Persebaya Surabaya klub yang bisa dibilang klub besar, klub yang penuh akan sejarah, klub yang setiap tahun pasti mampu bersaing di papan atas klasmen Liga 1. Namun entah apa yang terjadi di skuad Persebaya Surabaya, apa yang terjadi di dalam internal klub Persebaya Surabaya, pemain-pemain kunci bahkan pemain-pemain yang sedang dalam top performa, mereka memilih untuk meninggalkan skuad dari Persebaya Surabaya. Ada 4 pemain asing mereka yaitu Taise Marukawa, Bruno Moreira, Alie Sesay, Arsenio Valpoort, dan disusul oleh 7 pemain lokal lainnya seperti striker yang masuk jajaran top skor Liga 1 yaitu Samsul Arif, Ady Setiawan, Reva Adi Utama, Rachmat Irianto, Ricky Kambuaya, David Arianto, dan Johan Yoga.
Memang sangat di sayangkan Persebaya Surabaya ditinggal total ada 11 pemain baik pemain asing maupun pemain lokal dan sebagian besar pemain yang memilih pergi dari Persebaya Surabaya adalah pemain inti. Bahkan bisa dikatakan bahwa tim Persebaya Surabaya adalah salah satu tim yang bermain dari kaki ke kaki, bermain umpan-umpan pendek, dan tim yang permainannya enak untuk ditonton atau tidak membosankan.
Untuk Taise Marukawa sendiri memilih pergi dari Persebaya Surabaya karena kabarnya Taise mendapat nilai kontrak yang lebih tinggi di klub barunya yaitu PSIS Semarang, sedangkan Bruno Moreira dam Alie Sesay memilih untuk melanjutkan karirnya di luar negeri, sedangkan Arsenio Valport tidak memenuhi ekspektasi dari klub. Dari pemain lokal sendiri ada beberapa alasan seperti ingin mendapat jam terbang yang lebih banyak hingga karena alasan tertentu.
Entah apa yang sedang terjadi di internal atau di dalam kepengurusan dari Persebaya Surabaya sendiri, bisa jadi adanya ketidak cocokan antara pemain dan pihak pelatih atau manajemen atau bahkan yang paling parah adalah terjadinya krisis finansial yang dialami oleh Persebaya Surabaya.
Jika memang benar terjadi krisis finansial di dalam klub, walaupun kita tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya. Ini kasusnya akan sama dengan Sriwijaya Fc, kala itu Sriwijaya Fc harus rela ditinggal pemain-pemainnya karena mengalami beberapa masalah terhadap finansial klub, dan berakibat harus rela degradasi ke liga 2.
Apapun yang terjadi dengan Persebaya Surabaya, terlepas dari banyak pemain yang keluar, pasti pihak pelatih maupun manajemen sudah mempertimbangkan dengan matang dan baik untuk Persebaya di masa yang akan datang.
Baca Juga
-
Preview Laga Uji Coba PSS Sleman vs Persib Bandung
-
Ngabuburit di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan Yogyakarta, Asyik Banget!
-
Mengenal Robi Darwis, Aktor di Balik Kemenangan Persib Atas Dewa United
-
Rekor Fantastis Luis Milla, 14 Pertandingan Tak Terkalahkan Bersama Persib
-
Secara Mengejutkan, Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri Resmi Melanjutkan Karir di Liga Indonesia
Artikel Terkait
-
Hasil BRI Liga 1: Kalahkan Persija, Madura United Keluar dari Zona Degradasi
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Duh! Bank Besar Ini Salah Transfer Rp1.352 Kuadriliun ke Nasabah
-
Harga Tiket Kapal Laut Makassar-Surabaya April 2025 dengan Jadwal Terbaru
Hobi
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Lawan Yaman, Evandra Florasta Beri Sinyal Timnas Indonesia akan Makin Gacor
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17
-
Start Manis di Piala Asia U-17, Bukti Indonesia Punya Bibit Bertalenta?
Terkini
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya
-
Pengabdi Setan Origins: Batara, Darminah, dan Asal Mula Teror