Beberapa waktu yang lalu sempat viral di media sosial Tiktok mengenai seseorang yang memesan menu makanan olahan dari baby cumi-cumi atau cumi-cumi berukuran kecil. Akan tetapi, ketika pesanananya tersebut datang justru cumi-cumi yang didapatkan berukuran cukup kecil.
Bahkan, netizen menyebut cumi-cumi tersebut merupakan janin cumi-cumi. Sontak, video yang diketahui berasal dari akun tiktok @fennytiffany tersebut sukses menyedot perhatian netizen dan telah dibagikan sebanyak 40.000 kali.
Sebagai salah satu satwa laut yang lazim dikonsumsi. Cumi-cumi memang terkenal sebagai salah satu sumber pangan dengan nilai gizi yang cukup besar. Hewan yang didentik dengan tentakel di bagian kepalanya ini juga diketahui memilki beberapa manfaat yang baik bagi tubuh. Berikut 3 manfaat mengonsumsi cumi-cumi bagi kesehatan.
1. Mampu Menurunkan Kadar Kolestrol
Melansir dari situs halodoc.com, daging cumi-cumi diketahui merupakan salah satu sumber pangan yang cukup rendah lemak. Hal ini dikarenakan dalam 100 gram daging cumi-cumi hanya mengandung sekitar 1,2 mg lemak. Hal inilah yang membuat cumi-cumi dapat membantu seseorang untuk menurunkan kadar kolestrol. Selain itu, cumi-cumi juga kaya akan kandungan omega-3, magnesium dan sodium. Mengonsumsi daging cumi-cumi juga dipercaya dapat menyehatkan kinerja jantung karena kandungan lemak jenuhnya yang sangat minim.
2. Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi
Selain kaya akan kandungan protein, daging cumi-cumi juga kaya akan kandungan mineral lainnya seperti fosfor, kalsium dan magnesium. Melansir dari laman hellosehat.com, kandunga-kandungan mineral tersebut sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang serta gigi. Selain itu, daging cumi-cumi juga memiliki kandungan mineral selenium.
Selenium sendiri cukup berguna bagi tubuh sebagai pembangun anti oksidan guna menangkal radikal bebas. Kandungan fosfor yang terdapat pada cumi-cumi selain berguna bagi pembentukan dan penguatan jaringan tulang dan gigi, juga dapat membantu penggantian sel-sel tubuh yang rusak akibat cedera ataupun luka.
3. Tinta Cumi-cumi Diketahui Dapat Menurunkan Tekanan Darah
Selain bagian daging, ternyata tinta cumi-cumi juga memiliki beberapa manfaat kesehatan. Salah satunya adalah sebagai pengatur tekanan darah dalam tubuh. Melansir dari artikel yang terbit dalam “Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia”, tinta cumi-cumi yang berwarna hitam dapat digunakan sebagai pewarna alternatif yang lebih sehat daripada pewarna makanan sintetis.
Tinta cumi-cumi juga mengandung senyawa yang dapat melebarkan pembuluh darah agar aliran darah lebih lancar. Keistimewaan senyawa dalam tinta cumi-cumi inilah yang disinyalir dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada tubuh.
Nah, itulah beberapa manfaat dari mengonsumsi daging cumi-cumi bagi kesehatan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
-
Piala Asia U-17: Media Vietnam Kritik Postur Tubuh Skuad Timnas Indonesia
-
Tampil Gacor di Timnas Indonesia, Ole Romeny Sebut Ada Andil dari Patrick Kluivert
Artikel Terkait
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
BPOM Indonesia: Peran, Tugas, dan Kontribusinya dalam Menjaga Kesehatan Masyarakat
-
20 Alasan Berat Badan Tidak Turun-Turun, Bagaimana Mengatasinya?
-
7 Manfaat Kesehatan Mengejutkan dari Membaca Buku Setiap Hari
-
5 Teknik Psikoterapi untuk Menangani Gangguan Mental, Ciptakan Coping Mechanism Sehat
Health
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Mengenal Metode Mild Stimulation Dalam Program Bayi Tabung, Harapan Baru Bagi Pasangan
-
Kenali Tongue Tie pada Bayi, Tidak Semua Perlu Diinsisi
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
-
3 Tips agar Tetap Bugar saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Terkini
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
-
Film Waktu Maghrib 2: Teror Baru di Desa Giritirto
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja