Pasti di antara kita pernah mengalami kondisi berat badan naik setelah olahraga, kan?
Ternyata hal tersebut merupakan kondisi normal yang terjadi pada awal-awal olahraga, lho. Namun, kita pasti bertanya-tanya kenapa berat badan naik setelah olahraga?
Sebenarnya ada sejumlah penyebab kenapa kita mengalami kenaikan berat badan. Mau tahu? Yuk, simak ulasannya di bawah!
1. Kenaikan massa otot baru
Peningkatan massa otot biasa terjadi kalau kita berolahraga dengan angkat beban atau latihan kekuatan lainnya.
Dilansir dari laman Cleveland Clinic, tubuh kita membutuhkan waktu sekitar satu atau dua bulan untuk menambah massa otot yang ditandai dengan peningkatan berat badan. Namun, setelahnya kita akan mengalami penurunan berat badan akibat rutin berolahraga.
2. Peningkatan berat air
Penyebab selanjutnya adalah peningkatan berat air atau retensi air. Dikutip dari laman resmi Verywell Fit, faktor utama peningkatan berat air adalah jumlah asupan natrium dalam tubuh.
Hal ini biasa terjadi setelah kita menyantap makanan asin yang tinggi natrium, seperti ikan laut, garam, kecap, hingga sereal. Oleh karenanya, kita akan mengalami peningkatan produksi urine.
Akibat cairan berlebih ini, maka massa tubuh kita juga mengalami peningkatan hingga beberapa kilogram.
3. Radang setelah latihan
Beberapa jenis olahraga ternyata mampu membuat jaringan otot dalam tubuh rusak, lho. Salah satunya yakni latihan beban.
Hal tersebut karena tubuh kita mengalami proses perbaikan setelah berolahraga yang mengakibatkan otot tumbuh agar lebih kuat. Namun, proses ini juga mengakibatkan peradangan pada jaringan.
Kondisi seperti ini biasa dikenal sebagai kerusakan otot pasca-olahraga atau exercise-induced muscle damage (EIMD). EIMD adalah keadaan sementara yang muncul akibat setelah pola latihan yang baru atau lebih menantang.
Menurut laman Cleveland Clinic, kita dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli profesional lainnya terkait jenis olahraga yang sesuai dengan tubuh. Hal ini bisa membantu menyesuaikan nutrisi dan waktu istirahat tepat yang dibutuhkan tubuh kita.
Dengan tiga penyebab utama tadi, sekarang kita tidak perlu khawatir bila mengalami peningkatan berat badan setelah olahraga, ya! Kondisi tersebut hanya berlangsung sementara dan akan menghilang kalau kita rajin berolahraga.
Baca Juga
-
Tolak Naikkan Gaji Ryan Gosling, Film Barbie 2 Terancam Batal Produksi
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Bertabur Bintang, The Odyssey Taklukkan Box Office dengan Raup Rp11 Triliun
-
Ungguli IU, Lee Min-ho Jadi Artis Korea Favorit Selama 13 Tahun Beruntun
Artikel Terkait
-
Stop Melabeli Diri sebagai Kaum Mager, Gen Z Wajib Aktif Olahraga!
-
Cegah Kondisi Tubuh Drop Saat Musim Hujan, Ini Persiapan yang Harus Dilakukan Sebelum Olahraga
-
6 Tren Kencan Sepanjang 2023: Tak Peduli Hasil, yang Penting Perjalanan
-
Cegah Kepikunan Sejak Dini Lewat Buku 'Stop Pikun di Usia Muda'
-
Sinopsis Brave Citizen, Film yang Buat Shin Hye Sun Jadi Petinju Tak Terkalahkan
Health
-
Aksi Jemput Bola Mahasiswa KKN: Turun Langsung Cek Kesehatan Warga Reuhat Tuha
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Lupakan Lari Ngos-ngosan, Ini Alasan Slow Jogging Lebih Efektif Bakar Lemak
-
Mengenal Parijoto: Buah Mitos Kesuburan dari Gunung Muria yang Kini Dilirik Sains
-
Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang
-
Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara