitan, umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus. Bakteri Staphylococcus ini hidup di kulit, menyumbat kelenjar minyak sehingga menimbulkan peradangan di area mata.
Namun bakteri Staphylococcus bukan satu-satunya dalang dari bintitan ya, sebab kulit mati yang terperangkap di ujung kelopak mata dan kebiasaan buruk seperti menyentuh mata dengan tangan kotor juga meningkatkan risiko munculnya bintitan.
Selain itu, menggunakan kosmetik kedaluwarsa, tidur sebelum membersihkan make up di area mata disebut juga dapat meningkatkan risiko timbulnya bintitan. Jadi untuk mengurangi risiko terkena bintitan, minimal kamu harus menghindari kebiasaan buruk tadi, ya!
Adapun gejala bintitan yakni tumbuhnya bintil merah yang mirip bisul di dalam atau di luar kelopak mata, mata merah dan berair, bengkak dan nyeri pada kelopak mata.
Lantas apa yang harus dilakukan ketika bintitan?
Meski bintitan tidak menyebabkan gejala gangguan penglihatan, risiko terjadinya komplikasi harus tetap diwaspadai. Jika bintitan tidak kunjung membaik setelah 48 jam, kamu disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter, apalagi kalau pembengkakan telah menyebar ke bagian lain di sekitar wajah.
Untuk mengurangi gejala dan rasa tidak nyaman akibat bintitan, kamu perlu menjaga kebersihan mata dengan membersihkan kelopak mata yang bintitan dengan sabun berbahan lembut dan mengompresnya dengan air hangat 2–4 kali sehari.
Jika dengan cara demikian, nyeri masih dirasa mengganggu kamu boleh mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol. Pastikan selama peradangan, kamu menghindari pemakaian kosmetik dan lensa kontak setidaknya sampai bintitan benar-benar sembuh.
Nah, itulah tadi informasi seputar bintitan. Semoga bermanfaat, ya!
Baca Juga
-
Seruan Tak Bertuan: Pekikan Gaib Usai Lantunan Ayat Suci
-
Seruan Tak Bertuan: Suara Ganjil di Keheningan Malam
-
Ulasan Film Hitman 2: Hadirkan Narasi dan Aksi Lebih Menantang!
-
Ulasan Film The Noisy Mansion, Misteri di Balik Teror Bising Dini Hari
-
Ulasan YADANG: The Snitch, Film Aksi Kriminal Korea Terbaik Sepanjang 2025
Artikel Terkait
-
Sinopsis Film Air Mata di Ujung Sajadah, Siapa yang Berhak Menjadi Ibu?
-
Wali Murid yang Ketapel Mata Guru Akhirnya Menyerahkan Diri Usai Jadi Buron Berhari-hari
-
Dituding 2 Caleg yang Resign Main Mata dengan Prabowo, Begini Reaksi PSI
-
5 Kondisi yang Menyebabkan Urine Berbusa, Pernah Mengalaminya?
-
Aurel Hermansyah Tampil Tanpa Eyelash Extention, Netizen: Lebih Sesuai Umur
Health
-
Matcha Kemasan Infus Viral, Menarik tapi Picu Dilema Etik Keamanan Pangan
-
Waspada Super Flu Subclade K: Gejala, Penyebaran, dan Cara Mencegahnya
-
Post-Holiday Fatigue: Liburan Tak Selalu Menyembuhkan, Tetap Merasa Lelah
-
Rencana 8 Langkah Berhenti Merokok: Rahasia Tetap Konsisten Tanpa Stres
-
Panduan Hidup Sehat: Cara Meningkatkan Imunitas agar Tidak Gampang Sakit
Terkini
-
Film We Bury the Dead: Duka di Tanah Penuh Zombie yang Mengerikan!
-
4 Drama Korea Adaptasi Webtoon dibintangi Oh Yeon Seo
-
5 Film Baru Sambut Akhir Pekan, Ada The Housemaid hingga Modual Nekad
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Wooyoung ATEEZ, Street Style ke Formal Look
-
Drama China A Romance of the Little Forest: Cinta Tumbuh Seperti Tanaman