Mentimun merupakan salah satu jenis buah sekaligus sayuran yang kaya akan nutrisi. Tanaman yang mengandung banyak sekali air ini lumrah dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia baik secara mentah sebagai lalapan ataupun sebagai bahan baku makanan tertentu. Salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia saat mengonsumsi timun adalah dengan cara direbus.
Timun rebus umumnya dimakan secara langsung atau menjadi bahan baku beberapa jenis makanan seperti rujak. Orang-orang yang merebus timun umumnya akan menambahkan sedikit garam sebagai penambah citarasa. Namun, ternyata timun rebus ini memiliki sejuta khasiat apabila dikonsumsi. Berikut 3 manfaat dari mengonsumsi timun rebus.
1. Tinggi Kandungan Antioksidan
Mentimun memang dikenal sebagai salah satu sayuran yang memiliki senyawa yang berperan sebagai antioksidan alami. Melansir dari artikel dalam jurnal “International Journal of Biomedical Science”, menyebutkan bahwa timun kaya akan berbagai macam senyawa seperti Vitamin C, Vitamin K, magnesium dan kalium yang berperan sebagai penguat sistem imun pada tubuh.
Selain itu, mentimun yang telah direbus juga dianggap memiliki kandungan tannin dan flavonoid yang baik bagi kesehatan. Kedua senyawa tersebut dapat memblokir radikal bebas yang datang dari luar dan memaksimalkan sistem metabolisme pada tubuh.
2. Asupan Air Bagi Tubuh
Timun dikenal sebagai salah satu makanan yang kaya dengan kandungan air. Melansir dari artikel berjudul “Contribution of water from food and fluids to total water intake: Analysis of a French and UK population surveys”, mentimun yang telah direbus tidak terlalu lama diyakini memiliki kandungan air yang cukup tinggi dan sangat baik untuk menghidrasi tubuh.
Meskipun demikian, timun yang tidak mengalami proses perebusan juga masih memiliki kadar air yang cukup besar. Oleh karena itu, mengonsumsi mentimun diyakini dapat memenuhi sepersekian persen kebutuhan air harian bagi manusia. Bahkan, beberapa studi juga menyebutkan sekitar 40% asupan air harian sejatinya didapatkan dari makanan sehari-hari
3. Mengurangi Risiko Pertumbuhan Sel Kanker
Salah satu manfaat dari mengonsumsi mentimun yang jarang diketahui adalah dapat mengurangi risiko pertumbuhan sel kanker. Melansir dari artikel berjudul “Abstract 612: Fisetin, a dietary flavonoid and novel mTOR inhibitor for treatment and prevention of prostate cancer”, kandungan flavonoid yang terdapat dalam mentimun diyakini dapat mengurangi risiko munculnya sel kanker akibat paparan radikal bebas.
Mentimun juga kaya kandungan senyawa yang disebut cucurbitacins dan lignan. Kedua senyawa tersebut diyakini dapat mencegah aktifnya sel kanker pada tubuh yang disebabkan paparan radikal bebas dan dapat meningkatkan metabolisme pada tubuh.
Nah, itulah beberapa manfaat dari mengonsumsi timun rebus. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku 'Semua Orang Butuh Curhat': Jangan Memendam Masalah Sendirian!
-
Studi: Indonesia Termasuk Negara Terendah dalam Hal Ketersediaan Obat-obatan Inovatif
-
Mengalami Nyeri Menstruasi? Berikut 3 Makanan Alami untuk Melancarkannya
-
Selain Menyenangkan, Memasak Dapat Menenangkan Jiwa, Asal Setelah Itu Nggak Cuci Piring
-
Usut Dugaan Korupsi Pengadaan APD Covid-19 di Kemenkes, KPK Sudah Tetapkan Tersangka
Health
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih
Terkini
-
Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
Intip 4 OOTD Y2K Pop-Punk ala Choi Yena, Gaya Lebih Cute dan Rebel!
-
Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?