Teh telah lama menjadi minuman yang populer karena rasanya yang khas serta manfaat kesehatannya. Dikutip dari Halodoc, beberapa penelitian telah mengungkapkan bahwa kebiasaan minum teh manis setelah makan sebenarnya tidak disarankan dan bisa berisiko membuat teh menjadi minuman yang kurang sehat.
Seringkali, minum teh setelah makan dianggap sebagai hal yang biasa terutama di kalangan masyarakat Indonesia. Berikut alasan mengapa tidak direkomendasikan kebiasaan minum teh setelah makan:
BACA JUGA: 5 Manfaat Potensial Sarang Semut bagi Kesehatan, Tingkatkan Sistem Imun
1. Menghambat Penyerapan Zat Besi
Salah satu alasan utama untuk menghindari minum teh setelah makan adalah dampaknya terhadap penyerapan zat besi dalam tubuh. Asam fitat yang terkandung dalam teh dapat mengganggu proses penyerapan zat gizi dari makanan. Ini berarti tubuh tidak dapat dengan efektif menyerap zat besi, seng, dan magnesium yang penting.
Hal ini dapat mengakibatkan masalah kesehatan seperti anemia atau kekurangan zat besi. Sebagai alternatif, lebih baik minum air putih setelah makan karena membantu dalam pencernaan dan tidak menghambat penyerapan zat besi.
2. Potensi Menyebabkan Konstipasi
Teh mengandung senyawa tanin yang dapat memicu konstipasi atau sembelit jika diminum setelah makan. Senyawa tanin bekerja dengan cara mengumpulkan protein di sekitarnya, yang pada gilirannya dapat memperlambat proses pencernaan. Ini bisa mengganggu kenyamanan pencernaanmu setelah makan.
3. Meningkatkan Asam Lambung
Minum teh setelah makan dapat merangsang produksi asam lambung berlebih dalam perut, yang bisa berkontribusi pada masalah saluran pencernaan seperti gastritis dan GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). Meskipun studi belum sepenuhnya mengkonfirmasi hubungan ini, lebih baik untuk tetap waspada terhadap risiko ini.
BACA JUGA: Rutinitasmu sedang Padat? Simak 10 Tips Menjaga Kebugaran
4. Waktu yang Tepat untuk Minum Teh
Tentu saja, bukan berarti kamu harus sepenuhnya menghindari minum teh setelah makan. Waktu yang tepat untuk minum teh adalah sekitar setengah jam hingga dua jam setelah makan. Jika memungkinkan, pilihlah teh hijau, karena kandungannya telah terbukti dapat membantu pencernaan tanpa mengganggu penyerapan makanan.
5. Pilihan Minuman Lain yang Sehat
Selain teh, kamu dapat memilih minuman lain yang lebih sehat untuk menemani makanmu. Air putih adalah pilihan terbaik karena membantu dalam pencernaan dan menjaga hidrasi tubuh. Jus buah juga baik, terutama yang mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi.
Minum teh setelah makan memang memiliki beberapa risiko potensial bagi kesehatanmu. Menghindari minuman ini setelah makan dapat membantu menjaga keseimbangan nutrisi dan pencernaan tubuhmu. Tetap prioritaskan pola makan yang seimbang dan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatanmu secara optimal.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Viral Gempi Dapat HP Baru, Kapan Sebaiknya Anak Diberi HP Pertama?
-
Masalah Komunikasi, Apa Timnas Sepak Bola Wajib Dilatih oleh Pelatih Lokal?
-
Stop Gaya Hidup YOLO, Sekarang Waktunya YONO: You Only Need One!
-
Viral Istilah Self-Serving Bias Jadi Penyakit Orang Indonesia, Apa Artinya?
-
Welcome Desember, 4 Rekomendasi Tontonan Spesial Natal yang Ada di Netflix!
Artikel Terkait
-
Sabrina Chairunnisa Lupakan Diet saat Lebaran, Deddy Corbuzier: Sundel Bolong!
-
Kerikil Kecil, Dampak Besar: Waspadai Ban Mobil Anda Agar Tak Celaka
-
8 Cara Cegah Kolesterol Meroket Pasca Lebaran: Jangan Kalap Makan Rendang, Perbanyak Air Putih!
-
Makan Enak Gak Bikin Kantong Bolong? Ini 10 Promo Restoran Lebaran 2025
-
Pentingnya Makan Bergizi untuk Anak Berkebutuhan Khusus: Upaya Mewujudkan Inklusi di Sekolah
Health
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?