Resmi Portugal akan berhadapan dengan Makedonia Utara dalam final playoff Kualifikasi Piala Dunia. Hal tersebut karena di semi final playoff babak kualifikasi sebelumnya Makedonia Utara mampu tumbangkan Italia 1:0. Sedangkan Portugal, menang mutlak atas Turki dengan skor 3:1.
Laga ini sangat menarik. Bisa jadi Makedonia Utara menumbangkan Ronaldo dan sahabat-sahabatnya. Portugal tidak boleh tidak memang harus waspada. Wasapda? Iya, betul. Meski Portugal bukan mau melintasi jalan rusak, tetap harus hati-hati. Pasalnya, Aleksandar Trajkovski dan kolega bisa membuat Italia tersungkur dan tertunduk lesu di laga sebelumnya. Iya, Italia dibuat menyesal oleh Makedonia Utara. Italia yang di atas kertas diunggulkan. justru harus keok di tangan Makedonia.
Apakah Italia tidak dominan sehingga membuatnya menelan kekalahan? Bukan. Bukan begitu, Bos. Italia sudah nyaman bermain, menekan, dinamis dan agerisif. Hanya saja Makedonia Utara mampu bermain bertahan dengan baik. Makedonia mampu membuat Italia menyesal. Loh, bagaimana tidak menyesal, Bos. Italia secara keseluruhan mendapatkan 32 tembakan. Sedangkan berkat keepikan dan kokohnya Makedonia Utara, 34 tembakan dari Italia tersebut tak mampu dikonsumsi menjadi sebuah gol. Hasilnya, iya remuk. Bos.
Lalu apa yang harus dilakukan oleh Portugal biar tidak kesulitan seperti Italia untuk mengalahkan tim yang berjuluk Lions itu? Lho, kok tanya ke saya, Bos! Ini adalah tugas nahkodanya, Fernando Santos selaku pelatih Portugal. Ia harus dan benar-benar jeli terhadap apa yang menjadi kekohohan Makedonia Utara. Meski ini bukan cinta atau hati, jika Fernando Santos salah taktik, sama saja kayak hati yakni bisa retak dan sakit, Bos!
Selaku pelatih timnas Portugal, maka sudah seyogianya Fernando Santos mengambil hikmah dari laga Italia kontra Makedonia Utara tersebut. Bayangkan, Italia itu tim jawara Euro 2020. Lha, Makedonia Utara siapa? Tapi Makedonia Utara mampu menjawab keraguan publik terhadapnya. Ia tanpa sungkan memberikan perlawanan yang berarti dan bertahan secara cemerlang hingga pada akhirnya, Italia lah yang dibungkam. Ngerri nggak, Bos?
Sekali lagi, Portugal harus hati-hati. Portugal jika mau lolos Piala Dunia 2022 di Qatar maka wajib menang atas Makedonia. Biar tidak mengsedih.
Baca Juga
-
Final Piala Super Spanyol: Mengurai Benang Kusut Permasalahan Barcelona
-
Chat Dosen Pembimbing Harus Sopan biar Tugas Skripsi Lancar Itu Nggak Cukup
-
5 Tradisi yang Dulu Sering Dilakukan, tapi Kini Sudah Jarang, Apakah di Kampungmu Juga?
-
Wisata Goa Soekarno Sumenep: Dulu Berkawan Keramaian, Kini Berteman Kesepian
-
3 Cara agar Video TikTok Ditonton Banyak Orang meski Sedikit Pengikutnya, FYP Bos!
Artikel Terkait
Hobi
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Mengapa Toyota Supra MK4 dan Nissan GT-R R34 Jadi Mobil Favorit Banyak Orang?
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
Terkini
-
Mencintai yang Berbeda: Mengapa Novel 'Kisah Seekor Camar dan Kucing' Wajib Anda Baca
-
Liturgi dari Rahim Silikon
-
Ilusi Gaji UMR: Terlihat Besar di Atas Kertas, Hilang Begitu Saja Sebelum Akhir Bulan
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Pemanasan Sebelum Coachella! Pinky Up ala Katseye Bikin Hook-nya Nempel Terus di Kepala